Petinggi WhatsApp Sindir Telegram, Sebut Telah Menyesatkan

Menurut petinggi WhatsApp, enkripsi E2EE Telegram belum diverifikasi secara independen dan masih ada kekurangannya.

Agung Pratnyawan

Posted: Rabu, 15 Februari 2023 | 16:10 WIB
Ilustrasi WhatsApp. (Pixabay)

Ilustrasi WhatsApp. (Pixabay)

Hitekno.com - WhatsApp dan Telegram saling bersaing dalam industri aplikasi dan layanan chat. Jika biasanya Telegram yang rajin sindir WhatsApp, kini kebalikannya.

Yakni Will Cathcart, kepala WhatsApp di Meta (induk perusahaannya) menyampaikan sindirannya kepada WhatsApp.

Kepala WhatsApp ini mengutip sebuah artikel dari Wired dan kritiknya sendiri terhadap implementasi enkripsi end-to-end (E2EE) yang digunakan Telegram.

Menurut Will Cathcart, implementasi enkripsi E2EE yang dilakukan Telegram tersebut belum diverifikasi secara independen dan masih ada kekurangannya.

Dia menyebutkan misalkan, tidak diaktifkan secara default dan E2EE tidak tersedia untuk obrolan grup (karena masalah yang ditimbulkannya saat mencadangkan data Anda, menurut Telegram itu sendiri).

Dilansir laman GSM Arena, Rabu (15/2/2023), tim Telegram memiliki kritik tersendiri terhadap WhatsApp.

Misalnya, opsi untuk mencadangkan obrolan ke Google Drive secara efektif menonaktifkan enkripsi karena cadangan tidak dienkripsi dan lembaga pemerintah dapat mengajukan petisi ke Google untuk data tersebut, bukan WhatsApp.

Tentu saja, kedua belah pihak berkepentingan untuk mengklaim bahwa layanan mereka lebih unggul dari yang lain.

Artikel Wired itu juga patut dibaca, ia menceritakan beberapa contoh otoritas Rusia yang tampaknya memiliki akses ke obrolan rahasia Telegram.

Baca Juga: 5 Cara Jualan Online di Telegram, Ini Strategi untuk Raih Cuan Besar di Tahun 2023

Terlebih lagi, API lokasi Telegram disebut cacat mungkin telah memberikan lokasi pengguna hingga sekitar radius 3km/2mi.

Telegram mengerjakan ulang API tetapi mungkin tidak benar-benar memperbaiki masalah ini.

Itulah sindiran terbaru petinggi WhatsApp kepada Telegram soal implementasi enkripsi E2EE yang dianggap belum terverifikasi. (Suara.com/ Dythia Novianty)

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Fujifilm hadirkan instax WIDE 400 JET BLACK di Indonesia! Kamera instan analog format lebar dengan warna hitam matte ele...

gadget | 10:25 WIB

Fujifilm resmi meluncurkan instax mini 13 di Indonesia! Kamera instan analog stylish dengan fitur self-timer dan dukunga...

gadget | 10:03 WIB

MediaTek resmi umumkan Dimensity 9500s dan 8500 untuk HP flagship. Hadir dengan teknologi AI, Ray Tracing, dan fabrikasi...

gadget | 16:21 WIB

ROM Xiaomi berbeda tiap wilayah dan Taiwan dianggap paling ideal berkat fitur paling lengkap dan stabil....

gadget | 11:10 WIB

Pengguna dapat mengoptimalkan perangkat Xiaomi agar memperoleh skor benchmark maksimal....

gadget | 11:46 WIB