Buntut Kasus Paket Smartphone Huawei, FedEx Gugat Pemerintah AS

Drama pemeringah AS dengan Huawe makin menyusahkan pihak-pihak lain.

Agung Pratnyawan HiTekno.com

Posted: Kamis, 27 Juni 2019 | 17:00 WIB
Buntut Kasus Paket Smartphone Huawei, FedEx Gugat Pemerintah AS

Buntut Kasus Paket Smartphone Huawei, FedEx Gugat Pemerintah AS

hitekno.com - Kasus pengembalian paket smartphone Huawei oleh FedEx ternyata berbuntut panjang. Kali ini, perusahaan pengiriman barang ini malah menggugat pemerintah Amerika Serikat (AS).

Sebelumnya, FedEx mengembalikan sebuah paket berisi smartphone Huawei P30 Pro. Paket ini awalnya hendak dikirimkan dari Inggris ke AS.

FedEx mengaku tidak bisa mengirimkannya karena alasan persoalan antara pemerintah AS dengan China dan Huawei. Karena itu paket smartphone Huawei P30 Pro tersebut dikembalikan.

Setelah kasus ini, FedEx menjadi sorotan bahkan dianggap sebagai pihak yang disalahkan. Terlebih lagi perusahaan pengiriman barang lain tetap bersedia mengirimkannya.

Namun kini, FedEx dilaporkan melayangkan gugatan kepada Departemen Perdagangan AS karena melakukan pemberlakuan larangan ekspor.

Melansir dari Crunch, gugatan FedEx ini diterima pengadilan distrik Columbia. Perusahaan ini menuntut peraturan larangan ekspor yang diatur dalam Peraturan Administrasi Ekspor (EAR) yang didapatkan FedEx.

"Kami menghubungi Departemen Perdagangan hari ini dan mengatakan bahwa meningkatnya pembatasan ekspor impor dalam berbagai sengketa geopolitik dan perdagangan hanya menciptakan beban bagi FedEx," kata CEO FedEx, Fred Smith kepada Fox News.

FedEx tolak kirim smartphone Huawei P30 Pro dari Inggris ke AS. (Twitter/ @saschasegan).
FedEx tolak kirim smartphone Huawei P30 Pro dari Inggris ke AS. (Twitter/ @saschasegan).

Lebih lanjut lagi, FedEx juga telah berusaha mematuhi undang-undang dan peraturan ekspor impor AS untuk menyaring pengiriman yang masuk dalam blacklist.

Namun menurut bos FedEx, pemerintah AS mengharapkan perusahaan untuk bertindak dan membuat peraturan khusus didasarkan oleh hukum ekspor impor ini.

"FedEx meruapakan perusahaan transportasi bukan agen penegak hukum," ungkap Fred Smith.

Baca Juga: Makin Drama, FedEx Tolak Antar Smartphone Huawei dari Inggris ke AS

Menurut laporan The Verge, pemerintah China ingin menyelidiki FedEx. China curiga FedEx menolak paket smartphone Huawei ini sebagai langkah yang sama seperti Presiden AS Donald Trump memblokir perusahaan teknologi ini.

Bahkan China menanggapi serius masalah FedEx ini sebagai pelanggaran hak dan kepentingan konsumen yang sah. Hal ini membuat perusahaan pengiriman barang ini makin terpojok.

Nampaknya kelanjutan drama smartphone Huawei ini makin memanaskan suasana. Kita tunggu saja apa sikap pemerintah AS pada gugatan FedEx tersebut.

×
Zoomed
Berita Terkini

Temukan software kloning SSD gratis terbaik di 2026. Bandingkan pilihan terbaik dan pelajari cara mengkloning SSD dengan...

gadget | 17:54 WIB

ASUS resmi memperkenalkan ProArt Mini PC GR1X bertenaga NVIDIA RTX Spark di IFA 2026. Simak spesifikasi PC AI lokal komp...

gadget | 07:00 WIB

Cek daftar harga HP Xiaomi September 2026 resmi di Indonesia. Temukan rincian harga lengkap dari Redmi, POCO, hingga Xia...

gadget | 13:48 WIB

Cek rekomendasi HP Realme Snapdragon dengan baterai 7.000 mAh terbaik. Dapatkan performa multitasking gahar dan daya tah...

gadget | 10:42 WIB

Cek daftar harga iPhone September 2026 resmi Indonesia. Temukan rincian harga lengkap iPhone 15, 16, Air, hingga 17 Pro ...

gadget | 17:23 WIB