Internet

Menjawab Rumor, WhatsApp Klaim Tetap Lindungi Data Pengguna

Melalui akun Twitter resmi, pihak WhatsApp mengeluarkan pernyataan terkait kebijakan terbarunya.

Dinar Surya Oktarini

Ilustrasi WhatsApp. (Unsplash/Mika Baumeister)
Ilustrasi WhatsApp. (Unsplash/Mika Baumeister)

Hitekno.com - Belum lama ini WhatsApp dirumorkan mengeluarkan kebijakan terbaru terkait privasi pengguna. Dilaporkan data pengguna akan dibagikan dengan media sosial Facebook sebagai induk perusahaannya.

Menjawab rumor yang beredar, melalui akun Twitter resmi, pihak WhatsApp mengeluarkan pernyataan terkait kabar tersebut.

WhatsApp mengklaim kebijakan privasi terbaru dari WhatsApp tak mempengaruhi perivasi pesan pengguna dengan teman dan keluarga.

''Pembaruan kebijakan privasi kami tidak mempengaruhi privasi pesan Anda dengan teman atau keluarga. Kami 100% terus melindungi pesan pribadi Anda dengan enkripsi ujung ke ujung.'' tulisnya pada unggahannya di Twitter.

Pihak WhatsApp ingin memperjelas bahwa pembaruan tersebut tak mempengaruhi privasi pesan. Alih-alih, pembaruan ini mencakup perubahan terkait pengiriman pesan bisnis di WhatsApp, yang bersifat opsional, dan memberikan transparansi lebih lanjut mengenai cara WhatsApp mengumpulkan dan menggunaka data pengguna.

Ilustrasi WhatsApp. (pixabay/Eastlandtunes)
Ilustrasi WhatsApp. (pixabay/Eastlandtunes)

''Baik WhatsApp maupun Facebook tidak dapat membaca pesan Anda atau mendengar panggilan Anda dengan teman, keluarga, dan rekan kerja Anda di WhatsApp. Apa pun yang Anda bagikan, itu tetap di antara Anda. Itu karena pesan pribadi Anda dilindungi oleh enkripsi ujung ke ujung.'' tulis WhatsApp di website resminya.

WhatsApp mengklaim tidak akan menyimpan pesan, panggilan, kontak, termasuk keanggotaan grup untuk melindungi layanan dari spam. WhatsApp tidak akan membagikan data degan Facebook untuk tujuan iklan.

Pengguna dapat mengatur pesan pengguna menghilang untuk privas tambahan. Bahkan pengguna bisa mengatir pesan menghilang dari obrolan setelah pengguna mengirimnya.

Berita Terkait