Sains

Menurut Ahli, Ini Alasan Telapak Tangan Berkeringat Saat Gugup

Ternyata ada hubungannya dengan zaman prasejarah.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi telapak tangan. (Pakutaso)
Ilustrasi telapak tangan. (Pakutaso)

Hitekno.com - Perhatikan telapak tangan kamu, apakah kering atau basah. Pernahkah kamu merasa telapak tangan berkeringat saat sedang gugup? Kenapa ini bisa terjadi?

Telapak tangan berkeringat memang normal, terutama ketika merasa gugup atau dalam kondisi menegangkan. Namun apakah ada penjelasan ilmiah kenapa hal ini terjadi?

Perlu dipahami lebih dulu, keringat yang keluar digunakan dalam rangka mendinginkan suhu tubuh. Misalnya habis olah raga atau melakukan aktivitas berat.

Ilustrasi telapak tangan. (Pakutaso)
Ilustrasi telapak tangan. (Pakutaso)

 

Tubuh mengeluarkan keringat juga bagian dari respon melawan hal yang menegangkan, menakutkan, hingga yang membuat kamu merasa gugup.

''Otak tak bisa membedakan antara stres karena dikejar harimau atau melakukan presentasi di depan atasan. kata Darria Long Gillespie, profesor klinis di Fakultas Kedokteran Universitas Tennesse.

''Tubuh meresponnya dengan cara yang sama, yaitu mengeluarkan keringat'' lanjutnya seperti dilansir The Huffington Post.

Sedangkan menurut ahli dermatologi di Stanford Health Care, Marlyanne Pol-Rodriguez mengatakan kalau keringat dapat dirangsang oleh sistem saraf simpatetik.

Sistem saraf simpatetik ini bertanggung jawab dalam respon fight or flight yang membantu kita lebih aktif ketika dalam kondisi tertekan.

Ilustrasi telapak tangan. (Pixabay/HNDPTESBC)
Ilustrasi telapak tangan. (Pixabay/HNDPTESBC)

 

Lalu kenapa telapak tangan berkeringat ketika gugup? Marlyanne Pol-Rodriguez menghubungkannya dengan cara hidup orang zaman prasejarah.

Menurutnya, sejak zaman prasejarah orang-orang terkonsentrasi dengan keringat karena kelembaban pada telapak tangan dianggap mampu meningkatakan cengkeraman.

Menurutnya, dalam situasi gugup atau stres akan lebih sering muncul keringat di telapak tangan. Hal ini karena adanya konsentrasi kelenjar keringat yang lebih banyak dibandingkan di beberapa anggota tubuh.

''Berkeringat cenderung dikendalikan oleh hipotalamus di otak. Menandakan dan menerjemahkan emosi yang meningkat,'' ungkapnya.

Itulah kepana telapak tangan berkeringat ketika berada dalam kondisi atau situasi gugup.