Ilustrasi pengguna laptop. (Pixabay)
Hitekno.com - Banyak orang bingung ketika harus membeli laptop karena kebutuhan setiap orang berbeda-beda dan pilihan di pasaran sangat beragam.
Memilih laptop tidak bisa hanya berdasarkan harga saja karena spesifikasi, fitur, dan daya tahan sangat menentukan apakah laptop tersebut sesuai untuk kerja, gaming, atau sekolah.
Bagi yang membutuhkan laptop untuk kerja kantoran, spesifikasi tinggi sebenarnya tidak terlalu wajib, tetapi stabilitas, daya tahan baterai, dan kenyamanan mengetik justru menjadi prioritas utama.
Laptop untuk kerja sebaiknya memiliki prosesor minimal Intel Core i3 atau AMD Ryzen 3 dengan RAM 8GB agar multitasking ringan bisa berjalan lancar.
Selain itu, laptop kerja juga idealnya menggunakan SSD ketimbang HDD karena SSD membuat sistem lebih cepat booting dan aplikasi terbuka tanpa delay.
Ukuran layar laptop kerja bisa disesuaikan dengan mobilitas pengguna, misalnya 13 sampai 14 inci untuk mereka yang sering bepergian, atau 15 inci bagi yang lebih banyak bekerja di meja.
Bagi pelajar atau mahasiswa yang menggunakan laptop untuk sekolah, kebutuhan biasanya lebih sederhana sehingga laptop entry-level sudah cukup memadai.
Laptop sekolah sebaiknya ringan dengan bobot sekitar 1 kilogram hingga 1,5 kilogram supaya mudah dibawa setiap hari.
Spesifikasi minimal laptop sekolah bisa menggunakan Intel N-series, Core i3, atau Ryzen 3 dengan RAM 4GB yang bisa ditingkatkan ke 8GB bila diperlukan.
Penyimpanan 256GB SSD juga sudah cukup bagi pelajar karena sebagian besar dokumen dan materi bisa disimpan di cloud.
Baca Juga: Tips Mengamankan Data di Smartphone dari Pencurian dan Hacker
Baterai laptop sekolah sebaiknya tahan minimal 6 jam pemakaian agar tidak perlu sering mencari colokan di kelas.
Sementara itu, laptop gaming jelas membutuhkan spesifikasi jauh lebih tinggi dibanding laptop kerja atau sekolah karena game modern membutuhkan performa grafis yang kuat.
Laptop gaming minimal menggunakan prosesor Intel Core i5 atau AMD Ryzen 5 dengan RAM 16GB untuk menjaga kelancaran permainan.
Kartu grafis (GPU) dedicated seperti NVIDIA GeForce RTX atau AMD Radeon menjadi bagian paling penting dalam laptop gaming.
Ukuran layar laptop gaming sebaiknya 15 sampai 17 inci dengan refresh rate minimal 120Hz agar pengalaman bermain lebih mulus.
Penyimpanan laptop gaming sebaiknya SSD 512GB atau lebih karena ukuran game modern bisa sangat besar hingga puluhan gigabyte.
Daya tahan baterai bukanlah fokus utama pada laptop gaming karena performa lebih diutamakan, tetapi pastikan sistem pendingin yang digunakan cukup baik untuk menghindari overheat.
Selain spesifikasi, hal lain yang perlu diperhatikan saat memilih laptop adalah garansi resmi dan layanan purna jual karena ini sangat membantu jika laptop mengalami kerusakan.
Jangan lupa juga mempertimbangkan build quality, desain keyboard, serta kualitas layar karena faktor kenyamanan akan memengaruhi produktivitas atau pengalaman gaming dalam jangka panjang.
Sebelum membeli, sebaiknya bandingkan harga di beberapa toko offline maupun online untuk mendapatkan penawaran terbaik dengan garansi terpercaya.
Jika budget terbatas, membeli laptop bekas juga bisa menjadi pilihan asal pintar memeriksa kondisi fisik, performa, serta riwayat pemakaian dari penjual.
Namun, membeli laptop baru tetap lebih disarankan karena biasanya disertai garansi resmi dan risiko kerusakan lebih kecil.
Pada akhirnya, cara memilih laptop yang tepat adalah dengan menyesuaikan kebutuhan utama, apakah untuk kerja, gaming, atau sekolah agar tidak salah beli dan menyesal kemudian.