Tak Sengaja Bongkar Rahasia Militer Ukraina Lewat Cuitan, Komisi Eropa Enggan Minta Maaf

Der Leyen menyatakan dalam sebuah video yang diterbitkan di Twitter bahwa lebih dari 100.000 perwira militer Ukraina telah terbunuh.

Cesar Uji Tawakal
Jum'at, 02 Desember 2022 | 19:49 WIB
Ilustrasi tentara diterjunkan ke peperangan. (Pixabay)

Ilustrasi tentara diterjunkan ke peperangan. (Pixabay)

Hitekno.com - Komisi Eropa mengatakan pihaknya merasa tidak perlu meminta maaf kepada Ukraina atas pernyataan yang sekarang dihapus, yang dibuat oleh presidennya, Ursula Von Der Leyen.

Dilansir dari Russia Today, Ursula mengklaim militer Ukraina telah menderita 100.000 kematian dalam konfliknya dengan Rusia.

"Kami menjelaskan di media sosial alasan dan konteks di mana ini dibuat," kata juru bicara EC Dana Spinant selama konferensi pers di Brussels pada hari Kamis (1/12/2022), setelah dia ditekan oleh beberapa wartawan untuk menjelaskan bagaimana insiden itu terjadi.

Baca Juga: Apa Itu iPhone HDC: Pengertian, Ciri-ciri, Perbedaan dan Persamaannya dengan yang Original

Pada hari Rabu (30/11/2022), von Der Leyen menyatakan dalam sebuah video yang diterbitkan di Twitter bahwa "lebih dari 100.000 perwira militer Ukraina telah terbunuh" dalam sembilan bulan sejak Rusia mengirim pasukan ke negara itu, menambahkan bahwa sekitar 20.000 warga sipil juga telah kehilangan nyawa mereka karena pertempuran tersebut.

Pernyataan presiden EC memicu reaksi keras dari Kiev, yang para pejabatnya bersikeras bahwa jumlah korban tewas adalah "informasi rahasia" dan tunduk pada pembatasan publikasi.

Ilustrasi tentara dalam peperangan. (Pixabay)
Ilustrasi tentara dalam peperangan. (Pixabay)

Tak lama setelah itu, video pidato presiden diunggah ulang dan diedit untuk menghilangkan referensi tentang kerugian Ukraina.

Baca Juga: Link Live Streaming Piala Dunia Grup G, 3 Desember 2022: Serbia vs Swis dan Kamerun vs Brasil

Juru bicara Dana Spinant juga men-tweet koreksi dan menyatakan bahwa angka itu tidak akurat, mengakui bahwa perkiraan EC, yang diperoleh dari "sumber eksternal" yang tidak disebutkan namanya, dimaksudkan untuk mewakili total korban, yaitu, baik yang terbunuh maupun yang terluka, dan dimaksudkan untuk menunjukkan kebrutalan Rusia.

Selama konferensi pers hari Kamis, Spinant berulang kali menolak untuk mengungkapkan sumber EC untuk jumlah korban tewas dan menolak untuk menjelaskan bagaimana informasi ini berakhir dalam pidato von der Leyen.

Mantan presiden Rusia, Dmitry Medvedev telah menanggapi insiden tersebut dengan menuduh EC melakukan penyensoran diri yang "memalukan", dan mengatakan penghapusan tweet sekali lagi menunjukkan bahwa UE tidak lain adalah boneka AS.

Baca Juga: Soroti Foto Lawas Toko Kaset Tahun 1980-an, Netizen Teringat Kejayaan Kaset Pita

Pada akhir September, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu menyatakan bahwa kerugian Ukraina pada saat itu berjumlah lebih dari 61.000 tentara, yang sepuluh kali lebih besar dari Rusia.

Berita Terkait

TERKINI

Ada siswa yang mengaku bingung akan arah pulang karena diduga kedua orang tuanya telah berpisah.
internet | 18:45 WIB
Uniknya, pria tersebut hanya mengenakan sandal jepit dan kaos lengan pendek dengan celana cingkrang.
internet | 17:56 WIB
Berikut ini adalah beberapa cara topup Gopay terkini 2023 yang mungkin sedang kamu cari.
internet | 17:08 WIB
AI diklaim dapat mencapai target audiens dan membuat mereka agar loyal kepada sebuah brand.
internet | 16:36 WIB
Sistem teknologi AI dari Octopus diklaim menyediakan model penetapan harga yang efektif.
internet | 16:23 WIB
Bot ini diprediksi bakal susah dikalahkan oleh ChatGPT, setidaknya untuk pengguna di China.
internet | 16:15 WIB
Susul Google dan kawan-kawan, lima perusahaan ternama ini juga lakukan PHK massal di 2023.
internet | 15:07 WIB
Kejaksaan Agung RI memanggil Menkominfo dengan status saksi dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi BTS 4G.
internet | 12:11 WIB
Simak adu akting Adhisty ZaradanAngga Yunanda di film Dua Garis Biru. Tonton lewat link ini.
internet | 11:44 WIB
Cari film romantis terbaru, gunakan link nonton Ditto Subtitle Indonesia berikut ini.
internet | 11:31 WIB
WFH ditinggalakan untuk kembali ke kantor, popularitas Zoom makin turun hingga melakukan PHK massal.
internet | 10:49 WIB
CEO Open AI mengungkap beberapa saran agar calon co-founder bisa membuat startup sukses.
internet | 10:34 WIB
Ini alasan kenapa Turki menolak bantuan internet satelit Starlink dari Elon Musk.
internet | 09:28 WIB
Bisakah Uni Eropa memblokir kecerdasan buatan semacam ChatGPT?
internet | 21:20 WIB
Kecerdasan buatan bisa menjadi pisau bermata dua bagi umat manusia, begini kata Julian Hill.
internet | 21:00 WIB
AI tersebut didukung oleh teknologi Language Model for Dialogue Applications (LaMDA), yang diluncurkan Google.
internet | 20:25 WIB
Sebelumnya, startup layanan sayur dan buah ini sempat menutup toko resminya yang berada di Jakarta.
internet | 20:02 WIB
Musk dihujat politisi usai dirinya merekomendasikan agar Ukraina dan Rusia berdamai.
internet | 19:38 WIB
Tampilkan lebih banyak