TikTok Mulai Dilarang di Taiwan, Ini Pemicunya

Media sosial TikTok lagi-lagi dituduh barat sebagai alat spionase.

Cesar Uji Tawakal
Rabu, 07 Desember 2022 | 20:51 WIB
Ilustrasi TikTok. (Pixabay)

Ilustrasi TikTok. (Pixabay)

Hitekno.com - Gara-gara alasan keamanan, Taiwan terbiktan larangan sektor publik terhadap platform China TikTok, begitu juga dengan negara-negara bagian AS yang menyusul larangan serupa pekan lalu di South Dakota.

Dilansir dari The Register (7/12/2022), Komisaris FCC AS memuji langkah Taiwan ini sebagai manuver "cerdas" dan Kementerian Urusan Digitalnya memiliki "kepemimpinan yang kuat."

Berbicara di University of Michigan pekan, direktur Biro Investigasi Federal AS (FBI) Chris Wray lebih lanjut menegaskan kembali bahaya keamanan yang terkait dengan TikTok dan memperingatkan agar media sosial ini tidak digunakan.

Baca Juga: Usai Piala Dunia 2022, TV Digital Segera Masuk Bali

Selain masalah pengumpulan data oleh perusahaan induk TikTok, ByteDance, Wray mengatakan bahwa Beijing dapat memiliki kendali atas algoritma aplikasi sehingga memungkinkan manipulasi konten yang berpotensi memengaruhi penggunanya.

"Seorang pengguna dapat mengunduh aplikasi saat sarapan dan diberi makan konten supremasi kulit putih dan neo-Nazi secara terang-terangan sebelum makan siang," kata peneliti Olivia Little dan Abbie Richards tentang studi mereka tentang perilaku aplikasi tahun lalu.

Bulan lalu, Dewan Urusan Daratan Taiwan dilaporkan mengatakan pemerintah telah melarang perusahaan yang didanai China mengoperasikan platform online di Taiwan dan ByteDance tidak mengoperasikan cabang di Taiwan.

Baca Juga: 3 Situs Kolase Foto Online, Cepat dan Mudah Jadikan Aesthetic

Namun, aplikasi seperti Tik Tok dan Douyin masih mudah diunduh di Taiwan, membuat mudah bagi warga negara di sektor swasta untuk menginstalnya.

Ilustrasi TikTok. (Pixabay/kantonbe)
Ilustrasi TikTok. (Pixabay/kantonbe)

Larangan sektor publik baru Taiwan memang melarang TikTok di ponsel, tablet, dan PC yang berurusan dengan birokrasi negara.

Larangan serupa pada perangkat yang berafiliasi dengan negara bagian diberlakukan oleh negara bagian South Dakota di AS pada 29 November. Perintah eksekutif South Dakota melarang tidak hanya penggunaan platform, tetapi juga mengunduh aplikasi, dan bahkan hanya mengunjungi situs di perangkat milik negara dengan konektivitas internet.

Baca Juga: Microsoft Excel: Cara Membuat Ranking dengan Mudah dan Otomatis

Selain itu, negara bagian Maryland di AS mengikutinya melalui arahan darurat dari Gubernur Larry Hogan.

Arahan Hogan, lebih komprehensif daripada yang lain karena juga menyanngkut pelarangan gadget dan software buatan Huawei ologies, ZTE Corp, Tencent Holdings dan masih banyak lagi.

"Entitas-entitas ini menghadirkan tingkat risiko keamanan siber yang tidak dapat diterima oleh negara, dan mungkin terlibat dalam kegiatan seperti spionase dunia maya, pengawasan entitas pemerintah, dan pengumpulan informasi pribadi sensitif yang tidak tepat," kata pernyataan kalengan dari Maryland.

Arahan tersebut mengharuskan lembaga untuk menghapus produk apa pun dari jaringan negara, mengambil langkah-langkah untuk mencegah pemasangannya dan membatasi akses jaringan ke sana dalam waktu 14 hari sejak penerbitannya.

"Kami kecewa karena banyak lembaga negara, kantor, dan universitas yang telah menggunakan TikTok untuk membangun komunitas dan terhubung dengan konstituen tidak akan lagi memiliki akses ke platform kami," kata TikTok pada Selasa.

Berita Terkait

TERKINI

Aksi pria ini terekam CCTV dan viral di media sosial.
internet | 21:16 WIB
Seorang remaja ini tega memukul kepala ibunya sendiri sehingga membuat netizen geram.
internet | 20:56 WIB
Startup ini mengklaim bisa menghadirkan pemasaran efektif menggunakan AI atau kecerdasan buatan.
internet | 20:06 WIB
Telkomsel Enterprise mempunyai berbagai macam layanan untuk mendukung transformasi digital.
internet | 19:25 WIB
Huawei satu-satunya perusahaan dari China yang mendapatkan pengakuan masuk Dartar A oleh CDP
internet | 17:48 WIB
Dengan tajuk Catatan Bisnis 2023, KoinWorks menghadirkan pakar ekonomi dan keuangan, untuk membahas kondisi makroekonomi, proyeksi investasi domestik, dan tentunya peran UMKM dalam mendukung kemajuan ekonomi.
internet | 17:32 WIB
Sony raup laba puluhan triliun rupiah pada Q4 2022.
internet | 16:33 WIB
Skaya and The Big Boss sendiri adalah web series Indonesia yang diadaptasi dari novel dan cerita Wattpad.
internet | 16:18 WIB
BCA menjadi salah satu bank pertama yang menjalani TVRA.
internet | 15:35 WIB
JD.com akan mengakhiri layanan e-commerce di Indonesia dan Thailand pada Maret 2023.
internet | 14:14 WIB
Menurut gadis ini, tujuan pembuatan konten hanya untuk melihat respon saat orang berbicara dengan wajah dari jarak dekat.
internet | 14:12 WIB
CEO Telkomsel Mitra Inovasi atau TMI, Mia Melinda menyebut bahwa Telkomsel percaya dengan jaringan B2B food suply chain EdenFarm.
internet | 13:29 WIB
Suntikan dana fantastis yang didapat oleh startup Akulaku ini berasal dari salah satu bank terbesar di Jepang.
internet | 11:22 WIB
Plugo adalah startup yang hadir bertujuan untuk membantu siapa pun yang ingin memulai bisnis online.
internet | 11:06 WIB
BSSN sebut aplikasiSocial Spy WhatsApp ini hanyala aksi penipuan dengan berkedok bisa menyadap WhatsApp.
internet | 10:41 WIB
Pengunjung mal ini kehilangan HP Samsung Galaxy A52s.
internet | 21:11 WIB
GPT-4 merupakan alat AI baru yang lebih bertenaga dengan varian GPT-3 yang saat ini dipakai untuk ChatGPT.
internet | 20:57 WIB
Ratusan karyawan perusahaan startup kecedasan buatan ini terdampak PHK, apa penyebabnya?
internet | 20:36 WIB
Tampilkan lebih banyak