Penampakan Ubur-ubur Langka di Samudra Pasifik Ini Bikin Takjub

Ubur-ubur langka ini lalu diberi nama Deepstaria Enigmatica oleh penjelajah asal Perancis, Jacques Cousteau.

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia

Posted: Senin, 23 September 2019 | 20:30 WIB
Deepstaria ditemukan di laut Samudera Pasifik. (Youtube/Nautilus Live)

Deepstaria ditemukan di laut Samudera Pasifik. (Youtube/Nautilus Live)

Hitekno.com - Sekelompok ilmuwan dengan kapal riset E/V Nautilus belum lama ini menemukan ubur-ubur langka yang hidup di laut dalam samudra pasifik. Membuat heboh, ubur-ubur langka ini sebelumnya sama sekali tidak terdeteksi keberadaannya.

Ubur-ubur langka ini lalu diberi nama Deepstaria Enigmatica oleh penjelajah asal Perancis, Jacques Cousteau. Spesies ini ditemukan berada di dekat Baker Island, National Monument of the Remote Pacific Islands.

Dilansir dari Live Science, spesies ini ditemukan mengambang dan melayang layaknya hantu. Bentuknya begitu lembut dengan tirai transparan di sekitar tubuhnya.

Di bagian kepala, ubur-ubur langka ini memiliki bola merah muda yang cukup besar serta bola merah yang lebih kecil di sisi kanan bawah. Belakangan diketahui bahwa bola merah kecil tersebut adalah mangsanya.

Sebelumnya, ilmuwan pertama kali menemukan spesies ini pada 1966 lalu di Cousteau's Deepstar 400. Dari penemuan inilah beberapa ilmu mengenai Deepstaria ditemukan.

Ilustrasi ubur-ubur. (Pixabay)
Ilustrasi ubur-ubur. (Pixabay)

Secara ukuran, ubur-ubur langka ini memiliki ukuran yang cukup besar yaitu dua kaki dengan diameter 1,8 kaki.

Berbeda dari ubur-ubur pada umumnya, ubur-ubur langka bernama Deepstaria Enigmatica ini tidak memiliki tentakel. Kebiasaan unik hewan ini adalah memperluas bentuk bola besar di kepala untuk menelan mangsa.

Mengenai makanan yang dikonsumsi, Deepstaria diketahui memangsa ikan-ikan kecil yang berada di sekitar lokasi hidupnya.

Hingga hari ini, penelitian terkait ubur-ubur langka di samudra pasifik ini masih dilakukan guna ilmu yang lebih banyak mengenai Deepstaria Enigmatica ini.

Baca Juga: Ramai Langit Merah di Muaro Jambi, Ini Penjelasan BMKG

Berita Terkait Berita Terkini

Salah satu pohon tertinggi di dunia yang berusia 450 tahun terbakar....

sains | 20:11 WIB

Fenomena langka Bulan hitam akan terjadi pada 23 Agustus 2025....

sains | 19:06 WIB

Ahli kimia memaparkan bahayanya menggunakan gas air mata yang sudah kedaluwarsa....

sains | 11:17 WIB

Sejumlah fakta tentang paus orca atau paus pembunuh....

sains | 17:31 WIB

Jika kalian melihat 9 makhluk di atas untuk segera menjauh dan segera keluar dari air untuk menyelamatkan diri dari sera...

sains | 15:06 WIB