Gadget

Kano dan Microsoft Rilis Laptop Kit untuk Dirakit Anak-anak

Anak-anak dapat belajar merakit komputer dengan tutorial yang disajikan sebagai buku cerita langkah demi langkah.

Dinar Surya Oktarini

Merakit komputer. (YouTube/Kano Computing)
Merakit komputer. (YouTube/Kano Computing)

Hitekno.com - Kano, startup pendidikan yang juga dikenal karena membuat kit komputer buatan sendiri untuk anak-anak kini bekerja sama dengan Microsoft untuk membuat laptop layar sentuh.

Kabarnya laptop layar sentuh buatan sendiri ini akan menjalankan Windows 10 s, versi OS yang ringan.

Dilansir dari laman The Verge, Kano PC menyebutkan laptop DIY ini sangat mirip dengan desain surface PC dengan layar 11,6 inci yang menempel pada casing keyboard.

Kano PC sudah menyiapkan backing transparan yang mengungkapkan bagian-bagian modular komputer hingga aplikasi yang mendukung suara dan sentuhan yang dirancang khusus untuk kelas abad ke 21.

Kano merilis perangkat kit komputer DIY sebelumnya, tetapi mereka didukung oleh Raspberry Pi 3s dan OS kano sendiri.

Merakit komputer. (YouTube/Kano Computing)
Merakit komputer. (YouTube/Kano Computing)

 

PC rakitan layar sentuh ini didukung dengan prosesor quad-core 1,44 GHz Intel Atom x5-z8350, 4GB, RAM 4GB dan penyimpanan 64 GB yang diupgrade dengan kartu microSD.

Tak hanya itu, Kano PC ini juga dilengkapi dengan port HDMI, jack headphone, mikrofon, 2 port USB, WiFi dan Bluetooth.

Dengan perangkat kit laptop dari Kano dan Microsoft ini, anak-anak dapat belajar merakit komputer dengan tutorial yang disajikan sebagai buku cerita langkah demi langkah.

Merakit komputer. (YouTube/Kano Computing)
Merakit komputer. (YouTube/Kano Computing)

 

Anak-anak juga dapat mengajarkan mereka untuk membuat kode dan membuat emoji dengan kode biner.

Edisi pendidikan Minecraft akan disertakan dalam PC, bersama dengan aplikasi Microsoft lainnya seperti Paint 3D dan Microsoft Teams yang disertakan.

Perangkat Kano PC ini tersedia untuk preorder di kano.me dengan harga 299,99 dolar AS atau Rp 4,2 juta pada 21 Oktober mendatang di Amerika Serikat, Kanada dan Inggris.

Berita Terkait