Belum Mengudara Penuh, Lagi-Lagi Google Bard Tuai Kritik Pedas

Saingan ChatGPT buatan Google, Bard, kembali tuai kritik tajam bahkan termasuk dari pegawai perusahaan sendiri.


Posted: Minggu, 23 April 2023 | 21:04 WIB
Belum Mengudara Penuh, Lagi-Lagi Google Bard Tuai Kritik Pedas

Belum Mengudara Penuh, Lagi-Lagi Google Bard Tuai Kritik Pedas

hitekno.com - Google baru-baru ini meluncurkan chatbot AI-nya sendiri bernama Bard, beberapa saat setelah OpenAI merilis ChatGPT.

Namun, sejak diluncurkan, program AI percakapan tersebut telah membuat beberapa kesalahan yang memalukan, seperti memberikan informasi yang salah tentang Teleskop Luar Angkasa James Webb dalam sebuah demo.

Tampaknya beberapa karyawan Google juga tidak senang dengan perusahaan yang terburu-buru meluncurkan Bard.

Dilansir dari Android Authority, menyoroti persepsi internal Bard sebelum dirilis, media ternama Barat meninjau dokumentasi internal dan berbicara dengan 18 karyawan saat ini dan mantan karyawan, laporan tersebut melukiskan gambaran suram tentang kemampuan Bard dan sentimen karyawan.

Seorang pekerja menggambarkan chatbot sebagai "ngeri." Karyawan lain memperingatkan bahwa "Bard lebih buruk daripada tidak berguna: tolong jangan luncurkan."

Bahkan, ketika ditanya pertanyaan tentang scuba diving, Bard memberikan jawaban "yang kemungkinan akan mengakibatkan cedera serius atau kematian."

Meskipun menerima penerimaan negatif yang luar biasa, Google tetap meluncurkan chatbot AI Bard. Keputusan ini mungkin didorong oleh manajemen "kode merah" yang diumumkan setelah munculnya ChatGPT.

Karyawan menyatakan bahwa kepemimpinan memutuskan selama produk baru itu disebut "eksperimen," publik mungkin akan memaafkan kekurangan mereka.

Namun, dalam hal etika, Google tampaknya tidak terlalu peduli. Laporan tersebut mengklaim bahwa pekerja yang bertanggung jawab atas implikasi keselamatan dan etika dari produk baru diberitahu "untuk tidak menghalangi atau mencoba membunuh salah satu alat AI generatif dalam pengembangan."

Meski demikian, Google tetap mendorong eksperimen AI dan baru-baru ini, terungkap bahwa perusahaan dapat meluncurkan serangkaian fitur AI Search pada saat Google I/O. Seperti apa hasil dari eksperimen AI tersebut, hanya waktu yang akan memberitahu.

Baca Juga: Jual Hard Drive ke Huawei, Seagate Didenda 4 Triliun Lebih

×
Zoomed
Berita Terkini

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB

Video buram, kusam dan kurang oke? AI yang satu ini bisa jadi solusi mujarab....

internet | 16:34 WIB