BMKG: Cuaca Ekstrem yang Melanda Jabodetabek Hari Ini Bukan Badai

Prakiraan cuaca BMKG pada 28 Desember 2022 adalah potensi terjadinya hujan sedang hingga lebat.

Agung Pratnyawan
Rabu, 28 Desember 2022 | 09:58 WIB
Ilustrasi masyarakat berteduh di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (31/12/2019). [Suara.com / Alfian Winanto]

Ilustrasi masyarakat berteduh di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (31/12/2019). [Suara.com / Alfian Winanto]

Hitekno.com - Sempat beredar kabar kalau akan ada cuaca ekstrem bahkan badai yang melanda Jabodetabke pada hari ini, Rabu (28/12/2022).

Kabar tersebut dibantah Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyebutnya hanya kecil peluang terjadi badai di Jabodetabek.

Menurut prakiraan cuaca BMKG pada 28 Desember 2022 adalah potensi terjadinya hujan sedang hingga lebat. Bukan cuaca ekstrem seperti badai.

Baca Juga: 4 Faktor Penyebab Hujan Ekstrem di Indonesia Menurut BMKG

"Berdasarkan Prakiraan cuaca BMKG, pada 28 Desember 2022 pada umumnya adalah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat namun bukan badai," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto di laman resminya.

Atas prakiraan cuaca BMKG tersebut, ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan terus memperbaharui informasi melalui kanal-kanal resmi BMKG.

Kendati begitu, Guswanto tetap mengimbau masyarakat tetap waspada dengan segala potensi bencana hidrometeorologi di penghujung tahun.

Baca Juga: BMKG: 20 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat hingga Banjir Jelang Tahun Baru 2023

"BMKG mengimbau masyarakat agar mewaspadai dampak dari potensi cuaca ekstrem ini yaitu adanya potensi bencana hidrometeorologis," kata dia.

Sementara itu, Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Fachri Radjab, mengatakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bahkan sangat lebat masih berpotensi terjadi hingga awal Januari 2023.

Fachri mengatakan, peningkatan curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi pada 30 Desember 2022.

Baca Juga: BMKG: Natal sampai Tahun Baru 2023 Hampir Seluruh Indonesia Hujan Lebat

Terkait badai, ia menjelaskan lebih lanjut istilah tersebut agar masyarakat memiliki pandangan yang sama soal terminologi tersebut.

"Badai menurut terminologi meteorologi adalah bagian hujan lebat dan angin kencang yang biasanya terkait dengan siklon tropis atau angin kencang yang menyertai cuaca buruk berkecepatan sekitar 64-72 knot," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, salah satu peneliti memaparkan potensi hujan ekstrem hingga badai dahsyat terjadi pada 28 Desember 2022. Hal itu membuat sejumlah masyarakat khawatir akan bencana tersebut.

Baca Juga: Bukan Sesar Cimandiri, BMKG Identifikasi Sesar Cugenang Picu Gempa Cianjur

Namun berdasarkan prakiraan cuaca BMKG terbaru, disebutkan kalau potensi hujan yang terjadi adalah itensitas sedang hingga lebat. Bukan cuaca ekstrem seperti badai di Jabodetabek hari ini. (Suara.com/ Dythia Novianty)

Berita Terkait

TERKINI

Tak banyak yang tahu, berikut ada banyak fakta menarik peta dunia sampai sejauh ini.
sains | 11:20 WIB
Pasti ada perbedaan antara di game dan serial HBO, ketahui fakta menarik The Last Of Us ini.
sains | 09:53 WIB
Apa itu ERP Jalan berbayar, untuk apa diterapkan di Jakarta dan bagaimana cara kerjanya?
sains | 09:37 WIB
Ketahui fakta menarik soal makanan buaya, hewan purba yang ternyata banyak melahap makanan.
sains | 14:40 WIB
Kenali apa saja fakta menarik buaya yang belum diketahui banyak orang. Seperti apa hewan purba ini?
sains | 18:12 WIB
Molly telah menemukan lebih dari 400 gigi selama ekspedisinya ke pantai.
sains | 20:45 WIB
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
sains | 15:58 WIB
Kota kuno ini memiliki 1.000 pemukiman yang terhubung dengan jalan dan ada sisa lapangan sepak bola.
sains | 13:50 WIB
NASA mengatakan kalau komet hijau itu pertama kali terlihat pada Maret 2022 saat berada di dalam orbit Jupiter.
sains | 13:59 WIB
TOI 700, planet mirip Bumi kedua yang ditemukan sejauh ini. Memungkinkan bisa ditinggali manusia?
sains | 10:16 WIB
Tim Pusat Hidro OseanografiTNI AL akan melakukan penelitian pada pulau baru yang muncul usai gempa Maluku tersebut.
sains | 10:23 WIB
Bagaimana bisa mengubah salju menjadi sumer tenaga listrik? Ini yang dilakukan ilmuwan Jepang.
sains | 15:31 WIB
Menurut BRIN, komet langka tersebut akan melintas di langit Indonesia pada 2 Februari 2023.
sains | 13:28 WIB
Sebuah pulau barutiba-tiba muncul di Desa Teinaman Kecamatan TanimbarUtara usai gempa Maluku terjadi.
sains | 08:34 WIB
Berdasarkan rekaman, meteorbesar warna-warni ini melintas di langit atas pemukiman warga.
sains | 13:59 WIB
Semarang dan Jakarta berada di daerah pesisir yang tanahnya lebih mudah mengalami pemadatan dan akhirnya penurunan tanah.
sains | 16:26 WIB
Keberhasilan satelit nanno SS-1 ini ditargetkan dapat meningkatkan pengembangan dan pemanfaatan satelit komunikasi di Indonesia.
sains | 15:03 WIB
Apakah satelit NASA yang jatuh ke Bumi ini akan membahayakan? Simak penjelasan NASA ini.
sains | 15:56 WIB
Tampilkan lebih banyak