Sains

Kata Ahli, Ini yang Terjadi dengan Otakmu saat Bertemu Mantan

Yang berlalu biarlah berlalu ya.

Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia

Ilustrasi. (pexels/freestocks)
Ilustrasi. (pexels/freestocks)

Hitekno.com - Usai putus cinta, bertemu dengan sang mantan kekasih sepertinya menjadi mimpi buruk siapa saja. Bener nggak? Kalau sudah begini, kamu pernah merasa penasaran apa yang terjadi dengan otak saat bertemu mantan nggak? Para ahli rupanya punya penjelasannya.

Biasanya saat bertemu mantan, pikiranmu seolah dibuat kacau. Salah tingkah, jantung berdegup kencang hingga galau bisa saja kamu alami. Sosok satu itu seolah menyita seluruh pikiran dan perasaanmu. Serem nggak sih?

Tidak jarang, saat putus cinta, seseorang justru memilih untuk menghindar dan menjauh agar tidak berjumpa dengan sosok mantan.

Dilansir dari Discover Magazine, ternyata ada faktor neurologis yang mempengaruhi saat kamu bertemu dengan pasangan.

Rupanya, pengalaman antara kedua pasangan yang sempat menjalin hubungan asmara ini yang menimbulkan faktor neurologis tersebut muncul. Faktor neurologis ini berbeda dari rasa sayang antara ibu dan anak.

Ilustrasi kencan. (Pakutaso)
Ilustrasi. (Pakutaso)

 

Faktor neurologis ini lalu dibuat semakin menjadi dengan munculnya hormon vasopressin dan oksitosin. Hormon ini menjadi kunci yang menciptakan kedekatan dalam suatu hubungan asmara.

Makin parah ketika orang tersebut adalah sosok penting yang membekas di dalam hatimu. Siap-siap pikiranmu makin tersiksa saat bertemu dengannya ya.

Studi lain tahun 2010 yang dipublikasikan The Journal of Neurophysiology menjelaskan bahwa rasa romantis dan perasaan cinta yang dirasakan dapat memicu sistem dopamine otak.

Dopamine sendiri merupakan penyebab seseorang ketagihan dan ingin mengulang berbagai hal-hal yang menyenangkan dan nikmat.

Secara otomatis, otak biasanya akan mengumpulkan pengalaman manis tersebut. Selanjutnya, oksitosin yang bertugas untuk memberikan rasa kedekatan antara pasangan sehingga rasa deg-degan lalu datang.

Ilustrasi bad mood. (unsplash/Nick Karvounis)
Ilustrasi. (unsplash/Nick Karvounis)

 

Lalu bagaimana dengan kebiasaan untuk selalu melakukan kepo mantan?

Menurut psikolog, Nancy Kalish dari California State University, adanya pikiran untuk menjalin hubungan kembali dengan mantan adalah salah satu penyebab untuk otak membangun kembali perasaan yang sudah lama berlalu tersebut.

Bahkan saat kamu melihat foto mantan, seluruh perasaan yang sudah lama berlalu tersebut akan kembali muncul. Alamat gagal deh usaha move on kamu. Jadi jangan pernah kepoin mantan ya.

Itu tadi kata ahli mengenai apa yang terjadi dengan otakmu saat bertemu mantan. Kalau sudah baca artikel ini, gimana kalau sekarang kamu move on aja dari si mantan, agar tidak deg-degan saat bertemunya. Ide bagus?

Berita Terkait