Sains

Hasil Penelitian Terbaru: Suhu Alam Semesta Kian Memanas

Bukan kita saja yang di Bumi merasakan peningkatan suhu panas, namun juga alam semesta.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi cuaca panas. (pixabay/stux)
Ilustrasi cuaca panas. (pixabay/stux)

Hitekno.com - Suhu yang makin meninggi tidak hanya dirasakan kita di Bumi karena pemanasan global. Namun menurut hasil penelitian terbaru, suhu alam semeta juga mengalami peningkatan.

Menurut penelitian terbaru ini, diklaim kalai peningkatan suhu alam semesta yang semakin memanas terjadi selama 10 miliar tahun terakhir.

Dalam mendapatkan kesimpulan ini, tim peneliti menggunakan motode tak biasa. Yakni jika sebuah objek berjarak satu tahun cahaya, maka orang-orang menyaksikan objek tersebut sebagaimana kondisinya pada setahun lalu.

Mereka mengukur suhu gas dari jarak 10 miliar tahun cahaya atau 10 miliar tahun lalu, dan membandingkannya dengan gas yang lebih dekat dengan ruang dan waktu Bumi.

Tim peneliti menemukan bahwa suhu rata-rata gas kosmis telah meningkat lebih dari 10 kali lipat dan saat ini mencapai sekitar 2,2 juta derajat Celsius.

Ilustrasi suhu panas. [Shutterstock]
Ilustrasi suhu panas. [Shutterstock]

 

Tim peneliti ini juga menjelaskan dugaan apa yang membuat peningkatan suhu alam semesta ini.

"Saat alam semesta berevolusi, daya gravitasi menarik materi gelap dan gas di luar angkasa ke dalam galaksi dan klaster-klaster galaksi. Tarikan itu sangat hebat, sehingga menyebabkan semakin banyak gas yang disetrum dan dipanaskan," ujar Yi-Kuan Chiang, penulis utama studi itu, dilansir laman Xinhua, Selasa (17/11/2020).

Dipimpin oleh Pusat Kosmologi dan Fisika Astropartikel di Universitas Negeri Ohio, penelitian bertajuk "The Cosmic Thermal History Probed by Sunyaev-Zeldovich Effect Tomography" itu dipublikasikan di Astrophysical Journal bulan lalu.

Itulah hasil penelitian baru yang mendapati kalau suhu alam semesta telah memenas dan peningkatannya terjadi selama 10 miliar tahun terakhir. (Suara.com/ Dythia Novianty).

Berita Terkait