Gadget

8 Tips Membeli Laptop Bekas Berkualitas Agar Tidak Tertipu

Sebelum membeli laptop bekas, baca tips ini.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi laptop. (Pixabay/ Concord90 )
Ilustrasi laptop. (Pixabay/ Concord90 )

Hitekno.com - Berniat untuk membeli laptop bekas, namun takut salah beli? Berikut ada tips membeli laptop bekas yang bisa membantu kamu untuk menentukan hingga mengetahui mana yang layak beli atau tidak.

Di era digital seperti sekarang ini laptop bisa dibilang sudah hampir menggantikan fungsi komputer dalam kegiatan sehari-hari saat ini. Memang, komputer masih cukup banyak digunakan untuk pekerjaan di kantor, namun laptop menawarkan mobilitas tinggi dengan spesifikasi nyaris mendekati komputer.

Tak heran jika laptop banyak dicari sekarang ini. Namun harga laptop yang spesifikasinya lengkap kadang juga menguras kantong. Semakin tinggi spesifikasi sebuah laptop, makin mahal pula harganya. Karena itu, salah satu jalan terhemat untuk memiliki laptop berspesifikasi tinggi adalah membeli laptop bekas.

Tapi memilih laptop bekas wajib teliti. Lantaran kondisi bekas, mungkin ada minusnya. Paling gampang tentu memastikan bagian eksteriornya apakah ada bekas benturan atau goresan.

Agar mendapatkan laptop bekas yang berkualitas, HiTekno.com telah merangkum tips membeli laptop bekas yang bisa kamu pertimbangkan.

1. Periksa Kisaran Harga Pasar

Kalau kamu mengetahui harga pasar dari laptop baru, kamu bisa menjadikannya sebagai patokan untuk bernegosiasi dengan penjual. Kemudian, kamu juga bisa mengecek harga berbagai laptop bekas yang dijual di forum jual beli online barang bekas. Dengan begini, kamu bisa mendapat prediksi berapa harga yang pantas untuk laptop bekas yang kamu bidik.

2. Hindari Laptop yang Lebih Dari 3 Tahun

Tidak bisa dimungkiri, banyak perangkat elektronik yang kinerjanya memburuk seiring waktu. Meski banyak laptop yang secara spesifikasi terlihat sama dan kinerja yang tidak bisa dibedakan oleh pengguna awam, makin lawas laptop, kinerjanya makin memburuk.

3. Periksa Kesesuaian Spesifikasi Laptop

Saat mengutak-atik laptop bekas, pastikan kamu memeriksa apakah spesifikasinya sesuai dengan yang disebutkan penjual. Kamu bisa melihat ini di bagian Setting, atau buka command run (tekan tombol Start + R di keyboard), ketik ‘dxdiag’, lalu tekan enter.

4. Periksa Kondisi Hardware

Tips membeli laptop bekas selanjutnya, pastikan kondisi hardware masih dalam kondisi baik atau sesuai dengan yang dijelaskan penjual. Sebagai contoh, untuk memerika harddisk, kamu bisa melakukan copy-paste sejumlah file di antara folder atau drive.

Jika sangat lambat, kemungkinan harddisk bermasalah. Periksa juga seluruh tombol keyboard dan mousepad apakah masih berfungsi dengan baik, karena bila ada kerusakan, akan sulit diganti. Pastikan juga layar, WiFi, port untuk USB, fan, webcam, dan sebagainya, masih berfungsi dengan benar.

Ilustrasi laptop. (Pixabay)
Ilustrasi laptop. (Pixabay)

5. Gunakan sistem COD

Sistem pembayaran di tempat atau lebih dikenal dengan COD (Cash On Delivery) merupakan cara terbaik dalam bertransaksi barang bekas. Kamu harus bertemu langsung dengan penjualnya untuk mengetahui karakteristik si penjual (apik atau tidak) sekaligus mencoba langsung performa laptop tersebut.

6. Periksa Baterai

Salah satu tips membeli laptop bekas paling penting di laptop adalah baterainya. Membeli laptop bekas harus waspada, karena salah satu alasan seseorang menjual laptopnya adalah baterai yang sudah rusak dan menua.

Tips membeli laptop bekas yang harus dilakukan adalah pastikan kamu bisa mengisi hingga penuh, lalu gunakan laptop hingga baterai habis. Jika durasi nyala laptop tersebut tak wajar, kamu perlu mengembalikannya, atau minta penjual mengganti komponen baterainya.

7. Periksa LCD

Periksa secara teliti semua bagian LCD, baik ketika dinyalakan ataupun saat dimatikan. Saat laptop mati, pastikan tidak terdapat bintik-bintik atau warna yang berbeda di setiap sudut layar. Tips membeli laptop bekas saat mengecek LCD, yaitu dengan membuka-tutup secara perlahan.

Layar laptop yang telah bermasalah saat digoyang-goyangkan akan lebih kendor dan mengeluarkan warna hitam atau putih. Layar yang bergelombang pun bisa menjadi indikasi bahwa layar telah mulai rusak. Periksa juga apakah ada bentuk goresan atau retakan pada layar LCD. Pastikan tidak ada diskolorisasi di setiap sudut layar.

8. Usahakan ada garansi

Ada baiknya kamu mencari laptop yang berumur belum satu tahun sehingga masih mendapatkan garansi resmi dari produsen laptop tersebut. Jika masih masuk dalam masa garansi, kita pun tidak perlu mengeluarkan ongkos perbaikan sebab semua masih ditanggung produsen atau distributor. Jika sudah tidak ada garansi, pastikan kamu mendapatkan garansi toko atau garansi personal.

Itulah 8 tips membeli laptop bekas berkualitas yang bisa kamu gunakan agar tidak tertipu.

Kontributor: Afifah Cinthia Pasha

Berita Terkait