Xiaomi Masuk Blacklist AS, Bahkan Disebut Perusahaan Militer Komunis

Bagaimana nasib Xiaomi, apakah seperti Huawei?

Agung Pratnyawan HiTekno.com

Posted: Jum'at, 15 Januari 2021 | 13:39 WIB
Xiaomi Masuk Blacklist AS, Bahkan Disebut Perusahaan Militer Komunis

Xiaomi Masuk Blacklist AS, Bahkan Disebut Perusahaan Militer Komunis

hitekno.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS), kembali menambahkan perusahaan asal China dalam daftar hitam alias blacklist. Yang mengejutkan, paling baru Xiaomi masuk blacklist AS.

Pemerintahan di bawah Presiden Donald Trump, kembali memasukkan sejumlah perusahaan asal China yang dianggap membahayakan. Salah satunya adalah Xiaomi, perusahaan teknologi yang sedang melejit belum lama ini.

Bahkan seperti dikutip HiTekno.com dari The Verge, Departemen Pertahanan AS menyebut Xiaomi sebagai "perusahaan militer Komunis China," yang berarti rentan terhadap perintah eksekutif Donald Trump.

Dengan dimasukkan ke blacklist, berarti pemerintah AS melarang perusahaan asal negara mereka untuk berinvestasi ke perusahaan tersebut. Bahkan memungkinkan perusahaan atau investor AS menarik investasi mereka.

Xiaomi tidak sendirian dalam daftar ini, ada pula Comac. Yakni perusahaan China pembuat pesawat terbang. Selain itu, ada perusahaan lain yang bergerak di bindang telekomunikasi, konstruksi, infrastruktur, kedirgantaraan, dan lainnya.

Ilustrasi logo Xiaomi. [Shutterstock]
Ilustrasi logo Xiaomi. [Shutterstock]

Namun kabar Xiaomi masuk blacklist AS ini cukup mengejutkan, karena berbeda dengan perusahaan lain yang dimasukkan. Selain itu, produsen smartphone ini memang sedang melejit perkembangannya.

Apakah dengan Xiaomi masuk blacklist AS ini akan bernasib seperti Huawei? Ternyata belum. Karena daftar hitam ini berbeda dengan yang dikeluarkan departemen perdagangan AS.

Blacklist dari departemen perdagangan AS akan melarang perusahaan dalam negeri mereka untuk melakukan kerja sama hingga eksport produk dan teknologi kepada perusahaan seperti Huawei.

Dengan blacklist ini, pemerintah AS meminta perusahaan dan investor dari negara tersebut untuk menarik investasi mereka pada 11 November 2021 mendatang, seperti laporan Reuters hari ini, Jumat (15/1/2021).

Meski begitu, nantinya ketika Joe Biden dilantik menggantikan Donald Trump sebagai presiden AS bisa saja membatalkan keputusan blacklist departemen pertahanan AS tersebut.

Baca Juga: Dibongkar, Xiaomi Mi 11 Dirancang Jadi Patung Naga Ini

Sejauh ini belum ada tanggapan dari Xiaomi ketika dimasukkan dalam blacklist AS. Kita nantikan kabar selanjutnya, bagaimana kabar perusahan asal China ini ketika Joe Biden menjabat.

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Temukan software kloning SSD gratis terbaik di 2026. Bandingkan pilihan terbaik dan pelajari cara mengkloning SSD dengan...

gadget | 17:54 WIB

Tingkatkan produktivitas kerja dan belajar Anda dengan Lenovo Idea Tab Plus. Tablet portabel yang dilengkapi fitur cerda...

gadget | 11:57 WIB

ASUS resmi memperkenalkan ProArt Mini PC GR1X bertenaga NVIDIA RTX Spark di IFA 2026. Simak spesifikasi PC AI lokal komp...

gadget | 07:00 WIB

Cek daftar harga HP Xiaomi September 2026 resmi di Indonesia. Temukan rincian harga lengkap dari Redmi, POCO, hingga Xia...

gadget | 13:48 WIB

Cek rekomendasi HP Realme Snapdragon dengan baterai 7.000 mAh terbaik. Dapatkan performa multitasking gahar dan daya tah...

gadget | 10:42 WIB