Telkom Data Center Akan Terus Meningkatkan Kapasitas Sembari Memanfaatkan Energi Baru Terbarukan

Telkom Data Center akan terus meningkatkan kapasitas hingga 400 MW dan didukung dengan pemanfaatan energi baru terbarukan pada 2030 mendatang.

Agung Pratnyawan
Jum'at, 10 Juni 2022 | 15:29 WIB
Logo Telkom Indonesia. (Telkom)

Logo Telkom Indonesia. (Telkom)

Hitekno.com - Telkom telah menyiapkan rencana dalam membangun data center atau pusat di Ibu Kota Negara yang baru nantinya. Seiring itu, Telkom Data Center juga terus meningkatkan kapasitas dan daya saingnya.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Telkom Indonesia Ririek Adriansyah dalam diskusi di Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (9/6/2022).

Ririek Adriansyah memastikan pengembangan pusat data (data center) untuk mengantisipasi potensi pertumbuhan digital menjadi salah satu jadi tantangan bisnis perseroan ke depan.

Baca Juga: Dorong Industri 4.0, Telkomsel Siapkan Layanan IoT Smart Manufacturing

"Dalam kondisi saat ini, bisnis telekomunikasi akan menghadapi tantangan yang sama, tapi Telkom akan bersiap untuk masa depan," kata Ririek Adriansyah.

Ririek memastikan konsolidasi data center ini dibutuhkan, termasuk melalui kolaborasi dengan Microsoft, seiring dengan pertumbuhan perusahaan rintisan (start up) yang makin pesat di Indonesia.

"Kita juga berkolaborasi untuk mengembangkan bisnis di regional dengan Singtel dan kemungkinan untuk membangun Batam Data Center untuk menggapai potensi pasar dari Singapura," katanya.

Baca Juga: Tutorial Prktis, Cara Cek Kuota Internet Telkomsel dengan Akurat

Menurut dia, Batam menjadi salah satu potensi karena Singapura sedang melakukan moratorium untuk membangun pusat data baru dan memiliki lokasi yang strategis mengingat Selat Malaka mempunyai banyak jaringan kabel optik.

Telkom akan terus mengembangkan bisnis pusat data. Foto: Pegawai Telkom. (Dok: Telkom)
Telkom akan terus mengembangkan bisnis pusat data. Foto: Pegawai Telkom. (Dok: Telkom)

Ia pun menambahkan salah satu pembentukan pusat data baru tersebut nantinya akan dilakukan di lahan Ibu Kota Negara Nusantara seiring dengan kemungkinan kota baru tersebut memanfaatkan sepenuhnya teknologi digital dan ramah lingkungan.

"Kita intens terus diskusinya, kalau angka dan kapasitas berapa belum tahu persisnya. Termasuk letak ukurannya belum ada, karena unit IKN ini masih fokus budgetnya dari APBN," katanya.

Baca Juga: Tutorial Cara Kirim Pulsa Telkomsel, Mudah dan Praktis

CEO NeutraDC Andreuw Th menambahkan potensi Grup Telkom untuk ekspansi ke data center sangat besar karena bisnis e-commerce akan menjadi tulang punggung perekonomian di masa depan.

Ia pun memastikan saat ini Indonesia, sebagai salah satu pengguna internet terbesar di Asia Tenggara, mempunyai potensi permintaan yang tinggi atas pusat data di kawasan, atau hanya kalah dari India.

"Telkom Data Center akan terus meningkatkan kapasitas hingga 400 MW yang didukung dengan pemanfaatan energi baru terbarukan pada 2030," kata Andreuw.

Baca Juga: Tutorial Cara Unreg Kartu yang Hilang, Telkomsel hingga Smartfren

Sebagai anak usaha Telkom yang menyediakan layanan data center berkategori hyperscale hingga edge, NeutraDC saat ini sudah menyiapkan pusat data di Cikarang yang total TI load bisa mencapai 51 MW.

Terkait rencana pembangunan pusat data di Batam dan Manado, Andreuw mengakui rencana tersebut untuk menangkap peluang besar dari perekonomian digital yang sedang tumbuh di wilayah tersebut.

"Saat ini ada market overflow, setelah Singapura melakukan moratorium tidak menambah data center. Padahal ada potensi besar untuk menangkap market dari Indonesia maupun pelaku global di Singapura," katanya.

Itulah kesiapan Telkom dalam menyongsong masa depan dengan pertumbuhan digital makin pesat. Termasuk dengan Telkom Data Center yang terus meningkatkan kapasitasnya. (Suara.com/ Liberty Jemadu)

Berita Terkait
TERKINI

Vivo X Fold3 Pro, smartphone lipat yang dinanti-nanti kehadirannya....

gadget | 10:41 WIB

Dell AI Factorydengan NVIDIA mengintegrasikan portofolio AI terdepan Dell denganplatformperangkat lunakNVIDIA AI Enterpr...

gadget | 10:28 WIB

Dukungan MediaTek untuk NVIDIA TAO akan menciptakan sebuah pengalaman mulus bagi para pengembang....

gadget | 10:09 WIB

Berikut ini jajaran monitor baru yang diluncurkan Samsung untuk 2024....

gadget | 10:31 WIB

Bergabung dengan Arm Total Design, MediaTek ingin mendorong pembentukan masa depan komputasi AI....

gadget | 10:21 WIB

MediaTek memamerkan deretan teknologi baru yang disiapkan untuk Chromebook dan smart TV di COMPUTEX 2024....

gadget | 10:24 WIB

Apa saya yang turun harga, cek daftar harga produk Xiaomi Indonesia untuk Juni 2024 ini....

gadget | 10:46 WIB

Cek seperti apa Realme GT 6 yang diklaim sebagai flagship killer ini....

gadget | 10:34 WIB

Vivo Y28 diklaim cocok dalam menunjang berbagai aktivitas mahasiswa dalam perkuliahan....

gadget | 10:12 WIB

Selama update Honkai Impact 3 v7.5, 10 pembukaan pertama Battlesuit Crate Lantern didiskon 50%....

gadget | 10:00 WIB

Melanjutkan kesuksesan HP Xiaomi Indonesia sebelumnya, kini Redmi 13 hadir dengan inovasi terbaru yaitu kamera beresolus...

gadget | 10:25 WIB

MediaTek Dimensity 7300 dan MediaTek Dimensity 7300X, dua chipset baru yang memberikan dorongan performa AI dan mobile g...

gadget | 10:15 WIB

Berbekal kesuksesan Realme GT Series sebelumnya, seri flagship killer dari Realme ini diklaim akan kembali menghadirkan ...

gadget | 10:40 WIB

Samsung menghadirkan Galaxy AI di perangkat smartwatch Galaxy Watch, meningkatkan fitur kesehatan yang dirasakan penggun...

gadget | 10:31 WIB

Samsung bersama RRQ menggelar program RRQ MABAR School Roadshow....

gadget | 10:08 WIB

HDD Portable WD My Passport,WD_BLACK P10 Game Drive, danSanDisk Professional G-DRIVE ArmorATD dari Western Digital kini ...

gadget | 10:33 WIB

Yakni kamera mirrorlessFujifilm X-T50 dan Fujifilm GFX100S II, juga lensa Fujinon XF16-50mmF2.8-4.8 R LM WR, dan Fujinon...

gadget | 09:51 WIB

Cek apa saja yang ditawarkan Huawei Watch Fit 3....

gadget | 11:03 WIB
Tampilkan lebih banyak