Diluar Dugaan, Hasil Polling Menunjukkan bahwa Banyak yang Bosan dengan Android-iOS, Butuh OS Ketiga?

Rupanya tak sedikit orang yang butuh alternatif diluar Android dan Google. Inovasi yang sudah mentok bisa jadi sebab kenapa adanya platform ketiga bakal menarik untuk dinanti.

Cesar Uji Tawakal
Jum'at, 02 Desember 2022 | 17:41 WIB
Windows 365. (Microsoft)

Windows 365. (Microsoft)

Hitekno.com - Android dan iOS telah menguasai pasaran smartphone selama bertahun-tahun, bahkan kini menurut StatCounter, dominasi keduanya mencapai 99,4 persen.

Terkait hal ini, ada sebuah temuan unik yang dipublikasikan oleh Android Authority.

Media tersebut menggelar polling yang walaupun diikuti tak terlalu banyak responden (332 orang hingga artikel ini ditulis), dan hasilnya mengungkap bahwa 72% orang butuh adanya platform (OS) ketiga.

Baca Juga: Video Hands-On Oppo Find N2 Flip Bocor ke Publik, Bawa Layar Cover Jumbo

Sementara itu, 28 lainnya menjawab tidak, mengindikasikan bahwa mereka sudah puas dengan apa yang telah ada selama ini.

Seperti yang kita tahu, dulunya terdapat beberapa pihak yang berniat total untuk menjadi pemain ketiga dalam hal ini, yang malah akhirnya bernasib buruk, sebut saja BlackBerry dan juga Windows Phone.

Ada juga pihak yang ingin mencoba peruntungan, namun hingga kini mereka cuma berhasil masuk di pasar niche, seperti Ubuntu Touch, Sailfish OS dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Jelang Kemunculan MIUI 14, Ini Perbedaan dengan Pendahulunya

Ilustrasi Windows Phone. (Microsoft)
Ilustrasi Windows Phone. (Microsoft)

Walau demikian, dengan duopoli yang selama ini terjadi, dan minimnya perkembangan OS pada smartphone membuat adanya opsi ketiga mungkin menarik bagi sebagian orang.

Apalagi, baik Google dan Apple sudah beberapa kali terpaksa berurusan dengan pihak penegak hukum karena dugaan adanya praktik duopoli, yang mana tentu kurang sehat, termasuk untuk kalangan pengembang aplikasi.

Belum lama ini, bos Tesla dan Twitter, Elon Musk mengatakan bahwa dirinya mungkin saja memprakarsai terlahirnya opsi ketiga jika media sosial yang baru saja ia beli didepak dari Playstore dan App Store.

Baca Juga: Bukan Oppo atau Vivo, Inilah si Raja Smartphone di China

Belum lagi adanya dukungan chipset ARM yang jalan menggunakan Microsoft Windows, yang difokuskan untuk laptop 2-in1 atau bahkan tablet, yang bisa jadi memicu kemunculan HP ber-OS Windows 11.

Akankah ada OS yang berhasil memikat hati para pencinta gadget dan membuat persaingan semakin panas? Mari kita simak.

Berita Terkait

TERKINI

Habis beli iPhone bekas, sebaiknya langsung ganti iCloud. Ikuti cara mengganti iCloud di iPhone bekas ini.
gadget | 17:22 WIB
Mudah dan aman, ikuti cara hide aplikasi di HP Xiaomi, Redmi dan POCO ini. Bisa pakai fitur MIUI.
gadget | 15:17 WIB
Aman dan mudah, ikuti cara update OS HP Samsung ini untuk mendapatkan One UI dan Android terbaru.
gadget | 15:10 WIB
Oppo Reno8 T membawa Helio G99 dan kamera selfie 32 MP.
gadget | 14:56 WIB
Jangan panik buru-buru blokir, coba dulu salah satu cara mencari HP Android yang hilang ini.
gadget | 14:34 WIB
Cek spesifikasi dan apa fitur yang diandalkan Razer Viper Mini Signature Edition ini.
gadget | 14:12 WIB
Dengan pendanaan ini, TerraDroneakan mendirikan anak usaha baru di Arab Saudi,TerraDroneArabia
gadget | 11:25 WIB
"Ayam goreng spec iOS," kata netizen lain.
gadget | 20:54 WIB
Laptop 2-in-1 ini dibekali dengan sistem operasi Windows dan chipset Snapdragon.
gadget | 20:44 WIB
Kendaraan masa depan ini diklaim ramah lingkungan karena hanya menghasilkan uap air.
gadget | 20:37 WIB
Pastinya aman dan mudah, gunakan salah satu dari tiga cara pakai 2 akun WhatsApp pada 1 HP ini.
gadget | 20:23 WIB
Seperti apa spesifikasi Samsung Galaxy Book3 Ultra, laptop 16 inci berlayar Dynamic AMOLED.
gadget | 20:11 WIB
Pemerintah AS sedang membuat kebijakan formal, Huawei rawan dijegal pakai lisensi.
gadget | 20:09 WIB
Page Break jadi fitur Microsoft Word yang cukup banyak dipakai. Bagaimana cara menghapusnya dengan rapi?
gadget | 19:04 WIB
Gunakan salah satu cara membuka HP yang lupa password ini, jangan buru-buru factory reset.
gadget | 18:56 WIB
Larangan ekspor mencakup berbagai produk teknologi seperti peralatan dan komponen semikonduktor, robot, generator listrik, bahan peledak, dan vaksin, serta peralatan inspeksi sinar-X dan peralatan eksplorasi gas.
gadget | 18:16 WIB
Adopsi terhadap teknologi digital dalam dunia bisnis telah berkembang pesat selama pandemi COVID-19.
gadget | 17:13 WIB
Pendapatan Intel juga dilaporkan menurun dibandingkan dengan tahun lalu dengan angka yang cukup signifikan.
gadget | 17:03 WIB
Tampilkan lebih banyak