Sains

Berusia 11.000 Tahun, Ilmuwan Temukan Senjata dari Tulang Manusia

Dari usianya, senjata dari tulang manusia ini diperkirakan oleh pemburu di Zaman Batu.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi arkeolog. (Shutterstock)
Ilustrasi arkeolog. (Shutterstock)

Hitekno.com - Masih banyak misteri yang belum terungkap dari gaya hidup manusia di masa lalu. Termasuk dalam senjata yang mereka gunakan bertahun-tahun silam.

Seperti belum lama ini, ilmuwan menemukan senjata dari tulang manusia yang disebut-sebut berasal dari 11.000 tahun silam.

Dari usianya, senjata dari tulang manusia ini diperkirakan oleh pemburu di Zaman Batu.

Pemburu tersebut tinggal di Doggerland, wilayah yang saat ini berada di bawah Laut Utara yang menghubungkan Eropa ke Inggris.

Pada akhir zaman es terakhir, ketika permukaan laut lebih rendah, wilayah itu dihuni oleh kawanan hewan dan manusia. Meskipun hewan dan pemukiman itu sudah tidak ada, namun jejak artefak dan budaya termasuk senjata tulang sering ditemukan di Belanda.

Analisis terhadap 10 senjata tulang yang ditemukan mengungkapkan bahwa delapan dari senjata tersebut berasal dari tulang dan tanduk rusa merah (Cervus elaphus) dan dua senjata dibuat dari tulang manusia.

"Ini bahkan tidak ada dalam mimpi terliar saya akan menemukan senjata tulang manusia di antara tulang rusa," kata Joannes Dekker, ketua ilmuwan dan mahasiswa Master arkeologi di Universitas Leiden, seperti dikutip Live Science pada Sabtu (26/12/2020).

Ilustrasi peninggalan zaman batu. (Pixabay)
Ilustrasi peninggalan zaman batu. (Pixabay)

Masih menjadi misteri mengapa senjata yang dikenal sebagai barbed points diukir dari tulang manusia. Tim ilmuwan tidak dapat memberikan hipotesis karena bagaimanapun tulang manusia sulit didapat dan bukan bahan yang bagus untuk membuat senjata tajam.

"Mungkin ada aturan budaya tentang spesies apa yang akan digunakan untuk membuat barbed points," tambah Dekker.

Menurut penanggalan radiokarbon, senjata tulang yang baru ditemukan ini bertanggal antara 11.000 dan 8.000 tahun lalu, selama Mesolitikum atau Zaman Batu Pertengahan.

Dekker dan tim ilmuwan juga menemukan bahwa senjata tulang ini diukir segera setelah kematian orang tersebut karena tulang manusia segar lebih mudah diukir.

Selain itu, juga tidak jelas dari anatomi mana tulang tersebut berasal. Namun kemungkinan penggunaan tulang kaki atau lengan yang panjang, mengingat ukuran senjata.

Ada hampir 1.000 senjata tulang yang diketahui dari Doggerland. Beberapa senjata memiliki panjang sekitar 9 sentimeter dan memiliki banyak cara penggunaan, seperti dilempar seperti lembing, diluncurkan seperti anak panah, atau ditusuk bagai tombak.

Dekker mengatakan bahwa artefak-artefak ini terdampar di pantai Belanda selama bertahun-tahun dan jumlahnya baru meningkat selama beberapa dekade terakhir ketika Belanda mulai mengeruk dasar laut untuk membantu memperkuat garis pantai.

Itulah temuan senjata dari tulang manusia yang berasal dari Zaman Baru sekitar 11.000 tahun silam. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).

Berita Terkait