Gadget

Bikin Film Bermodalkan HP Samsung? Yuk Simak 4 Tips dari Angga Sasongko!

Hanya bermodalkan HP flagship, sutradara ini mampu membuat film pendek dengan efek mengagumkan.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta

Angga Dwimas Sasongko sedang mencari angle yang tepat untuk pengambilan gambar di shooting film Konfabulasi. (Samsung)
Angga Dwimas Sasongko sedang mencari angle yang tepat untuk pengambilan gambar di shooting film Konfabulasi. (Samsung)

Hitekno.com - Galaxy Movie Studio 2021 baru saja meluncurkan film pendek berjudul “Konfabulasi” yang merupakan kolaborasi Samsung dengan Angga Dwimas Sasongko. Sang sutradara ternama ini juga memberikan tips membuat film hanya bermodalkan HP flagship.

Sebagai informasi, film Konfabulasi direkam dengan menggunakan Samsung Galaxy S21 Ultra 5G.

Dalam acara "Samsung Galaxy Movie Studio 2021 - Konfabulasi BTS (Behind the Scene) Movie Workshop" Angga Sasongko membeberkan bagaimana proses syuting yang dilakukan bersama Dian Sastrowardoyo dan Reza Rahadian.

Cukup menarik, sang sutradara mengklaim bahwa proses syuting mereka hanya memakan waktu tiga hari saja. Angga Sasongko sendiri merupakan sutradara yang terkenal saat membesut film-film seperti Jelangkung 3, Filosofi Kopi, Surat Dari Praha, Wiro Sableng 212, Mencuri Raden Saleh, dan masih banyak lagi.

Ia mengaku mengandalkan beberapa fitur untuk membuat film seperti Director's View, fitur HDR10+ yang menghadirkan Dynamic Range tinggi, hingga Super Steady saat membuat film pendek Konfabulasi .

Berikut ini beberapa tips untuk dari Angga Dwimas Sasongko dan timnya saat membuat film menggunakan HP flagship Samsung Galaxy S21 Ultra 5G:

1. Maksimalkan ide cerita yang berbeda dengan cara storytelling yang powerful

Cuplikasi film Konfabulasi. (YouTube/ Samsung Indonesia)
Cuplikasi film Konfabulasi. (YouTube/ Samsung Indonesia)

 

Ide cerita film pendek “Konfabulasi” sendiri berangkat dari satu pertanyaan yang terlintas oleh sang penulis skenario, Irfan Ramli dan Angga sebagai sutradara. Dari situ, dikembangkan suatu jalan cerita yang menarik dengan penekanan storytelling yang menggelitik emosi.

Setiap orang dapat terperangkap dalam suatu ingatan ataupun memori yang kerap membelenggu dan menghalangi dirinya untuk melakukan suatu hal. Konfabulasi yang merupakan sebuah proses pengisian celah memori dengan sebuah ingatan baru hendak menyampaikan bagaimana kita sebagai manusia kerap melakukan hal tersebut tanpa disadari,” ungkap Irfan Ramli, Penulis Skenario Profesional Indonesia.

Irfan turut menambahkan faktor yang juga tidak kalah penting adalah bagaimana menyampaikan cerita itu sendiri melalui visual yang dapat dinikmati penonton, sehingga pesan dan emosinya tersampaikan sesuai atau bahkan lebih dari ekspektasi.

Pertama kali saya dan Angga mencoba fitur kamera Galaxy S21 Ultra 5G, kami yakin dengan script yang kompleks dan juga pengambilan gambar yang menantang, kemampuan Galaxy S21 Ultra 5G dapat memvisualisasikan film bergenre action heist ini dengan kualitas yang epic dan tidak kalah dengan kamera profesional," tambah Irfan. 


2. Perlakukan kamera yang ada di genggaman kamu selayaknya kamera profesional

Angga Dwimas Sasongko paparkan trik mengambil gambar dengan maksimalkan fitur unggulan di Galaxy S21 Ultra 5G. (Samsung)
Angga Dwimas Sasongko paparkan trik mengambil gambar dengan maksimalkan fitur unggulan di Galaxy S21 Ultra 5G. (Samsung)

 

Satu hal yang Angga tekankan saat pertama kali menerima tantangan dari Samsung Indonesia untuk membuat film pendek menggunakan smartphone Galaxy adalah dia tidak akan mengurangi skala dan kualitas, serta menerapkan seluruh tahapan produksi selayaknya membuat film panjang dengan peralatan profesional.

Visinya ini tertuang dalam adegan mobil terbalik yang merupakan salah satu scene favorit dari Angga dan juga tim Visinema. Dengan berani Angga membuat adegan tersebut menjadi nyata dan possible dengan hanya menggunakan Galaxy S21 Ultra 5G.

Proses syuting yang dilakukan dari pagi hingga malam juga dilewati oleh para crew dan para pemain seperti Dian Sastrowardoyo dan Reza Rahadian, yang dibantu dengan kapasitas baterai Galaxy S21 Ultra 5G sebesar 5.000 mAh sehingga bisa ON seharian.

3. Optimalkan kemampuan menangkap low light untuk adegan dramatis

Dian Sastrowardoyo dan Reza Rahadian melakukan shooting secara profesional dengan Galaxy S21 Ultra 5G. (Samsung)
Dian Sastrowardoyo dan Reza Rahadian melakukan shooting secara profesional dengan Galaxy S21 Ultra 5G. (Samsung)

 

Dengan mempelajari fitur apa saja yang terbenam pada perangkat yang akan dipakai, Angga justru terinspirasi untuk memanfaatkan kemampuan Galaxy S21 Ultra 5G yang secara apik mampu menangkap gambar pada kondisi minim cahaya secara jernih dan tajam, dan menjadikannya kunci dalam memvisualisasikan ide cerita.

"Saya memilih beberapa lokasi shooting yang cukup menarik dengan kondisi yang minim cahaya agar kesan epic lebih tertuang dalam film pendek ini. Kami hanya menggunakan sedikit lampu tambahan di adegan malam hari, yang fungsinya hanya memberikan efek warna atau ambience pada lokasi shooting kami. Di sini kami melihat bagaimana Galaxy S21 Ultra 5G bekerja secara optimal menangkap adegan dalam low light berkat teknologi sensor Nona-binning yang dibenamkan pada kamera 12MP. Kalau dilihat lebih jelas dan nyata menggunakan Samsung Neo QLED TV, warna yang didapatkan menghasilkan efek grain yang halus dan cinematic. Ini cocok sekali untuk menghidupkan cerita film ‘Konfabulasi’ kami dengan set up yang memang sengaja mood dan feel-nya menegangkan dan misterius,” tambah Angga.

4. Optimalkan Director's View, tak perlu pengambilan gambar berulang kali

Angga Dwimas Sasongko Memaksimalkan Director's View Pada Galaxy S21 Ultra 5G dalam pembuatan film Konfabulasi. (Samsung)
Angga Dwimas Sasongko Memaksimalkan Director's View Pada Galaxy S21 Ultra 5G dalam pembuatan film Konfabulasi. (Samsung)

 

Mengambil genre action heist tentu memiliki tantangannya tersendiri, terutama dengan penggambaran adegan action yang membutuhkan presisi dan pergerakan yang cepat.

Seperti pada scene mobil tabrakan, melalui Director’s View, saya bisa melihat terlebih dahulu mana arah terbaik untuk datangnya mobil, karena pengambilan scene ini sangat menantang, pastinya ketepatan saya butuhkan dan Director’s view yang membantu saya mengaturnya semua dengan lebih efektif. Selain lebih efektif, tentunya gambar yang ditangkap dengan kemampuan Super Steady membuat pergerakan cepat seperti yang dilakukan Reza Rahadian terasa tetap mulus, jadi scene tersebut terasa semakin epic,” ungkap Angga.

Dengan memanfaatkan teknologi Super Steady pada Galaxy S21 Ultra 5G, Angga dan tim produksi memberanikan diri untuk banyak mengambil adegan dengan angle yang tricky serta membutuhkan ketepatan waktu dan kecepatan mobilisasi. Sensor stabilizer diklaim menjamin hasil yang lebih stabil dan tidak shaky sehingga memperkaya adegan yang lebih menegangkan dan memberikan wow factor.

Itulah tadi deretan tips membuat film menggunakan HP flagship Samsung Galaxy S21 Ultra 5G dari Angga Dwimas Sasongko, tertarik mempraktikkannya?

Berita Terkait