Gadget

Rentan Diretas, Begini Bahayanya Isi Daya di Fasilitas Umum

Pencurian data menggunakan kabel charger di fasilitas umum ini sering disebut sebagai "Juice Jacking".

Dinar Surya Oktarini

Ilustrasi charger smartphone. (Pixabay/StockSnap)
Ilustrasi charger smartphone. (Pixabay/StockSnap)

Hitekno.com - Fasilitas charger di tempat umum kini sudah banyak disediakan, seperti di stasiun kereta dan bandara. Sangat menguntungkan bagi kamu yang suka berpergian dan tak ingin memakai power bank.

Namun, kamu harus berhati-hati, pasalnya pengisian daya gratis berpotensi pencurian data pribadi.

Pengisian USB di tempat umum memungkinkan pembajakan malware yang akan menginfeksi smartphone kamu.

Menurut CNN Tech, mengisi daya smartphone di tempat pengisian yang ada di fasilitas umum, berisiko smartphone menjadi rentan serangan peretas.

Hal ini karena kawat yang digunakan sebagai penghantar daya ke smartphone bisa juga digunakan untuk mengirim data.

Proses seperti ini, sama dengan saat seseorang melakukan transfer data menggunakan kabel data dari smartphone ke komputer atau sebaliknya.

Ilustrasi charger smartphone. (unsplash/Rebecca Aldama)
Ilustrasi charger smartphone. (unsplash/Rebecca Aldama)

 

Para hacker biasanya menggunakan hal ini untuk mengakses data pribadi pemilik smartphone. Seperti foto, email, pesan, atau bahkan seluruh isi galeri.

Pencurian data menggunakan kabel charger di fasilitas umum ini sering disebut sebagai "Juice Jacking".

Untuk menghindari pencurian data, sebaiknya jangan gunakan tempat pengisian daya yang berada di fasilitas umum.

Belajar dari kasus ini, banyak yang menyarankan untuk memakai kondom USB yang terletak antara kabel pengisi daya dan port pengisi daya itu sendiri.

Kondom USB tersebut dapat memblokir port data pada stasiun pengisian USB dan hanya menyisakan aru yang lewat.

Dengan begitu, kamu tak perlu khawatir lagi mengisi daya perangkat kamu di tempat umum. Lebih amannya lagi jika kamu membawa power bank sendiri.

Berita Terkait