Ilmuwan Temukan dari Mana Mimpi Buruk Berasal, Ini Hasil Penelitiannya

Mimpi buruk ternyata mempunyai sinyal yang berbeda di bagian otak ini.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta
Rabu, 17 April 2019 | 17:30 WIB
Ilustrasi emosi tak terkendali di mimpi. (Pixabay/ Simon Wijers)

Ilustrasi emosi tak terkendali di mimpi. (Pixabay/ Simon Wijers)

Hitekno.com - Para ilmuwan internasional baru saja menemukan sebuah gebrakan penting mengenai penelitian tentang mimpi buruk.

Para peneliti percaya bahwa terdapat pola aktivitas otak yang berbeda ketika seseorang sedang mengalami mimpi buruk.

Penelitian ini menyelidiki dimana bagian otak yang berfungsi aktif ketika mimpi buruk terjadi.

Baca Juga: Penelitian Ini Jelaskan Penampakan Hantu Secara Ilmiah

Mereka juga berusaha mengungkapkan pola aktivitas tertentu di otak ketika kita marah atau emosi di dalam mimpi.

Jika penelitian ini benar, maka kita bisa mengetahui dasar saraf yang menghasilkan konten emosional mimpi buruk.

Seperti yang telah diketahui mimpi buruk berhubungan dengan gangguan mental dan tidur seperti kecemasan, depresi dan insomnia.

Baca Juga: Penelitian Ini Ungkap Bahayanya Bakteri Pada Minuman di Pesawat

Ilustrasi mimpi buruk. (Pixabay/ Pete Linforth)
Ilustrasi mimpi buruk. (Pixabay/ Pete Linforth)

Studi ini dilakukan oleh beberapa ilmuwan lintas negara dari Universitas Turku (Finlandia), Universitas Skövde (Swedia) dan Universitas Cambridge (Inggris).

Penelitian mereka telah diterbitkan di jurnal JNeurosci pada hari Selasa (16/04/2019).

Para peneliti menyelidiki hasil rekaman elektroensefalografi dari 17 orang sehat yang tidur selama dua malam di laboratorium khusus.

Baca Juga: Penelitian Ini Jelaskan Alasan Sudah Minum Kopi Tapi Masih Ngantuk

Setelah peserta mencapai fase REM (Rapid Eye Movement), mereka akan ditunggu sebentar dan dibangunkan oleh peneliti.

Seperti yang telah diketahui, fase REM adalah fase dimana mimpi terlihat jelas.

Setelah dibangunkan, peneliti meminta peserta untuk menggambarkan mimpi mereka dan menilai emosi yang mereka alami.

Baca Juga: 5 Mimpi yang Sering Kamu Alami Ini Memiliki Arti Lho

Para peneliti menemukan bahwa mimpi buruk dan kemarahan emosional yang meledak-ledak berhubungan dengan aktivitas pola otak di Frontal Cortex.

Ilustrasi mimpi buruk. (Pixabay/ geir fløde)
Ilustrasi mimpi buruk. (Pixabay/ geir fløde)

Aktivital gelombang alpha paling banyak ditemukan di bagian otak tersebut.

Sinyal saraf yang disebut FAA (Frontal Alpha Asymmetry) telah dikaitkan dengan kemarahan dan pola pengaturan diri selama peserta bangun.

''Kami menemukan bahwa individu dengan FAA lebih besar (misalnya kekuatan alpha sisi kanan lebih besar) selama fase REM, dan selama terjaga di malam hari, mengalami lebih banyak kemarahan dan mimpi buruk emosional dalam mimpi,'' kata peneliti dikutip dari Futurism.

Karena penelitian ini mengungkapkan dimana mimpi buruk berasal, suatu saat nanti diharapkan kita bisa mengatur sinyal saraf itu sehingga bisa menjadi terapi efektif bagi pasien.

Berita Terkait
TERKINI

Melalui Yandex Cloud, Yandex Weather, dan Yandex School of Data Analytics (YSDA) berkolaborasi untuk mengintegrasikan ke...

sains | 12:33 WIB

Apa saja fitur canggih yang ada di CBR 150? Simak rinciannya di bawah ini....

sains | 12:12 WIB

Pertamina Foundation bersama Fakultas Kehutanan UGM telah melakukan kerja sama rehabilitasi hutan "Hutan Pertamina UGM"...

sains | 14:04 WIB

Dengan memanfaatkan algoritma AI, perusahaan ini berhasil membuka jalan bagi pengembangan obat terobosan potensial....

sains | 16:10 WIB

Objek ini punya suhu jauh lebih tinggi daripada matahari walaupun tak begitu terang. Objek apa gerangan?...

sains | 16:22 WIB

Pusat Studi Objek Dekat Bumi NASA (CNEOS) telah mencatat lebih dari 32.000 asteroid yang berada dekat dengan Bumi....

sains | 15:44 WIB

Kontribusi Goodenough merevolusi bidang teknologi membuat namanya layak dikenang sebagai sosok penting....

sains | 13:54 WIB

Jika tidak ada yang dilakukan, tingkat diabetes akan terus meningkat di setiap negara selama 30 tahun ke depan....

sains | 18:50 WIB

Vladimir Putin, pertama kali mengumumkan pengembangan drone Poseidon dalam pidato kepada parlemen Rusia 2018 lalu....

sains | 18:26 WIB

Berikut adalah sederet mitos tentang daging kambing yang banyak dipercaya masyarakat. Benarkah?...

sains | 10:19 WIB

Apakah kalian tahu apa perbedaan antara pandemi dan endemi? Simak penjelasannya di sini....

sains | 20:20 WIB

Prosedur bariatrik ramai disorot setelah beberapa seleb Indonesia diketahui menjalani tindakan medis ini....

sains | 17:01 WIB

Begini akal-akalan Toyota untuk memikat orang agar tertarik dengan mobil listrik. Seperti apa?...

sains | 10:25 WIB

SATRIA adalah satelit yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan digital di Indonesia....

sains | 15:42 WIB

Satelit Satria-1 milik Indonesia akhirnya berhasil diluncurkan, diklaim sebagai terbesar di Asia....

sains | 15:59 WIB

Simak penjelasan apa itu El Nino lengkap dan dampak hingga potensi bahayanya bagi Indonesia....

sains | 15:48 WIB

Sering berlama-lama di depan monitor atau ponsel? Leher terasa kaku bahkan cenderung nyeri?...

sains | 16:38 WIB

Apa saja tanda-tanda rabies pada anjing? Awas jangan sampai terkena gigitanya, ya! Bisa fatal!...

sains | 13:09 WIB
Tampilkan lebih banyak