Sains

Naskah Alkitab dan Mumi Anak Kecil Ditemukan di Gua Ini, Ungkap Fakta Apa?

Naskah kuno Alkitab ini masih ditulis menggunakan bahasa Ibrani yang menyebut nama Tuhan.

Amelia Prisilia

Ilustrasi Alkitab. (unsplash/Rod Long)
Ilustrasi Alkitab. (unsplash/Rod Long)

Hitekno.com - Para arkeolog belum lama ini menemukan naskah kuno Alkitab bersama dengan mumi seorang anak kecil di sebuah gua yang berada di Israel. Menjadi penemuan baru, penelitian lalu dilakukan guna mengungkap fakta terkait penemuan ini.

Saat pertama kali ditemukan, naskah kuno Alkitab ini berada di sebuah gua yang dikenal sebagai Gua Horor yang berada di Gurun Yudea, Israel.

Dilansir dari BBC, naskah kuno Alkitab ini ditemukan dalam rupa fragmen Gulungan Laut Mati yang telah berusia 2.000 tahun. Dalam fragmen ini nampak tulisan terjemahan Yunani dari kitab Nahum dan Zakharia yang ada di Alkitab.

Naskah kuno Alkitab ini masih ditulis menggunakan bahasa Ibrani yang menyebut nama Tuhan. Gulungan-gulungan ini dipercaya sengaja disembunyikan pada masa pemberontakan Yahudi melawan Roma.

Tidak sendirian, bersama dengan naskah kuno Alkitab ini juga ditemukan mumi anak kecil yang berada di lokasi yang sama. Berdasarkan CT scan, anak kecil ini memiliki kulit, tendon dan rambut yang awet secara alami sejak 6.000 tahun yang lalu.

Penemuan naskah kuno Alkitab di Israel. (ISRAEL ANTIQUITIES AUTHORITY)
Penemuan naskah kuno Alkitab di Israel. (ISRAEL ANTIQUITIES AUTHORITY)

 

Diperkirakan jika anak kecil perempuan ini meninggal sekitar 6 abad yang lalu saat dirinya masih berusia antara 6 sampai 12 tahun.

Uniknya, anak kecil ini dibungkus menggunakan pinggiran kain layaknya diselimuti oleh sang orangtua. Sayangnya, latar belakang penguburan anak kecil dan naskah kuno Alkitab ini masih belum diketahui.

Di sisi lain, lokasi penemuan naskah kuno Alkitab dan mumi anak kecil ini cukup menarik yaitu di Gua 8 Gurun Yudea yang dikenal sebagai Gua Horor.

Penemuan mumi anak kecil di Israel. (ISRAEL ANTIQUITIES AUTHORITY)
Penemuan mumi anak kecil di Israel. (ISRAEL ANTIQUITIES AUTHORITY)

 

Pada tahun 1960 lalu, ditemukan sisa-sisa kerangka 40 orang dewasa dan anak-anak di gua ini. Para arkeolog percaya jika mayat-mayat ini adalah korban Yahudi yang berlindung dari pasukan Romawi sekitar tahun 132-135 SM.

Hingga kini, penelitian mengenai penemuan naskah kuno Alkitab dan mumi anak kecil ini terus dilakukan guna mendapat fakta lainnya mengenai penemuan mengejutkan tersebut.

Berita Terkait