Gadget

9 Penyebab Laptop Lemot saat Work From Home, Kamu Juga Mengalami?

Apakah kamu mengalami laptop lemot saat work from home? Ini penyebabnya!

Agung Pratnyawan

Ilustrasi Work From Home. (Pixabay)
Ilustrasi Work From Home. (Pixabay)

Hitekno.com - Ketika work from home atau kerja dari rumah mengalami laptop lemot. Mau diajak kerja, tapi laptop malah lambat bahkan sampai macet.

Tidak dipungkiri, laptop akan kerja lebih keras ketika work from home. Tidak hanya untuk bekerja, namun untuk berkoordinasi dengan rekan.

Jika di kantor kita tinggal memanggil atau menemui rekan kerja, kini kita harus memakai layanan komunikasi untuk berkoordinasi dari rumah masing-masing.

Dari aplikasi Zoom yang memang ringan di bandwidth internet, namun tetap memakan resource laptop kita. Atau lewat WhatsApps yang terbatas text dan file saja.

Tidak dipungkiri makin banyak aplikasi atau tab browser yang kita jalankan. Hal ini membuat laptop lemot saat work from home.

Ilustrasi Work From Home. (Pixabay)
Ilustrasi Work From Home. (Pixabay)

 

Namun selain itu, masih ada beberapa masalah lain yang membuat laptop lemot. Apa saja? Simak berikut ini yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Startup Program

Windows 10 dengan Light Theme. (Winaero)
Windows 10 dengan Light Theme. (Winaero)

 

Ketika menyalakan laptop, sistem operasi akan otomatis memanggil program yang termasuk dalam daftar starup. Dari antivirus, notes, dan masih banyak.

Makin banyak starup program, makin lama laptop akan siap untuk dipakai. Kamu bisa mengurangi startup program yang tidak dinginkan.

2. Faktor Harddisk

Ilustrasi harddisk. (Pixabay)
Ilustrasi harddisk. (Pixabay)

 

Hardisk lama mempunyai penurunan kinerja yang cukup signifikan. Dengan melambannya harddisk, akan membuat lama dalam menyimpan dan membuka file.

Sistem operasi pun jadi kurang responsif karena hardisk tua kamu berjalan lamban. Ganti hardis ke SSD akan mengatasi masalah ini, namun harganya tidak murah.

3. Kapasitas RAM

Ilustrasi RAM laptop. (Pixabay)
Ilustrasi RAM laptop. (Pixabay)

 

RAM dibutuhkan untuk menaruh data sebelum dan setelah diproses oleh CPU. Semakin kecil RAM, semakin sedikit data yang bisa mengantre untuk diproses.

Program yang sedang berjalan juga menaruh data-data yang dibutuhkan ke RAM. Ketika RAM kurang, makan program yang sedang berjalan akan terkendala.

Untuk saat ini minimal kapasitas RAM adalah 4 GB. Jika kamu masih berada di bawahnya, lebih baik upgrade. Terlebih jika menjalankan program besar, RAM 8 GB wajib.

4. Menjalankan Banyak Program Bersamaan

Ilustrasi multitasking di laptop. (Lenovo)
Ilustrasi multitasking di laptop. (Lenovo)

 

Menjalankan banyak program bersamaan pasti akan membebani CPU dan RAM juga komponen lainnya. Tak heran laptop lemot akan kamu hadapi.

Kamu bisa mengurangi program yang jalan bersamaan, pilih-pilih yang lebih dibutuhkan. Seperti aplikasi musik, lebih baik jalankan di HP bukan di laptop.

5. Kebanyakan Add-ons atau Extentions pada Browser

Mozilla Firefox versi terbaru. (mozzila.org)
Mozilla Firefox versi terbaru. (mozzila.org)

 

Browsing internet sendiri tidak bisa dibilang ringan, terlebih adanya add-ons atau extentions browes yang banyak memakai resource.

Seperti AdBlocker, Downnloader, dan masih banyak lagi yang membebani browser. Matikan yang memang tidak diperlukan saat bekerja.

6. Kebanyakan Buka Tab Browser

Buka 6.000 tab Google Chrome. (Twitter/ tldtoday)
Buka 6.000 tab Google Chrome. (Twitter/ tldtoday)

 

Berapa tab browser yang kamu buka ketika keja dari rumah? Kurangi! makin banyak tab terbuka makin banyak memakan resource dari CPU hingga RAM.

Ketika work form home, fokus pada tab browser yang kamu perlukan untuk bekerja. Hindari membuka yang tidak perlu, atau membukanya lewat perangkat lain seperti HP.

7. Panas Berlebih

Ide gila netizen hadapi cuaca panas 2. (Facebook/ Viral Malaysia)
Ide gila netizen hadapi cuaca panas 2. (Facebook/ Viral Malaysia)

 

Prosesor atau CPU akan menurunkan kinerjanya jika mencapai suhu panas tertentu. Ketika ini terjadi, pasti laptop lemot untuk bekerja.

Jaga suhu laptop kamu dengan bekerja di ruangan cukup sejuk, atau memakai pendingin tambahan. Sudah tersedia banyak laptop cooler di pasaran.

8. Antivirus Berlebihan

Ilustrasi keamanan internet. (Pixabay)
Ilustrasi keamanan internet. (Pixabay)

 

Ketakutan akan virus lumrah dialamai, namun memakai antivirus berlapis malah jadi masalah. Salah satunya membuat laptop lemot.

Memakai satu antivirus saja sudah cukup, selebihnya pada kebiasaan pakai laptop. Jangan sembarangan download file di internet, dan jangan sembarangan colok flashdisk.

9. Terkena Virus

Ilustrasi keamanan internet. (Pixabay)
Ilustrasi keamanan internet. (Pixabay)

 

Tidak dipungkiri terkena virus jadi menimbulkan masalah tersendiri pada laptop. Yang ujung-ujungnya membuat laptop tidak bisa digunakan untuk bekerja.

Rutin melakukan scan virus memakai antivirus memang disarankan. Juga sering-sering update antivirus yang kamu gunakan.

Itulah 9 penyebab laptop lemot saat kamu work from home versi HiTekno.com. Apakah kamu pernah mengalami masalah yang sama?

Berita Terkait