Gadget

WhatsApp Umumkan Fitur Baru, Telegram Lontarkan Ejekan Ini

Seperti apa panasnya hubungan Telegram dan WhatsApp di media sosial?

Agung Pratnyawan

Ilustrasi Telegram. (Pixabay)
Ilustrasi Telegram. (Pixabay)

Hitekno.com - Persaingan WhatsApp dan Telegram makin memanas, bahkan tak segan lontarkan sindiran melalui media sosial. Seperti belum lama ini.

Ketika WhatsApp mengumumkan kehadiran fitur baru, langsung disambut sindiran oleh Telegram yang memanaskan media sosial Twitter.

Platform perpesanan pimpinan Durov memanfaatkan postingan WhatsApp di akun Twitter resmi mereka, mengumumkan migrasi obrolan dari iOS ke Android untuk mengejek fitur ini dengan meme di mana Anda dapat membaca kalimat: "Tahun berapa sekarang? dia?"

WhatsApp baru-baru ini mengumumkan migrasi obrolan antara iPhone dan Android dan memostingnya beberapa hari yang lalu di akun Twitter resminya.

Dilansir dari Gizchina, Selasa (7/9/2021), momen ini dimanfaatkan Telegram dengan mengolok-olok di jejaring sosial itu sendiri.

Telegram mengejek fitur baru WhatsApp. [Twitter]
Telegram mengejek fitur baru WhatsApp. [Twitter]

Mengingatkan pengguna layanan obrolan eksklusif dari Facebook bahwa platformnya telah menerapkan pencadangan otomatis semua obrolan di awan dan penggunanya dapat beralih dari iOS ke Android dan sebaliknya tanpa perlu migrasi.

Telegram juga mengolok-olok WhatsApp karena fitur baru ini belum sepenuhnya diterapkan karena hanya memungkinkan obrolan untuk dipindahkan dari iOS ke Android dan bukan sebaliknya.

Terlebih lagi, fitur baru tersebut tidak tersedia untuk saat ini, hanya untuk perangkat dari pabrikan Korea Samsung.

Meskipun Telegram lebih unggul dari WhatsApp dalam hal fungsionalitas, aplikasi pesan instan milik Facebook masih yang paling banyak digunakan di dunia, dengan lebih dari dua miliar pengguna aktif bulanan.

Tapi sedikit demi sedikit kita melihat bagaimana tren berubah dan semakin banyak pengguna yang beralih dari WhatsApp ke Telegram.

Telegram mengejek fitur baru WhatsApp. [Twitter]
Telegram mengejek fitur baru WhatsApp. [Twitter]

Baru-baru ini, Telegram bergabung dengan klub aplikasi bergengsi yang melebihi satu miliar unduhan di Google Play.

Telegram diluncurkan pada 2013 dan sejak awal, telah menjadi saingan terbesar WhatsApp.

Meskipun bukan pesaing besar dalam hal jumlah pengguna, kebenarannya adalah bahwa Telegram jauh melebihi WhatsApp dalam hal fungsionalitas, keamanan, dan privasi, serta frekuensi pembaruan.

India adalah pasar terbesar Telegram dan 22 persen instalasinya berasal dari negara ini, diikuti oleh Rusia dan Indonesia.

Telegram menjadi aplikasi kelima belas yang mendapatkan lebih dari satu miliar kali unduhan, yang tidak sama dengan jumlah pengguna.

Dengan cara ini, ia bergabung dengan layanan lain seperti WhatsApp, Messenger, Facebook, Instagram, Snapchat, Spotify atau Netflix, antara lain. (Suara.com/ Dythia Novianty).

Berita Terkait