Gadget

Hadirkan Sutradara Ternama Sebagai Mentor, Samsung GMS Resmi Dilanjutkan

Beberapa sutradara yang dijadikan mentor termasuk Gina S. Noer, Lala Timothy, Yandy Laurens, dan Ernest Prakarsa.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta

Liputan Samsung Galaxy Studio. (Samsung)
Liputan Samsung Galaxy Studio. (Samsung)

Hitekno.com - Setelah mengklaim sukses mendukung potensi penggiat konten dan penggemar film di Indonesia pada 2019 lalu, Samsung Electronics Indonesia kembali menghadirkan Samsung Galaxy Movie Studio (GMS) di tahun ini. Tak sembarangan, beberapa sutradara ternama akan dipilih untuk menjadi mentor pada workshop pada Samsung Galaxy Movie Studio.

Miranda Warokka selaku IT & Mobile Marketing Director, Samsung Electronics Indonesia mengungkapkan bahwa GMS tahun ini bakal cukup berbeda dibandingkan sebelumnya. Mengingat kita masih pada masa pandemi, sebagian besar workshop nanti bakal dilakukan secara online.

Pada tahun lalu, GMS 2019 diklaim meraih lebih dari 17 ribu viewer untuk workshop online. Sebanyak 150 partisipan sudah mengikuti workshop offline dari Samsung.

Beberapa sutradara ternama Indonesia juga ikut mendukung workshop tersebut termasuk Joko Anwar, Yandy Laurens dan Sammaria Simanjutak.

Berdasarkan riset yang dipaparkan oleh Samsung, sebanyak 70 persen orang Indonesia yang memiliki gadget membuat video dari smartphone mereka. Selama pandemi, konsumsi video oleh pengguna dari Indonesia meningkat sebesar 4,6 persen.

Lukman Sardi ikut menghadiri pembukaan Samsung Galaxy Movie Studio 2020. (Samsung)
Lukman Sardi ikut menghadiri pembukaan Samsung Galaxy Movie Studio 2020. (Samsung)

 

Itulah sebabnya, perusahaan cukup percaya diri dalam mengadakan Samsung Galaxy Movie Studio. Di tahun ini, beberapa sutradara ternama Indonesia bakal menjadi mentor ketika workshop berlangsung.

Beberapa sutradara yang dijadikan mentor termasuk Gina S. Noer, Lala Timothy, Yandy Laurens, dan Ernest Prakarsa. Samsung Galaxy Movie Studio (GMS) juga bekerja sama dengan FFI (Festival Film Indonesia) dalam memaksimalkan potensi para sineas muda.

Dari 7 Oktober hingga 23 Oktober 2020, para sineas muda bisa mengunggah video mereka dan mendaftarkan untuk mengikuti Samsung Galaxy Movie Studio. Detail lengkap mengenai persyaratan bisa dilihat melalui akun Instagram Samsung Indonesia.

Deretan sutradara ternama bakal menjadi mentor di Samsung Galaxy Studio. (Samsung)
Deretan sutradara ternama bakal menjadi mentor di Samsung Galaxy Studio. (Samsung)

 

Konten yang diunggah harus disertai caption mengenai alasan mengapa mereka mengikuti kompetisi menggunakan hastag #GalaxyMovieStudio.

Sepuluh finalis terpilih akan merasakan pengalaman workshop untuk membuat film dengan menggunakan Samsung Galaxy Note20 Ultra.

Samsung Galaxy Note20 Ultra. (Samsung Indonesia)
Samsung Galaxy Note20 Ultra. (Samsung Indonesia)

 

Mereka akan dipinjami Samsung Galaxy Note20 Ultra sembari mendapatkan arahan dari sutradara ternama yang disebutkan di atas.

Finalis bakal berkolabarasi dengan Cerita Sinema Workshop FFI di bawah bimbingan sutradara profesional pada November 2020.

Syarat bergabung di GMS. (Samsung)
Syarat bergabung di GMS. (Samsung)

 

"Melalui Samsung Galaxy Movie Studio, tentunya FFI mendukung misi ini untuk mengembangkan potensi kreatif sineas muda atau content creator muda," kata Lukman Sardi selaku Ketua Komite Festival Film Indonesia.

Lukman Sardi menambahkan bahwa kini karya-karya dari sineas muda sudah banyak ditampilkan di SVOD, OTT, Youtube dan banyak lainnya. Ajang semacam Samsung Galaxy Movie Studio diharapkan menumbuhkan banyak potensi terpendam dari banyak bibit atau bahkan sineas muda lainnya.

Berita Terkait