Internet

Butuh Ongkos di Masa Perang, Ukraina Pertimbangkan untuk Melegalisasi Pornografi

Legalisasi hal ini bisa mendatangkan pendapatan untuk menambah anggaran Ukraina.

Cesar Uji Tawakal

Ilustrasi browsing internet. (Unsplash/ Štefan Štefančík)
Ilustrasi browsing internet. (Unsplash/ Štefan Štefančík)

Hitekno.com - Presiden Ukraina Vladimir Zelensky telah memerintahkan peninjauan kembali legalisasi pornografi dan erotika.

Dilansir dari Russia Today, langkah itu dilakukan sebagai tanggapan atas petisi yang telah mengumpulkan 25.000 tanda tangan yang dibutuhkan pihak berwenang untuk menindaklanjuti masalah tersebut.

Mengomentari inisiatif pada hari Jumat (2/9/2022), Zelensky mengindikasikan bahwa dia telah menginstruksikan Perdana Menteri Denis Shmigal untuk menangani isu-isu yang diangkat dalam petisi elektronik dan memberi tahu para perancangnya tentang hasil musyawarah.

Hal ini dimaksudkan oleh Zelensky memberi warga Ukraina hak untuk kebebasan berpikir, berbicara dan berpendapat.

Namun, ketentuan ini dibatasi antara lain oleh Undang-Undang Perlindungan Ketertiban Umum, yang melarang produksi dan distribusi materi eksplisit.

Ilustrasi streaming film. (Pixabay)
Ilustrasi streaming film. (Pixabay)

Penulis petisi, Taras Siromsky, mengatakan bahwa hukum Ukraina memiliki banyak celah yang "meninggalkan ruang untuk interpretasi" di bidang ini, terutama mengenai definisi erotika.

"Hukum tidak menjelaskan dengan baik di mana ada erotisme dalam seni dan di mana ada erotisme dalam pornografi," tulisnya.

Siromsky juga mengatakan bahwa larangan porno dapat mendorong korupsi.

Pada saat yang sama, legalisasi pornografi ini dianggap menawarkan kesempatan yang ideal untuk menyuntikkan uang ke dalam anggaran Ukraina yang kini tengah berperang katanya.

Berita Terkait