Sanksi AS Tidak Banyak Berdampak pada Industri Semikonduktor di China

Kelebihan dalam jumlah insinyur chip, logam tanah langka menjadi kartu as China dalam menghadapi sanksi AS.


Posted: Sabtu, 06 Mei 2023 | 11:29 WIB
Sanksi AS Tidak Banyak Berdampak pada Industri Semikonduktor di China

Sanksi AS Tidak Banyak Berdampak pada Industri Semikonduktor di China

hitekno.com - AS telah memberlakukan sanksi terhadap ekspor teknologi semikonduktor ke China yang berdampak pada kemampuan China dalam menciptakan industri semikonduktor yang mandiri. Sanksi ini membatasi akses perusahaan China terhadap teknologi chip-making terkini, seperti yang dilakukan oleh perusahaan Nvidia Corp dan Advanced Micro Devices Inc, yang dilarang mengekspor chip terbaru ke China.

Namun, perusahaan-perusahaan teknologi tersebut telah berhasil mengatasi pembatasan tersebut dengan menciptakan varian khusus chip yang dirancang khusus untuk pasar China. Meski chip buatan Nvidia Corp yang dirancang untuk pasar China tidak secepat chip terkini Nvidia yang dijual di AS, tetapi mereka masih dapat memberikan peningkatan yang signifikan bagi perusahaan China.

Dilansir dari Gizmochina, Nvidia saat ini menyediakan chip H800 untuk beberapa perusahaan teknologi terbesar di China, seperti Tencent, Alibaba Group Holding Ltd, dan Baidu Inc, untuk digunakan mereka. Nvidia juga menyatakan bahwa niat pemerintah AS bukan untuk merusak persaingan atau industri Amerika dan bahwa perusahaan-perusahaan AS diizinkan untuk menawarkan produk untuk tujuan komersial, seperti memberikan layanan cloud kepada konsumen.

AS menerapkan dua jenis sanksi pada semikonduktor, yaitu membatasi kemampuan chip untuk melakukan perhitungan yang sangat akurat dan juga membatasi kecepatan transfer chip-to-chip. Pembatasan ini berdampak pada teknologi kecerdasan buatan, seperti ChatGPT, yang memerlukan model yang terlalu besar untuk dimuat di satu chip saja, sehingga harus didistribusikan di ribuan chip yang harus berkomunikasi satu sama lain.

China saat ini tidak memiliki kemampuan semikonduktor yang sebanding dengan negara-negara seperti Taiwan, Belanda, atau AS. Namun, sejak diluncurkannya inisiatif Made in China 2025, perusahaan-perusahaan China telah membuat kemajuan dalam berbagai aspek industri semikonduktor. China memiliki industri semikonduktor yang beragam, termasuk perusahaan semikonduktor fabless seperti ZhaoXin, UNISOC, dan HiSilicon, serta produsen perangkat terpadu seperti Yangtze Memory ology Corp dan ChangXin Memory ologies.

China saat ini merupakan pasar semikonduktor terbesar di dunia dengan hampir sepertiga dari penjualan global, serta industri semikonduktor yang merupakan kontributor signifikan bagi sektor teknologi China yang mencapai sekitar 30% dari PDB China.

Meski sanksi ekspor semikonduktor ke China memberikan dampak pada kemampuan China dalam menciptakan industri semikonduktor yang mandiri, namun China memiliki kelebihan dalam jumlah insinyur chip, logam tanah langka, dan banyak pemasok domestik yang telah dikembangkan selama tiga dekade terakhir. Oleh karena itu, meskipun masih tertinggal dari pemimpin global dalam teknologi semikonduktor, China memiliki kemampuan untuk bangkit dari pembatasan ini dan bersaing dengan pemimpin global di masa depan.

×
Zoomed
Berita Terkini

Fujifilm hadirkan instax WIDE 400 JET BLACK di Indonesia! Kamera instan analog format lebar dengan warna hitam matte ele...

gadget | 10:25 WIB

Fujifilm resmi meluncurkan instax mini 13 di Indonesia! Kamera instan analog stylish dengan fitur self-timer dan dukunga...

gadget | 10:03 WIB

MediaTek resmi umumkan Dimensity 9500s dan 8500 untuk HP flagship. Hadir dengan teknologi AI, Ray Tracing, dan fabrikasi...

gadget | 16:21 WIB

ROM Xiaomi berbeda tiap wilayah dan Taiwan dianggap paling ideal berkat fitur paling lengkap dan stabil....

gadget | 11:10 WIB

Pengguna dapat mengoptimalkan perangkat Xiaomi agar memperoleh skor benchmark maksimal....

gadget | 11:46 WIB