Gadget

Anggap Infinix Telah Curang, Xiaomi Indonesia Masih Tunggu Tim Kuasa Hukum

Bos Xiaomi Indonesia sampai turun tangan mengomentari postingan Infinix tersebut.

Agung Pratnyawan

Infinix Hot 10S. (Infinix Indonesia)
Infinix Hot 10S. (Infinix Indonesia)

Hitekno.com - Xiaomi Indonesia tengah bersitegan dengan Infinix Indonesia persoalan postingan perbandingan spesifikasi HP di media sosial. Terutama bagaimana Infinix Hot 10S yang dibandingkan dengan HP yang diduga sebagai Redmi 9T.

Kelanjutan dari memanasnya permasalahan ini di media sosial, Xiaomi Indonesia berencana untuk menempuh jalur hukum ke kementerian terkait.

Head of PR Xiaomi Indonesia Stephanie Sicilia mengaku, pihaknya akan mengikuti rekomendasi tim ahli hukum terkait apabila Xiaomi mau menggunakan hak hukum tersebut.

"Kami akan mengikuti rekomendasi dari tim ahli hukum kami terkait apakah kami akan menggunakan hak tersebut," kata Stephanie saat dikonfirmasi, Jumat (4/6/2021).

Meskipun tengah menunggu rekomendasi, ia menekankan bahwa Xiaomi akan memberikan edukasi kepada publik mengenai pentingnya persaingan ponsel secara sehat.

Salah satunya yakni menampilkan informasi yang jelas dan akurat untuk membandingkannya dengan ponsel pesaing.

"Yang lebih penting di sini adalah memberikan edukasi kepada publik tentang pentingnya bersaing secara sehat dengan menampilkan informasi yang jelas dan akurat dalam perbandingan dengan merek kompetitor," tambah Stephanie.

Iklan Infinix yang bikin heboh. [Instagram]
Iklan Infinix yang bikin heboh. [Instagram]

 

Sebelumnya disebutkan bahwa Country Director Xiaomi Indonesia Alvin Tse ingin melaporkan iklan Infinix ke kementerian terkait. Sebab, informasi yang ditampilkan dinilai salah dan menyesatkan.

"Ini curang dan menyesatkan, dan tidak ada tempat untuk kecurangan pemasaran di industri ini. Kami di Xiaomi menyambut kompetisi sehat yang meningkatkan manfaat pengguna, tetapi tidak akan mentolerir kecurangan apapun yang menyesatkan konsumen. Kami akan mengajukan ini ke kementerian sebagai iklan yang menyesatkan," tambah Alvin.

Sebagai informasi, kisruh ini merujuk pada iklan Infinix yang membandingkan ponsel Infinix Hot 10S miliknya dengan ponsel yang diduga milik Xiaomi, Redmi 9T.

Postingan Infinix Indonesia tersebut menuliskan spesifikasi Infinix Hot 10S, mulai dari baterai 6.000mAh, layar 6,82 HD+ Drop Notch (90Hz), Helio H85, opsi penyimpanan 4GB/64GB dan 6GB/128GB, kamera 48MP Super Night Scape, 8 MP kamera selfie, AI Face Unlock & Fingerprint, dan harga mulai Rp 1.699.000.

Kemudian pembandingnya yang disebut 'Katanya Jawara' tertulis spesifikasi baterai 6.000mAh, 6,53 HD Plus Dot Drop, Snapdragon 662, opsi penyimpanan 4GB/64GB dan 6GB/128GB, 48 MP AI Quad Camera, 8 MP kamera depan, fingerprint, dan harga mulai Rp 1.899.000.

Sayangnya iklan Infinix ini justru mendapat kecaman dari Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse. Ia menilai iklan tersebut menyesatkan karena salah mencantumkan spesifikasi yang sebenarnya dari Redmi 9T.

"Jika mereka mengacu pada Redmi 9T kami, tidak tahu kenapa mereka memasukkan spesifikasi yang salah: layar FHD+, Snapdragon 662 11nm, stereo speakers, UFS 2.1, 2.2, LPDDRX4x, 48MP Real Quad Camera, face unlock, 18W fast charging, dan lainnya!" tegas Alvin dalam komentarnya di unggahan Infinix, yang kemudian komentarnya diduga disembunyikan Admin Infinix.

Kita nantikan saja kelanjutan dari perselisihan Xiaomi Indonesia dan Infinix Indonesia. (Suara.com/ Dicky Prastya).

Berita Terkait