Sains

Ditemukan Jalan Romawi Kuno, Tersembunyi di Bawah Laut

Jalan Romawi kuno yang ditemukan memiliki panjang sampai 1.200 meter

Agung Pratnyawan

Ilustrasi jalan. (Pixabay)
Ilustrasi jalan. (Pixabay)

Hitekno.com - Para arkeolog telah menemukan jalan Romawi kuno yang tersembunyi di bawah permukaan laut. Lokasi yang tidak disangka menyimpan peninggalan masa lalu.

Jalan Romawi kuno ini dilaporkan memiliki panjang sampai 1.200 meter yang berada di bawah permukaan laut Laguna Venesia, tepatnya di dasar Treporti Channel.

Menurut para arkeolog dan ahli, ini adalah bukti bahwa pemukiman Romawi telah ada berabad-abad sebelum pendirian dan pemukiman Venesia pada abad kelima Masehi.

"Jalan yang terendam mungkin mewakili salah satu segmen rute terakhir di lanskap maritim Altinum," kata Fantina Madricardo, ilmuwan yang memimpin penyelidikan dari Dewan Riset Nasional Italia.

Dia menambahkan, letaknya yang berdekatan dengan infrastruktur lain seperti menara, tanggul, dan pelabuhan menegaskan pemukiman permanen kapiler di Venetorum angulus.

Penemuan jalan romawi kuno di bawah laut. [Nature.com]
Penemuan jalan romawi kuno di bawah laut. [Nature.com]

Perdagangan Romawi kuno tidak hanya terbatas pada jalur darat. Peradaban kuno juga mahir dalam menavigasi lautan, yang membuat para ahli bertanya-tanya apa peran yang dimainkan wilayah Venesia.

Para ahli percaya bahwa struktur itu berasal dari kota-kota Romawi kuno yang menghadap ke laguna, tetapi ada juga petunjuk bahwa daerah itu telah ditempati lebih luas.

Survei yang dilakukan pada 1985 menemukan struktur yang menunjukkan bukti adanya bentangan jalan di dasar Treporti Channel.

Dalam studi lebih lanjut yang dilakukan pada 2020, para ahli mendokumentasikan serangkaian 12 struktur relief sejajar dengan saluran utama dari arah barat daya ke timur laut.

Dilansir dari Science Alert, Senin (26/7/2021), keberadaan jalan didukung oleh penemuan-penemuan lain.

Penemuan jalan romawi kuno di bawah laut. [Nature.com]
Penemuan jalan romawi kuno di bawah laut. [Nature.com]

Beberapa jejak arkeologi sebelumnya telah ditemukan di dekat Scanello Channel, di mana terdapat bangunan besar yang bisa menunjukkan keberadaan pelabuhan.

Penelitian sebelumnya juga menyarankan adanya jalan di bagian bawah Scanello Channel.

Jika hal itu dikonfirmasi, maka jalan di Treporti Channel bukan struktur yang terisolasi, melainkan bagian dari jaringan jalan yang lebih besar di kota pelabuhan.

Menurut para ahli, temuan ini menyoroti kebutuhan untuk menemukan, mendokumentasikan, dan melestarikan situs arkeologi di lingkungan yang terendam.

Itulah penemuan jalan Romawi Kuno yang tersembunyi di bawah permukaan laut. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).

Berita Terkait