Helat Eksperimen di Depan Publik, Uji Coba Kimia Ini Malah Picu Ledakan, Belasan Luka

Demonstrasi ini melibatkan nitrogen cair dan menyebabkan ledakan yang melontarkan pecahan drum ke kerumunan penonton di Catalonia.

Cesar Uji Tawakal
Selasa, 04 Oktober 2022 | 15:06 WIB
Ilustrasi eksperimen sains. (Pexels)

Ilustrasi eksperimen sains. (Pexels)

Hitekno.com - Sebuah eksperimen sains langsung berakhir dengan tragedi di kota Girona, Catalan, pada hari Jumat (27/9/2022), ketika drum nitrogen cair meledak, melukai 18 orang. Sepuluh anak termasuk di antara yang terluka.

Dilansir dari Russia Todayinsiden itu terjadi di Universitas Girona pada Jumat malam, di depan kerumunan sekitar 300 penonton.

Baca Juga: - Viral Wanita Pergoki Kekasihnya Selingkuh, Kedok Terbongkar Gara-Gara Gadget Ini - 10 Fakta Menarik Justice League, Kenajutan Batman Vs Superman? - Necis, Fashion Remaja-remaja di Bandung Tahun 1950 Jadi Sorotan Netizen Kekinian

Fisikawan kondang setempat, Dani Jimenez mengatur percobaan, yang melibatkan pencampuran air panas dan nitrogen cair, sebuah proses yang biasanya menghasilkan awan uap air.

Namun, ketika asistennya mengosongkan drum air ke dalam drum nitrogen cair, ledakan kuat terjadi sebagai gantinya, mengirimkan pecahan logam ke kerumunan yang padat.

Ilustrasi ambulans. (pexels/Artem Saranin)
Ilustrasi ambulans. (pexels/Artem Saranin)

Jimenez tidak terluka, dan ia segera menelepon layanan darurat. Asistennya terluka parah.

Sebanyak 18 orang mengalami luka-luka, termasuk sepuluh anak-anak. Tiga anak berusia antara lima dan 12 tahun adalah yang paling terluka parah, dan dibawa ke Rumah Sakit Trueta Girona.

Semua luka itu disebabkan oleh pecahan peluru dari drum, beberapa outlet media Spanyol melaporkan.

"Ada banyak orang di dalam ketika ledakan terjadi," Walikota Girona Marta Madrenas menjelaskan kepada El Pais, menambahkan bahwa tidak ada risiko cedera kimiawi pada siapa pun di kerumunan.

Berita Terkait

TERKINI

Ada tujuh fasilitas nuklir di Cianjur yang dipastikan dalam kondisi aman saat ini.
sains | 11:13 WIB
Traktor tersebut dapat mengumpulkan dan menganalisis data tanaman setiap hari dan dapat memproses data dari alat saat ini dan generasi berikutnya yang dilengkapi dengan sensor dan pencitraan
sains | 21:01 WIB
Fosil ini diduga merupakan spesies lain yang berhubungan dengan Tyrannosaurus rex.
sains | 20:36 WIB
Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat sedang merancang sistem peringatan dini serangan, tapi bukan untuk mewaspadai alien. Lantas siapa yang diwaspadai?
sains | 20:26 WIB
Banyak hujan meteor yang akan meramaikan Desember 2022, juga ada beberapa fenomena langit lainnya.
sains | 09:47 WIB
Ilmuwan temukan cara untuk memprediksi stroke dan serangan jantung, AI dan sinar X jadi solusi.
sains | 00:21 WIB
Virus zombie yang selama ini terperangkap ini ditemukan oleh para ilmuwan di lapisan tanah yang membeku atau permafrost yang terdapa di Siberia, Rusia.
sains | 13:54 WIB
Canggih, Honda dan sejumlah pabrikan mobil lain mulai kembangkan kendaraan dengan jenis bahan bakar baru.
sains | 13:52 WIB
Gunung terbesar ini meletus akhir pekan lalu (27/11/2022). Berikut fakta uniknya.
sains | 20:23 WIB
BMKG menjelaskan kalau angin laut telah mendorong ikan kecil tersebut mengikuti arus hingga terdampar di pesisir pantai.
sains | 14:25 WIB
Perusahaan pertambangan Afrika Selatan, memperoleh kendali atas Keliber, produsen bahan kimia baterai Finlandia, dengan mengakuisisi sekitar 55% sahamnya
sains | 20:53 WIB
Collider ini membantu para ilmuwan untuk menemukan keberadaan partikel elementer Boson Higgs.
sains | 20:10 WIB
Selama ini peternakan dituding sebagai salah satu sumber polusi, khususnya peternakan sapi.
sains | 17:44 WIB
Ini adalah bukti sahih bahwa minuman beralkohol bisa menurunkan kecerdasan.
sains | 16:12 WIB
Pelaku diduga adalah anak bungsu, yang nekat memberikan racun ke minuman keluarganya.
sains | 14:47 WIB
Sesar lembang berada di kawasan Jawa Barat dan diketahui masih aktif hingga saat ini.
sains | 16:46 WIB
Menurut catatan BMKG, kemunculan gempa susulan yang terekam terus mengalami penurunan.
sains | 18:31 WIB
Bakteri yang lama terpendam di balik lapisan es, kini siap kembali merebak dan berpotensi membahayakan manusia.
sains | 21:45 WIB
Tampilkan lebih banyak