Sains

Makin Aneh, Ilmuwan Menemukan Sinyal Misterius Lagi dari Luar Galaksi Kita

Sinyal misterius ini merupakan tonggak sejarah baru mengingat ilmuwan merekam sinyal FRB tak berulang.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta

Ilustrasi exoplanet. (Pixabay/ 95C)
Ilustrasi exoplanet. (Pixabay/ 95C)

Hitekno.com - Luar angkasa yang begitu luas dan tidak ditemukan ujungnya diketahui menyimpan sejuta misteri yang ada. Ilmuwan Rusia baru saja menemukan sinyal misterius aneh yang berasal dari luar galaksi kita.

Gelombang baru sinyal yang bisa saja dari alien ini terekam dari dua galaksi di luar Bima Sakti.

Sinyal itu disebut dengan Fast Radio Bursts (FRB), sebuah sinyal yang masuk sebagai salah satu fenomena kosmik yang belum bisa dipecahkan oleh ilmuwan.

Penjelasan yang mungkin bisa dijelaskan oleh para ilmuwan adalah sinyal ini berasal dari tiga hal.

Sumbernya bisa berasal dari hasil gelombang ledakan lubang hitam, semburan medan magnet tingkat tinggi, dan peradaban alien maju yang mencoba berkomunikasi dengan kita.

Beberapa getaran gelombang yang kuat dan cepat telah terdeteksi selama 12 tahun terakhir.

Ilustrasi sinyal FRB yang terekam pertama kalinya pada tahun 2007. (Wikipedia/ Psr1909)
Ilustrasi sinyal FRB yang terekam pertama kalinya pada tahun 2007. (Wikipedia/ Psr1909)

 

Pushchino Radio Astronomy Observatory di Rusia telah menangkap 9 sinyal misterius baru pada hari Jumat (28/06/2019).

Penemuan ini cukup unik dan bersejarah mengingat ilmuwan melacak sinyal FRB yang tidak berulang (non-repeating FRB) dari sebuah sumber di luar galaksi kita untuk pertama kalinya.

Biasanya, sinyal FRB yang direkam dan diterima ilmuwan merupakan sinyal yang berulang.

Sumber sinyal datang dari arah galaksi M31 dan M33, dua galaksi yang letaknya cukup dekat dengan Bima Sakti.

Ilustrasi Galaxy Andromeda, atau dikenal sebagai M31 yang memiliki jarak 2,5 juta tahun cahaya dari Bumi. (Wikipedia/ Adam Evans)
Ilustrasi Galaxy Andromeda atau dikenal sebagai M31 memiliki jarak 2,5 juta tahun cahaya dari Bumi. (Wikipedia/ Adam Evans)

 

Tingkat kekuatan semburan sinyal terekam cukup kuat sehingga ilmuwan berspekulasi bahwa sumber sinyal mungkin jauh di belakang dua galaksi tersebut.

Dikutip dari CNet, ilmuwan Rusia langsung memasukkan sinyal misterius ini ke dalam data yang sebelumnya telah mereka rekam dari tahun 2012 hingga 2018.

Setiap sinyal misterius dari luar angkasa akan disimpan rapi oleh ilmuwan karena semakin banyak sinyal yang terekam, semakin dekat pula kita memecahkan misterinya.

Berita Terkait