Dapat Kembangkan Jaringan, Alumni Startup Studio Indonesia Raih Pendanaan Hampir Rp 1 Triliun

Para alumni SSI kini mencatatkan pendanaan senilai 65,8 juta dolar AS atau setara Rp 977,6 miliar.

Rezza Dwi Rachmanta

Posted: Rabu, 31 Mei 2023 | 21:12 WIB
Ilustrasi startup. (Pixabay @StartupStockPhotos)

Ilustrasi startup. (Pixabay @StartupStockPhotos)

Hitekno.com - Startup Studio Indonesia (SSI) mempunyai peran agar startup berpeluang mendapatkan pendanaan dari investor. Mereka mengumumkan bahwa alumni di platformnya memperoleh pendanaan hampir Rp 1 triliun.

Sebagai informasi, Startup Studio Indonesia (SSI) adalah program akselerator startup yang didukung oleh pemerintah Indonesia.

Para alumninya kini mencatatkan pendanaan senilai 65,8 juta dolar AS atau setara Rp 977,6 miliar.

Baca Juga: Profil Startup TaniHub, Perusahaan yang Peduli dengan Nasib Petani

SSI membantu para peserta startup agar bisa menemukan model produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar atau Product-Market Fit (PMF) modelling.

Selain itu, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan jaringan dan belajar dari para pendiri startup terbaik di Asia.

Jebolan Startup Studio Indonesia raih pendanaan hampir Rp 1 triliun. [Kominfo]
Jebolan Startup Studio Indonesia raih pendanaan hampir Rp 1 triliun. [Kominfo]

Dalam batch ketujuhnya Mei ini, SSI akan membantu peningkatan iterasi produk, model bisnis, dan meningkatkan retensi pengguna sebelum masuk fase scale up atau perluasan pasar.

Baca Juga: Startup AI Gugat Twitter, Klaim Kerugian Capai Miliaran

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menargetkan program SSI ini bisa mendukung perkembangan 150 startup tahap awal hingga 2024.

Sampai batch keenam, program ini sudah mendukung sekitar 97 startup tahap awal.

Lalu, dalam batch ketujuh ini, Kominfo menargetkan dukung sekitar 18 startup tahap awal lainnya.

Baca Juga: 7 Startup Agritech Indonesia, Bantu Dorong Kesejahteraan Sektor Pertanian

Artinya, total startup tahap awal yang sudah didukung program ini akan mencapai 115 perusahaan.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, menyatakan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan startup di Indonesia, tanpa menghiraukan lanskap teknologi yang penuh tantangan.

"Kami akan melakukan segala upaya untuk mendukung startup di Indonesia, terutama untuk startup tahap awal yang potensial melalui program Startup Studio Indonesia," ujarnya dalam keterangan resminya, Senin (29/5/2023).

Jebolan Startup Studio Indonesia raih pendanaan hampir Rp 1 triliun. [Kominfo]
Jebolan Startup Studio Indonesia raih pendanaan hampir Rp 1 triliun. [Kominfo]

Beberapa kriteria utama bagi startup untuk berpartisipasi dalam program di batch ketujuh ini antara lain, berada dalam tahap pendanaan bootstrap, pre-seed, seed, dan pendanaan pra-Seri A, memiliki minimal 6 bulan traction dengan pertumbuhan sebesar 5 persen per bulan, memiliki potensi untuk melakukan perluasan pasar, dan memiliki diferensiasi produk yang kuat.

Startup yang tertarik untuk bergabung dengan batch ketujuh SSI dapat mendaftar langsung di situs web Startupstudio.id. Untuk menyambut banyaknya startup potensial di Indonesia.

Dalam batch ketujuh, SSI akan meningkatkan salah satu fasilitas pendukung bagi peserta, yakni membuat model produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar atau Product-Market Fit (PMF) modeling.

Nantinya, setiap peserta akan dibantu oleh seorang business analyst yang ditugaskan untuk membimbing startup.

Pemodelan PMF sangat penting untuk menilai berbagai indikator seperti retensi produk, margin keuntungan, apakah sudah mencukupi untuk menutupi biaya akuisisi dan operasional, serta memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan bagi startup untuk berkembang dan memperluas pasarnya.

Selain pemodelan PMF, SSI juga akan memfasilitasi startup yang berpartisipasi bahkan setelah program berakhir.

Sejak program ini dirilis pada September 2020, rata-rata sekitar 30 persen - 40 persen peserta dari setiap batch berhasil mencatatkan pendanaan tahap awal setelah program selesai.

Bahkan, ada dua startup dari batch keenam yang baru selesai pun mencatatkan pendanaan baru.

Kedua startup dari program SSI batch keenam yang baru mendapatkan pendanaan itu antara lain, Baskit, startup manajamen rantai pasok yang mendapatkan pendanaan pre-seed senilai 1,5 juta Dolar AS pada Maret 2023.

Lalu, ada Looyal, startup pengembang solusi customer relation management (CRM) juga mendapatkan pendanaan pre-seed pada Mei 2023.

Selama program SSI yang didukung pemerintah Indonesia ini berjalan, para peserta akan mendapatkan bimbingan selama 4 bulan dari 110 coach berpengalaman di dunia startup. (Suara.com/Dythia Novianty)

Berita Terkait
Berita Terkini

Melalui RUPS, Arkadia Digital Media melaporkan peningkatan pendapatan hingga 40 persen selama 2023....

internet | 11:18 WIB

pentingnya memahami tentang bahaya yang mengancam pusat data dan bagaimana penanggulangannya....

internet | 11:34 WIB

Ingin mencoba trading kripto? Berikut adalah 5 opsi crypto wallet yang layak dicoba....

internet | 16:37 WIB

Apa saja yang baru dalam update WhatsApp ini?...

internet | 10:10 WIB

Rencana Transaksi ini masih dalam tahap evaluasi awal, di mana Axiata dan Sinar Mas memiliki tujuan untuk tetap menjadi ...

internet | 10:12 WIB