Work From Home, Perusahaan Pecat Ratusan Karyawan Lewat Aplikasi Zoom

Aplikasi Zoom bukan cuma untuk rapat online, tapi juga untuk memecat karyawan.

Agung Pratnyawan

Posted: Sabtu, 04 April 2020 | 14:36 WIB
Ilustrasi Work From Home.(Pixabay)

Ilustrasi Work From Home.(Pixabay)

Hitekno.com - Di saat situasi dunia seperti sekarang, banyak perusahaan memberlakukan Work From Home atau kerja dari rumah. Dan aplikasi Zoom jadi pilihan untuk melakukan rapat online.

Tak hanya untuk koordinasi atau rapat online, sebuah perusahaan startup memecat karyawan lewat aplikasi Zoom saat mereka Work From Home.

Diwartakan BBC, perusahaan skuter listrik, Bird memangkas sekitar 400 pos. Untuk itu Bird melakukan pemecatan sekitar 30 persen karyawannya.

Perusahaan berbasis di California, Amerika Serikat ini memanggil karyawan yang dipecat lewat aplikasi Zoom untuk video konferensi.

Seperti diketahui, aplikasi Zoom memungkinkan 1.000 pengguna dalam sekali panggilan. Namun sayangnya banyak karyawan tidak bisa masuk dan menemukan pesan tersebut.

Dilaporkan kalau karyawan diundang ke video konferensi lewat aplikasi Zoom secara misterius. Lalu diberitahu karyawan tersebut diberhentikan dari Bird.

Langkah pemecatan lewat aplikasi Zoom ini dianggap tidak manusiawi oleh beberapa pihak. Travis VanderZanden, CEO Bird pun angkat suara.

Aplikasi Zoom. (Zoom.us)
Aplikasi Zoom. (Zoom.us)

"Fitur video (Zoom) dimatikan yang kami pikir lebih manusiawi. Tapi memang seharusnya kami menelepon ratusan orang itu satu persatu," kata Travis VanderZanden kepada BBC.

Ternyata aksi pemecatan lewat aplikasi Zoom ini bukan satu-satunya dilakukan Bird. Ada pula TripActions yang memecat karyawannya dengan aplikasi ini.

Dimuat Crunchbase News, TripActions memecat 297 dari 1.100 karyawan menggunakan aplikasi Zoom yang dipakai saat Work From Home ini.

Baca Juga: Lagi, Ada Celah Keamanan di Aplikasi Zoom yang Membahayakan Data Pengguna

"Melakukannya dengan konferensi video mungkin merupakan cara paling mengerikan untuk memecat seseorang, karena Anda memang perlu memiliki keberanian untuk menatap mata seseorang ketika Anda melakukannya," kata Ariel Cohen, CEO TripActions kepada Skift.com.

Itulah pemecatan kayarawan yang dilakukan dua perusahaan startup ini lewat aplikasi Zoom yang tengah ramai dipakai saat Work From Home.

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Pilih digital marketing agency terbaik 2026: 1. Arfadia (GEO Pioneer), 2. MEA Digital Marketing (Social Commerce), 3. Ca...

internet | 16:40 WIB

Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 2324 Desember 2025....

internet | 14:44 WIB

Rencana pemerintah memberlakukan registrasi kartu SIM berbasis teknologi biometrik pengenalan wajah kembali memicu perde...

internet | 19:00 WIB

Rencana pemerintah menerapkan registrasi kartu SIM berbasis biometrik pengenalan wajah untuk pelanggan baru mulai 1 Janu...

internet | 16:45 WIB

Ingin tahu lebih lanjut tentang perangkat pemanas tembakau BONDS by IQOS? Simak informasi ini....

internet | 14:26 WIB