Sains

Bikin Bingung, Anakonda Perawan Ini Melahirkan 18 Bayi Ular

18 bayi ular tersebut berasal dari proses reproduksi nonseksual yang disebut sebagai partenogenesis.

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia

Ilustrasi anakonda. (pixabay/Gellinger)
Ilustrasi anakonda. (pixabay/Gellinger)

Hitekno.com - Seekor ular anakonda hijau betina yang menghabiskan masa hidupnya dengan tinggal di kandang khusus anakonda betina belum lama ini membuat kejutan yang buat bingung banyak orang. Bagaimana tidak bingung, anakonda perawan ini tiba-tiba melahirkan 18 bayi ular.

Anakonda perawan bernama Anna ini memiliki berat 13,6078 kilogram, berumur 8 tahun, dan memiliki panjang 3 meter.

Dilansir dari USA Today, staff kandang terkejut ketika menemukan dua bayi ular yang masih hidup dan 16 ekor ular lainnya yang telah mati.

Kelahiran 18 bayi ular dari seekor anakonda betina memang tidaklah aneh. Menjadi aneh ketika anakonda ini diketahui merupakan seekor perawan yang hidup sendiri selama ini, tanpa seekor jantan.

Berada di kandang betina dan tidak pernah melakukan kontak fisik dengan ular anakonda jantan, Anna yang mendadak hamil jelas membuat heboh.

Ilustrasi anakonda. (pixabay/ddouk)
Ilustrasi anakonda. (pixabay/ddouk)

 

Para ahli lalu melakukan penelitian terkait penemuan mengejutkan ini. Dari hasil tes DNA mengonfirmasi jika kelahiran 18 bayi ular tersebut berasal dari proses reproduksi nonseksual yang disebut sebagai partenogenesis.

Partenogenesis sendiri sering juga disebut sebagai proses lahir dari induk yang perawan. Fenomena ini biasanya terjadi pada tanaman dan hewan tanpa tulang belakang.

Proses ini sangat jarang ditemui pada hewan-hewan bertulang belakang. Beberapa hewan yang biasanya mengalami hal ini adalah kadal, burung, hiu, dan ular.

Sebelum Anna, fenomena partenogenesis pernah dialami oleh seekor anakonda perawan berwarna hijau di kebun binatang Inggris pada tahun 2014.

Ilustrasi anakonda. (pixabay/Sea Reeds)
Ilustrasi anakonda. (pixabay/Sea Reeds)

 

Salah satu staff kandang menyampaikan bahwa partenogenesis merupakan hal menakjubkan dalam dunia reproduksi hewan. Namun, jika dibandingkan dengan reproduksi seksual pada umumnya, hal ini memiliki viabilitas yang lebih rendah.

Lebih lanjut, setelah melakukan pengurutan genetik atau sekuensing, 18 bayi ular ini disebut-sebut merupakan hasil kloningan dari Anna.

Penemuan anakonda perawan yang mendadak melahirkan 18 bayi ular ini memang cukup mengejutkan. Namun, akan menambah panjang penemuan unik dalam sejarah fenomena partenogenesis.

Berita Terkait