Gadget

Acer Aspire S24 dan U27 Bertampilan Modis dan Berfitur Canggih

Acer menambah jajaran produk PC all-in-one (AIO) terbarunya di pasar Indonesia, yakni Aspire S24 dan Aspire U27.

Editor Hitekno

Acer Aspire S24 dan U27. [Hitekno/Editor]
Acer Aspire S24 dan U27. [Hitekno/Editor]

Hitekno.com - Acer menambah jajaran produk PC all-in-one (AIO) terbarunya di pasar Indonesia, yakni Aspire S24 dan Aspire U27. Kedua produk anyar ini diklaim perdana di kelasnya dilengkapi fitur Wireless Charging.

"Ini kami yang pertama kali melengkapi produk PC AIO dengan fitur wireless charging," kata Product Manager Acer Indonesia, Andreas Lesmana usai peluncuran di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Karena boleh dibilang perdana, dia menambahkan, fitur wireless charging tersebut masih terbatas pada beberapa perangkat mobile yang bisa compatible. Namun, Acer pun berencana akan terus meningkatkan kualitasnya dan membawa fitur ini ke berbagai perangkat terbaru mereka.

"Kami perusahaan yang selalu berinovasi. Kami akan menyematkan teknologi ini ke berbagai perangkat terbaru Acer," ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Pre Sales Product Acer Indonesia, Dimas Setyo, memaparkan kinerja dari wireless charging di kedua perangkat terbaru Acer ini.

"Untuk sekarang memang smartphone harus menempel dengan perangkat. Tapi ke depan mungkin bisa kompatibel dari jarak yang lebih jauh," terangnya.

Dia menambahkan, untuk smartphone yang kompatibel sendiri bisa dari Android atau pun dengan sistem iOS. Hanya saja, tambahnya, semua perangkat itu harus dilengkapi fitur NFC dan juga juga memiliki fitur wireless charging.

"Jadi boleh dibilang, smartphone kelas premium yang sekarang ini kompatibel," katanya.

Sementara itu, selain fitur Wireless Charging kedua perangkat anyar Acer mengedepankan desainnya yang elegan dan stylist serta ditargetkan khusus pecinta multimedia.

Acer Aspire S24 hadir dengan aksen warna emas-hitam matte yang memukau. Penampilannya sesuai dengan selera gaya hidup modern pengguna.

Perangkat ini memiliki ketebalan 5,97mm, yang diklaim paling tipis yang pernah dihadirkan Acer saat ini, berotakkan prosesor Intel Core Generasi ke-8. Acer Aspire S24 memberikan pengalaman visual yang tajam dari semua sudut layar full HD IPS 178.

Bezelnya sendiri memiliki ketipisan 2,7 mm sehingga memberikan rasio tubuh ke layar untuk melihat lebih dari 90 persen. Sementara urusan konektivitas nirkabel, didukung teknologi Intel Dual Band Wireless-AC (802.11ac 2x2 MIMO) memberikn koneksi jaringan yang cepat dan andal.

Ada juga teknologi Dolby Audio Premium dan Acer TrueHarmony sehingga kekuatan audio bisa dinikmati pengguna dengan baik. Untuk sistem operasi, perangkat sudah berjalan dengan Windows 10 yang mencakup Cortana dan Microsoft Edge.

Acer Aspire S24 sudah tersedia di pasaran dengan harga Rp17,2 juta.

Selain itu, untuk kelas premiumnya, Acer juga menghadirkan U27 dengan desain unibody dan ultrathin 12mm (0,5 inci) dengan layar berukuran 27 inci Full HD (1920 x 1080). PC dibeali prosesor Intel Core generasi ke-7 dan memori 32GB DDR4-2400.

"All-in-one ini sudah dilengkapi dengan teknologi Acer Liquid Loop sebagai pendinginnya, tanpa menggunakan kipas. Sehingga saat bersentuhan dengan panas, langsung dingin denga cairan tersebut," jelas Dimas.

Acer Aspire U27 dilengkapi kamera dengan teknologi Intel Real Sense yang mendukung Windows Hello dari Microsoft. Soal harganya sendiri, perangkat ini ditawarkan mulai dari Rp22.999.000.

Pangsa Pasar PC AIO

Maraknya produsen teknologi menghadirkan laptop dengan berbagai segmen menjadikan persaingan di antara perangkat teknologi seperti PC (Personal Computer).

Namun, diakui Product Manager Acer Indonesia, Andreas Lesmana, kedua perangkat ini memiliki pasar masing-masing.

"Keduanya punya pasar sendiri-sendiri. Ada konsumen yang lebih suka pakai laptop tapi ada juga yang lebih suka pakai PC AIO (all-in-one)," katanya saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Diakuinya, kedua perangkat masing-masing memiliki kelebihan dan keunggulan di bidangnya. Maraknya kehadiran laptop di Tanah Air, dia menambahkan, tidak terlalu mempengaruhi pasar PC AIO.

"Tahun lalu dibandingkan tahun ini (Acer) tetap ada pertumbuhan. AIO sendiri pun tetap tumbuh," ujar Andreas.

Sayang, dia masih bungkam saat ditanya pangsa pasar Acer di segmen PC terutama AIO.

"Kalau soal angka pastinya, saya belum rekap," jawabnya.

Dia mengungkapkan, pangsa pasar PC masih sangat besar karena disasar oleh market yang berbeda dari laptop.

"Registrasi buku sangat membantu sekali. Marketnya masih sangat luas juga," tutur Andreas.

Di Acer sendiri, tambahnya, terdapat dua segmen untuk produk PC, yakni komersial dan konsumen.

"Acer selalu berusaha mengisi semua segmen yang ada dan di tahun ini kami akan menghadirkan berbagai produk inovatif," pungkasnya.

Berita Terkait