Semakin Bertumbuh, HarmonyOS Berhasil Tembus 120 Juta Perangkat

Perusahaan menargetkan HarmonyOS tembus 400 juta perangkat di akhir 2022.


Posted: Selasa, 05 Oktober 2021 | 19:47 WIB
Semakin Bertumbuh, HarmonyOS Berhasil Tembus 120 Juta Perangkat

Semakin Bertumbuh, HarmonyOS Berhasil Tembus 120 Juta Perangkat

hitekno.com - Sejak memutuskan untuk mengembangkan sistem operasinya sendiri, Huawei mampu membuktikan bahwa HarmonyOS tak pantas dipandang sebelah mata. Petinggi perusahaan mengonfirmasi bahwa HarmonyOS telah digunakan pada 120 juta perangkat.

Ini merupakan pertambahan yang cukup signifikan di mana HarmonyOS sebenarnya sudah mencapai 100 juta perangkat pada pertengahan September lalu.

Angka tersebut semacam tonggak sejarah baru bagi perusahaan mengingat mereka tak dapat menggunakan Android karena sanksi dari pemerintah AS.

COO Huawei, He Gang dengan bangga menjelaskan bahwa HarmonyOS telah menembus angka 120 juta perangkat.

Dikutip dari GSM Arena, adopsi OS dilaporkan melebihi harapan Huawei di mana perusahaan sekarang menaikkan targetnya dari 300 juta menjadi 400 juta perangkat pada akhir 2022. HarmonyOS juga bakal menargetkan banyak perangkat lawas dari Huawei dan Honor.

Update HarmonyOS2 tembus 100 juta perangkat. (Twitter/ HuaweiMobile)
Update HarmonyOS2 tembus 100 juta perangkat pada pertengahan September 2021. (Twitter/ HuaweiMobile)

Sebagai informasi, HarmonyOS 2 internal beta kini sudah tersedia untuk sepuluh perangkat termasuk Huawei P10, P10 Plus, Mate 9, Mate 9 Pro, Mate 9 Porsche Design, Nova 3, Enjoy 9 Plus, Tablet M5 10.8-inch, M5 Pro 10.8-inch dan M5 8.4-inch.

Perangkat yang terdaftar dalam versi beta harus memeriksa firmware anyar pada menu Settings > System > Software Update. HarmonyOS 2 sendiri dikenalkan oleh Huawei pada Juni 2021.

Mereka saat itu turut mengumumkan deretan perangkat selain smartphone yang menggunakan sistem operasi terbaru.

Ilustrasi HarmonyOS. (Huawei via NokiaMob)
Ilustrasi HarmonyOS. (Huawei via NokiaMob)

Perusahaan memang berambisi melebarkan sayap agar sistem operasi mereka tak sebatas smartphone, melainkan mendukung ekosistem IoT. Huawei sejauh ini mengaplikasikannya pada smartphone, tablet, smartwatch, smart TV, router, dan masih banyak lagi.

Setelah Huawei terkena sanksi dari pemerintah Amerika Serikat, mereka tak bisa lagi menggunakan Google Mobile Services. Deretan perangkat terbaru Huawei terutama smartphone dan tablet kini tak dapat menjalankan sistem operasi Android.

Baca Juga: Terekam Kamera Google Maps, Lihat Kelakuan Pria Ini di Atas Mobil

Bersamaan dengan peluncuran HarmonyOS 2 di kuartal kedua lalu, Huawei turut mengumumkan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan update sistem operasi terbaru pada 100 perangkat (termasuk tablet dan smartphone).

×
Zoomed
Berita Terkini

ASUS resmi memperkenalkan ProArt Mini PC GR1X bertenaga NVIDIA RTX Spark di IFA 2026. Simak spesifikasi PC AI lokal komp...

gadget | 07:00 WIB

Cek daftar harga HP Xiaomi September 2026 resmi di Indonesia. Temukan rincian harga lengkap dari Redmi, POCO, hingga Xia...

gadget | 13:48 WIB

Cek rekomendasi HP Realme Snapdragon dengan baterai 7.000 mAh terbaik. Dapatkan performa multitasking gahar dan daya tah...

gadget | 10:42 WIB

Cek daftar harga iPhone September 2026 resmi Indonesia. Temukan rincian harga lengkap iPhone 15, 16, Air, hingga 17 Pro ...

gadget | 17:23 WIB

Motorola Razr Fold resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp 26 jutaan. Simak rincian spesifikasi lengkap, keunggulan ...

gadget | 12:34 WIB