Abu Janda Murka Data Pribadi Miliknya Disebar Hacker Bjorka, Ia Pertanyakan Hal Ini

Tak hentinya membocorkan data pribadi, kini giliran Abu Janda yang kena aksi hacker Bjorka.

Agung Pratnyawan
Kamis, 15 September 2022 | 19:31 WIB
Ilustrasi hacker. (pixabay)

Ilustrasi hacker. (pixabay)

Hitekno.com - Hacker Bjorka tidak hanya menyerang dan menyebar data pribadi milik pejabat dan petinggi negara. Namun juga pegiat media sosial seperti Permadi Arya atau yang dikenal dengan sebutan Abu Janda.

Diwartakan SuaraJawaTengah.id, Abu Janda tak terima kalau data pribadi miliknya diumbar oleh Hacker Bjorka.

Seperti dilaporkan sebelumnya, hacker Bjorka belum berhenti berhenti berulah dalam membobol data pribadi masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Hacker Bjorka Beri Spoiler Ini, Seorang Menteri Bakal Diganti?

Melalui channel Telegram miliknya, Bjorka membocorkan sejumlah data pribadi milik teman dari Denny Siregar dan beberapa tokoh ternama lainnya.

Adapun data yang disebarkan mencakup nomor telepon, nama, gender, nomor induk kependudukan (NIK), nomor kartu keluarga (KK), alamat, tempat tanggal lahir, pekerjaan, pendidikan, agama, golongan darah, status pernikahan, status keluarga, nama ibu, nama ayah, hingga nomor sertifikat vaksin.

Hacker Bjorka juga turut mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengenal Abu Janda, tapi banyak orang yang meminta dirinya untuk meretas data pribadi Abu Janda.

Baca Juga: Seseorang yang Diduga Bjorka Ditangkap, Sang Hacker Asli Tertawa di Breach Forums

"Yah, saya tidak tahu siapa orang ini. Tetapi sejak banyak orang menanyakan soal Permadi Arya, ini untuk kalian," ujar Bjorka dalam channel telegram miliknya yang dikutip pada Rabu (14/9/2022).

Kemudian Bjorka baru menyadari kalau Abu Janda ini merupakan sahabat dekat dengan Denny Siregar.

"Keduanya hidup dari uang pajak orang Indonesia tetapi menggunakan internet untuk memecah belah masyarakat," lanjut Bjorka.

Baca Juga: Pemerintah Bentuk Tim Khusus untuk Mencari Bjorka, Hacker Beri Pesan Menohok Ini

Abu Janda Protes Data Dirinya Dibocorkan

Unggahan Abu Janda saat menyindir Hacker Bjorka. [Instagram/@permadiaktivis2]
Unggahan Abu Janda saat menyindir Hacker Bjorka. [Instagram/@permadiaktivis2]

Tak terima data pribadinya dibocorkan, Abu Janda langsung melakukan serangan balik di akun instagramnya.

"Setelah bang Denny Siregar, Bjorka menyerang dan membocorkan data pribadi saya. Yang saya heran kenapa Bjorka tidak pernah menargetkan tokoh radikal seperti Habib Rizieq dan Habib Bahar," ucap Abu Janda.

Baca Juga: Jadi Maskot Peretas, Ternyata Ini Fakta Kelam di Balik Topeng Hacker Anonymous Guy Fawkes

"Padahal semua orang waras juga tahu kelompok itu tukang onar yang sebenarnya pencipta polarisasi. Bukan saya dan Denny Siregar," sambung pria bernama Permadi Arya tersebut.

Abu Janda kemudian membeberkan alasan dirinya dan Denny Siregar cukup aktif di media sosial karena untuk meluruskan narasi provokatif atau adu domba dari kelompok Habib Rizieq.

Lalu ia membantah tuduhan orang selama ini menganggap Abu Janda bekerja sebagai buzzer pemerintahan Jokowi.

"Saya tidak pernah makan uang pajak, video cerita saya influencer yang dibayar pada waktu pilpres dipotong," jelasnya.

"Saya menjelaskan bahwa tim kampanye tersebut telah dibubarkan pasca pilpres. Tidak ada lagi buzzer bayaran pemerintah," tegas Abu Janda.

Selain itu, Abu Janda mengaku heran mengapa orang seperti dirinya mendapat sasaran dari Bjorka.

"Jadi patut dipertanyakan Bjorka ini, hecker Internasional atau pasukan muslim cyber army pendukung imam besar chat por** (Habib Rizieq)," tandas Abu Janda.

Itulah protes Permadi Arya alias Abu Janda yang tak terima data pribadi miliknya dibocorkan oleh hacker Bjorka.

Mahfud MD: Hacker Bjorka Sudah Teridentifikasi BIN dan Polri

enteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD memaparkan kalau pemerintah telah menemukan titik terang soal aksi hacker yang ramai jadi sorotan. Sosoknya jadi perbincangan usai maraknya kasus dugaan kebocoran data belakangan ini.

Mahfud MD menyebutkan kalau Badan Intelijen Negara atau BIN dan Polri telah mengidentifikasi identitas Bjorka.

Tak hanya itu, Menkopolhukam menjelaskan kalau hacker Bjorka itu sebenarnya tak punya kemampuan meretas yang mumpuni.

Berbicara dalam jumpa pers di kantor Kemenpolhukam di Jakarta, Rabu (14/9/2022), Mahfud membeberkan bahwa Bjorka terlihat seperti ingin memberikan peringatan untuk lebih hati-hati mengelola data-data milik publik.

"Hasil dari kesimpulan kami, apa yang dilakukan Bjorka ini sebenarnya tidak punya keahlian atau kemampuan membobol yang sungguh-sungguh. Dia hanya hendak memberitahu kepada kita kalau kita harus hati-hati, (data) kita akan bisa dibobol, dan sebagainya," kata Mahfud MD seperti dilansir dari Suara.com.

Mahfud MD sebelumnya mengatakan bahwa identitas Bjorka sudah mulai diungkap oleh BIN dan Polri. (SuaraJawaTengah.id/ Fitroh Nurikhsan)

Berita Terkait
TERKINI

Selain di Jakarta, Nobar Warga Grab tahun ini juga diadakan di Malang, Samarinda, Kediri, Gorontalo, Mataram, Pontianak,...

internet | 10:36 WIB

Dell APEX Cloud Platform for Red Hat OpenShift ini merupakan hasil kerja sama Dell dan Red Hat....

internet | 10:34 WIB

Garmin Run ini akan berlangsung pada 29 September 2024 mendatang di ICE BSD, Tangerang....

internet | 10:25 WIB

Jaringan internet yang ditawarkan HSPnet berkapasitas tinggi hingga 6 Tb/s....

internet | 10:48 WIB

Intel juga mengumumkan jajaran sistem-sistem AI baru yang skalabel dan terbuka, produk-produk generasi berikutnya dan ko...

internet | 18:50 WIB

Seluruh transaksi di acara JakCloth Ramadan 2024 akan menggunakan QRIS dan transfer bank melalui BI FAST....

internet | 14:12 WIB

PointStar menyatakan dukungannya terhadap misi pemerintah dengan memungkinkan integrasi seluruh proses bisnis organisasi...

internet | 17:09 WIB

Grab menjadi perusahaan teknologi pertama yang menerima Sertifikat Penetapan Program Kepatuhan Persaingan Usaha dari KPP...

internet | 17:15 WIB

Seminar di UI memfokuskan pada perkembangan terkini dalam ilmu data, komputasi super, AI generatif, dan etika AI....

internet | 21:26 WIB

Dalam acara ini, peserta bertukar pendapat mengenai tren saat ini dan prospek masa depan AI dalam pendidikan....

internet | 16:31 WIB

Aplikasi Merchant BCA ini didesain sebagai solusi untuk memberdayakan bisnis dari berbagai skala....

internet | 09:36 WIB

Keberadaan CCTV selama ini nyatanya tak cukup mencegah aksi kejahatan....

internet | 12:24 WIB

Berdasarkan feedback pengguna, Samsung akan menyediakan opsi dan pengalaman yang semakin ditingkatkan melalui SamsungGal...

internet | 20:46 WIB

Nuon Digital Indonesia menjajakibisnis baru dan melakukan inovasi pada produk-produk andalannya....

internet | 17:48 WIB

Perubahan nama ini merupakan langkah strategis Google untuk menggabungkan chatbot Bard dan layanan AI lainnya di bawah s...

internet | 18:15 WIB

Program AI TEACH for Indonesia merupakan program pengembangan kapasitas yang bertujuan untuk mengembangkan lanskap pendi...

internet | 17:14 WIB

Pinhome mengumumkan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam pengadaan proteksi keselamatan kerja bagi seluruh Rekan...

internet | 09:56 WIB
Tampilkan lebih banyak