Tanpa Sengaja, Apple Izinkan Malware Berbahaya Ini Masuk ke Mac

Masalah ini diketahui usai peneliti keamanan Patrick Wardle membuat laporan mengenai penemuan malware berbahaya di Mac.


Posted: Kamis, 03 September 2020 | 12:30 WIB
Tanpa Sengaja, Apple Izinkan Malware Berbahaya Ini Masuk ke Mac

Tanpa Sengaja, Apple Izinkan Malware Berbahaya Ini Masuk ke Mac

hitekno.com - Cukup mengejutkan, Apple baru-baru ini dilaporkan tanpa sengaja mengizinkan malware berbahaya masuk ke Mac. Izin yang didapat oleh malware berbahaya ini jelas saja membuat banyak pertanyaan muncul terkait sistem keamanan Apple.

Sebelumnya, Apple diketahui mewajibkan seluruh aplikasi di Mac untuk diperiksa secara khusus sebelum kemudian melakukan proses install dan berjalan di sistem operasi macOS tersebut.

Melansir dari Crunch, jika pengguna sengaja menginstall aplikasi yang tidak resmi dari Mac, maka akan muncul peringatan serius untuk menjaga keamanan perangkat.

Peringatan pertama adalah untuk memindahkan aplikasi yang tidak resmi ini ke Sampah atau Trash. Sedangkan pilihan kedua adalah untuk membatalkan proses install aplikasi tersebut.

Sayangnya, masalah sistem keamanan Apple ini diketahui usai peneliti keamanan Patrick Wardle membuat laporan mengenai penemuan malware berbahaya di Mac. Uniknya, malware ini rupanya mendapat izin resmi dari Apple.

Ilustrasi Apple iMac. (unsplash/@afroblue)
Ilustrasi Mac. (unsplash/@afroblue)

Kemunculan malware berbahaya ini akibat situs khusus yang akan digunakan oleh pengguna, notifikasi fiktif mengenai Adobe Flash yang kadaluarsa lalu muncul. Pengguna lalu terpancing untuk melakukan install aplikasi yang tidak resmi.

Perlu diketahui, kemunculan malware berbahaya di perangkat ini jelas saja sangat berbahaya. Efek dari malware ini adalah kemunculan Bundlore yang biasanya akan mengirimkan iklan pop-up yang bisa melacak keberadaan pengguna di internet.

Usai laporan mengenai kemunculan malware berbahaya di Mac yang mendapat izin resmi ini, Apple langsung memutuskan untuk mencabut izin malware tersebut.

Ilustrasi Macbook Pro. (Pixabay/ 377053)
Ilustrasi Macbook Pro. (Pixabay/ 377053)

Walaupun izin resminya sudah dicabut, Patrick Wardle melaporkan bahwa ada beberapa pengguna yang masih diserang oleh malware berbahaya tersebut. Mengenai hal ini, belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak Apple.

Baca Juga: Dirilis Bersamaan, Intel Luncurkan Chip Generasi 11 dan Logo Baru

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Temukan software kloning SSD gratis terbaik di 2026. Bandingkan pilihan terbaik dan pelajari cara mengkloning SSD dengan...

gadget | 17:54 WIB

Tingkatkan produktivitas kerja dan belajar Anda dengan Lenovo Idea Tab Plus. Tablet portabel yang dilengkapi fitur cerda...

gadget | 11:57 WIB

ASUS resmi memperkenalkan ProArt Mini PC GR1X bertenaga NVIDIA RTX Spark di IFA 2026. Simak spesifikasi PC AI lokal komp...

gadget | 07:00 WIB

Cek daftar harga HP Xiaomi September 2026 resmi di Indonesia. Temukan rincian harga lengkap dari Redmi, POCO, hingga Xia...

gadget | 13:48 WIB

Cek rekomendasi HP Realme Snapdragon dengan baterai 7.000 mAh terbaik. Dapatkan performa multitasking gahar dan daya tah...

gadget | 10:42 WIB