Dibocorkan Hacker Bjorka, Mahfud MD Malah Sebut Data Pribadinya Bukan Rahasia

Mengaku banyak yang japri usai dicoborkan Bjorka, Mahfud MD malah menganggap data pribadi miliknya bukan rahasia.

Agung Pratnyawan

Posted: Selasa, 13 September 2022 | 18:02 WIB
Mahfud MD. (Twitter)

Mahfud MD. (Twitter)

Hitekno.com - Hacker Bjorka kembali berulah dengan membocorkan data pribadi pejabat negara Indonesia. Kali ini giliran data pribadi Mahfud MD yang dirilisnya ke publik.

Sosok hacker Bjorka memang jadi sorotan publik belum lama ini gegara menawarkan berbagai data kependudukan Indonesia di sebuah forum. Bahkan ia membagikan beberapa data pribadi milik tokoh ternama hingga pejabat negara.

Sebelumnya Bjorka diduga telah suskes membobol data pribadi milik Johnyy G. Plate, Erick Thohir, Puan Maharani, dan Denny Siregar, Tito Karnavian dan Anies Baswedan.

Baca Juga: 7 Pejabat dan Tokoh yang Disenggol Hacker Bjorka, Menkominfo hingga Puan Maharani

Paling baru, data pribadi Mahfud MD diduga telah dibocorkan hacker Bjorka tersebut ke publik.

Jawaban Mahfud MD

Menko Polhukam Mahfud MD menghadiri Rapat Pimpinan Nasional Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Jam'iyyah Ahli Thoriqoh Mu’tabaroh Indonesia (JATMI) di Jakarta, Kamis (3/2/2022). [Kemenkopolhukam]
Menko Polhukam Mahfud MD menghadiri Rapat Pimpinan Nasional Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Jam'iyyah Ahli Thoriqoh Mu’tabaroh Indonesia (JATMI) di Jakarta, Kamis (3/2/2022). [Kemenkopolhukam]

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Indonesia (Menkopolhukam) Mahfud MD, mengaku belakangan ini banyak yang menghubungi nomor handphone pribadinya.

Baca Juga: Pria Bertopeng Diduga Bjorka Muncul di TikTok, Ngaku Orang Indonesia dan Kirim Pesan Begini ke Jokowi

Mereka yang menghubungi tersebut mengatakan bahwa kontak Mahfud MD telah dibocorkan oleh Bjorka.

"Banyak yang japri saya bahwa data pribadi saya dibocorkan oleh Bjorka," kata Mahfud MD melalui twitter pribadinya pada Selasa, (13/9/2022).

Namun demikian, Mahfud MD tetap tenang lantaran ia memang merasa tidak pernah merahasiakan data pribadinya.

Baca Juga: Aksi Hacker Bjorka Membuat Pejabat Buka Mata soal Kondisi Data Kependudukan Indonesia

"Saya tak ambil pusing dan tak ingin tahu. Sebab data pribadi saya bukan rahasia," katanya.

"Bisa diambiL dan dilihat di wikipedia (google), di sampul belakang buku-buku saya, di LHKPN KPK. Data prinadi saya terbuka, tak perlu dibocorkan," ujarnya.

Kemudian, cuitan Menkopolhukam itu pun mendapat beragan tanggapan dari netizen.

Baca Juga: Kesal Akun Twitter Kena Suspend Lagi, Hacker Bjorka Berencana Rehat

"Berarti bapak mengkonfirmasi bahwa adanya kebocoran data ya pak," ucap netizen.

"Bukan itu maksudnya. Secara tidak langsung prof mempertanyakan data yang didapat oleh Bjorka karena data pejabat publik bisa di search. Jadi intinya prof ini hacker beneran atau hanya peneror yang iseng meresahkan? Gitu," sahut lainnya.

"Peneror buat pengalihan isu keknya, masa hacker neror lewat Tweet wkwk," ujar netizen.

Aksi Hacker Bjorka Membuat Pejabat Buka Mata soal Kondisi Data Kependudukan Indonesia

Aksi hacker Bjorka terkait insiden dugaan kebocoran data yang sedang ramai jadi perbincanggan saat ini dianggap telah sukses membuka mata para pejabat. Terutama soal pentingnya keamanan siber, kondisi data kependudukan Indonesia saat ini.

Hal ini disampaikan oleh pakar keamanan siber Vaksincom, Alfons Tanujaya yang menyoroti soal kasus dugaan kebocoran data yang dilakukan hacker Bjorka selama beberapa waktu ini.

Menurutnya, keamanan siber memang sudah semestinya menjadi perhatian serius. Terlebih makin seringnya terjadi kebocoran data sejak lama.

"Sebenarnya ini sudah terjadi cukup lama dan kebocorannya serius," kata Alfons dimuat Suara.com, Senin (12/9/2022).

Sayangnya, Alfons menilai kalau instansi pemerintah Indonesia memiliki kebiasaan menyangkal. Padahal faktanya jelas kalau memang ada kebocoran data.

"Jadi apa yang bisa diharapkan kalau mengakui fakta terjadi kebocoran saja tidak bisa. Bagaimana bisa diharapkan berubah?" tanya Alfons.

Menurutnya, sebaiknya langkah pertama yang mesti dilakukan pemerintah adalah mengakui adanya kebocoran data. Setelah itu baru dilakukan investigasi untuk menemukan apa penyebab dan langkah-langkah untuk pencegahan

Beberapa pejabat negara pun diduga telah menjadi korban kebocoran data pribadi yang dilakukan hacker Bjorka, termasuk Mahfud MD. (SuaraSurakarta.id/ Sakti Chiyarul Umam)

Berita Terkait
Berita Terkini

Asia Tenggara Menunjukkan Kesadaran Keamanan Email Lebih Tinggi Dibanding Kawasan Berkembang Lainnya...

internet | 13:27 WIB

NVIDIA bekerja sama dengan Komputer Medan menggandeng tiga perguruan tinggi terkemuka di Kota Medan....

internet | 13:58 WIB

Melalui RUPS, Arkadia Digital Media melaporkan peningkatan pendapatan hingga 40 persen selama 2023....

internet | 11:18 WIB

pentingnya memahami tentang bahaya yang mengancam pusat data dan bagaimana penanggulangannya....

internet | 11:34 WIB

Ingin mencoba trading kripto? Berikut adalah 5 opsi crypto wallet yang layak dicoba....

internet | 16:37 WIB