Misi Peluncuran Satelit, Pendorong Roket China Hampir Menimpa Sekolah

Peluncuran dari Xichang sering mendapati puing-puing roket jatuh di dekat daerah yang berpenghuni.

Agung Pratnyawan
Rabu, 09 September 2020 | 18:00 WIB
Ilustrasi roket China. (Wikipedia/ Huang Zhu)

Ilustrasi roket China. (Wikipedia/ Huang Zhu)

Hitekno.com - Sebuah pendorong roket China yang digunakan dalam peluncuran satelit baru pengamat Bumi hampir saja menimpa sebuah sekolahan.

Pada Senin (8/9/2020), usai melakukan tugasnya dalam medorong roket China ke orbit, jatuh kembali ke Bumi dekat dengan sebuah sekolahan.

Roket Long March 4B lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan di China utara. Roket ini membawa satelit observasi Bumi yang disebut Gaofen 11, sebuah satelit observasi optik yang mampu mengembalikan gambar resolusi tinggi.

Baca Juga: Saking Cepatnya, Roket China Sempat Disangka Asteroid

Data yang dikembalikan oleh satelit Gaofen akan digunakan terutama untuk survei tanah, perencanaan kota, konfirmasi hak atas tanah, desain jaringan jalan, pencegahan dan mitigasi bencana, serta estimasi hasil panen.

Menurut media China Xinhau, Gaofen 11 juga akan menawarkan dukungan informasi untuk pembangunan Belt dan Road.

Pendorong roket China jatuh. (Twitter/LaunchStuff)
Pendorong roket China jatuh. (Twitter/LaunchStuff)

Ini akan bergabung dengan suite yang lebih besar dari Gaofen dan satelit pengamat Bumi lainnya, sebagai bagian dari Sistem Pengamatan Bumi Resolusi Tinggi (CHEOS) China.

Baca Juga: Bakal Diangkut Roket SpaceX, Satelit Satria Ditargerkan Meluncur 2023

Dalam rekaman amatir yang beredar di media sosial Weibo yang tampaknya direkam oleh masyarakat setempat, menunjukkan tahap pertama Long March 4B jatuh dari langit dan meledak hingga membuat kepulan asap berwarna oranye. Rekaman itu diambil di dekat Desa Lilong, Gaoyao, di Provinsi Shaanxi.

Sepotong rekaman tampaknya diambil dari halaman sekolah dengan suara anak-anak yang terdengar dan kepulan asap terlihat di kejauhan. Akibat insiden itu, dilaporkan beberapa jendela sekolah bahkan hancur.

Dilansir dari Space.com, Rabu (9/9/2020), tahap pertama Long March 4B menggunakan campuran hidrazin beracun dan nitrogen tetroksida untuk propelan. Kontak dengan salah satu senyawa itu dapat menimbulkan dampak serius pada kesehatan.

Baca Juga: Roket Jepang Gagal Mengangkasa, Ini Penyebabnya

China memiliki tiga lokasi peluncuran luar angkasa yang terletak jauh di pedalaman, dengan lokasi dipilih untuk memberikan keamanan selama Perang Dingin. Situs peluncuran baru di Wenchang dibatasi untuk meluncurkan roket Long Mars 4 dan 7 baru.

Peluncuran dari Xichang sering mendapati puing-puing roket jatuh di dekat daerah yang berpenghuni.

Baca Juga: Jadi Puing-puing, Roket Rusia Pecah di atas Samudera Hindia

Daerah-daerah yang diperkirakan berpotensi terancam diperingatkan dan dievakuasi sebelum peluncuran dilakukan. Namun, insiden pada Senin menunjukkan lebih sedikit tindakan pencegahan yang dilakukan.

Peluncuran pada Senin merupakan peluncuran ke-25 di China sejauh ini pada 2020, termasuk uji terbang Long March 5B untuk misi stasiun luar angkasa dan peluncuran Tianwen-1. Tiga dari 25 peluncuran itu mengalami kegagalan.

Itulah laporan terbaru dari pendorong roket China yang jatuh kembali ke Bumi usai menjalan tugasnya. Beruntung tidak sampai menimpa sekolahan. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).

Berita Terkait

TERKINI

Dengan harga Vivo V29 yang ada, seperti apa spesifikasi HP baru ini?
gadget | 08:48 WIB
Teknologi 3nm TSMC diklaim memberikan peningkatan kinerja hingga daya.
gadget | 14:22 WIB
Dengan harga Redmi Pad SE yang ditawarkan, cek seperti apa spesifikasinya.
gadget | 11:44 WIB
Cek update harga POCO Indonesia, berapa POCO M5 sekarang?
gadget | 09:58 WIB
Akhirnya Realme Indonesia menghadirkan fitur NFC, memori besar ke number series ini. Cek review Realme 11 berikut ini.
gadget | 13:40 WIB
Laptop Aspire 3 Spin 14 sudah dibekali dengan prosesor intel terbaru Generasi ke-12, cek berikut ini ditailnya.
gadget | 17:17 WIB
MediaTek menargetkan aplikasi AI berbasis Llama 2 tersedia untuk smartphone yang ditenagai SoC mereka.
gadget | 13:35 WIB
Dibekali layar AMOLED, kamera 108 MP, memori besar, fast charging 67 watt, cek berapa harga Realme 11 di Indonesia.
gadget | 09:24 WIB
POCO Carnival hadir sebagai perayaan lima tahun hadirnya brand dari Xiaomi ini.
gadget | 14:05 WIB
Dengan spesifikasi yang menarik, cek berapa harga Infinix GT 10 Pro di Indonesia?
gadget | 13:54 WIB
Seperti apa tablet Huawei MatePad 11.5 ini, cek berapa juga harganya.
gadget | 13:25 WIB
realme 5th Anniversary FanFest kembali diselenggarakan tahun ini sebagai perayaan ulang tahun ke-5 realme di pasar dunia.
gadget | 15:22 WIB
Tak hanya SamsungGalaxy Z Fold5 dan Samsung Galaxy Z Flip5, ini jajaran produk baru Samsung.
gadget | 15:43 WIB
Apa yang disiapkan dalam POCO Carnival ini?
gadget | 15:23 WIB
Kalender Jawa adalah sistem penanggalan tradisional yang digunakan oleh masyarakat Jawa dan memiliki nilai historis, religius, serta astrologis yang tinggi.
gadget | 12:17 WIB
BLUETTI AC180 dan BLUETTI AC60 resmi diluncurkan di Indonesia, cek seperti apa produk ini.
gadget | 10:01 WIB
Cek berapa harga Seagate FireCuda 540 PCIe Gen5 NVMe SSD di Indonesia.
gadget | 14:54 WIB
Kerja hibrid diprediksi menjadi tren yang akan diterapkan banyak perusahaan pascapandemi. Namun, penerapan sistem tersebut memiliki tantangan baru.
gadget | 14:24 WIB
Tampilkan lebih banyak