Fokus ke Bantuan Kemanusiaan, Elon Musk Enggan Persenjatai Satelit Internet SpaceX

Satelit yang jadi penyedia internet di zona konflik tersebut tak akan dipersenjatai dan hanya fokus ke ranah sipil.


Posted: Selasa, 14 Februari 2023 | 16:29 WIB
Fokus ke Bantuan Kemanusiaan, Elon Musk Enggan Persenjatai Satelit Internet SpaceX

Fokus ke Bantuan Kemanusiaan, Elon Musk Enggan Persenjatai Satelit Internet SpaceX

hitekno.com - NATO telah bergegas menyalurkan senjata dan uang ke Ukraina untuk melawan Rusia, konflik telah berubah menjadi perang proksi yang semakin mengancam untuk menjadi global, membawa negara-negara senjata nuklir ke dalam konflik langsung untuk pertama kalinya.

Ini disusul situasi diplomasi hati-hati yang bertujuan untuk menghindari konflik lebih lanjut, jangan sampai mengarah pada pemusnahan umat manusia.

Dilansir dari Sputnik News, CEO SpaceX Elon Musk telah mengkonfirmasi militer Ukraina tidak akan diizinkan menggunakan satelit internet Starlink perusahaan untuk tujuan pertempuran karena takut menjadi kaki tangan dimulainya Perang Dunia III.

Musk memberikan konfirmasi di tengah pertukaran di Twitter, yang juga dia beli tahun lalu, dengan mantan astronot NASA Scott Kelly.

Setelah Kelly menandainya dalam sebuah posting dan memohon kepadanya untuk "mengembalikan fungsionalitas penuh satelit Starlink Anda" di Ukraina, Musk mengatakan perusahaan tidak akan melakukan hal seperti itu.

Ilustrasi satelit Starlink yang akan mengelilingi Bumi dan menyediakan koneksi internet kecepatan tinggi. (University College London/ Mark Handley)
Ilustrasi satelit Starlink yang akan mengelilingi Bumi dan menyediakan koneksi internet kecepatan tinggi. (University College London/ Mark Handley)

"Starlink adalah tulang punggung komunikasi Ukraina, terutama di garis depan, di mana hampir semua konektivitas internet lainnya telah dihancurkan," jawabnya.

"Tetapi kami tidak akan memungkinkan eskalasi konflik yang dapat menyebabkan WW3."

Sebagai balasan kepada pengguna Twitter lain yang menunjukkan bahwa Starlink sebenarnya belum memutuskan layanannya di Ukraina, Musk menambahkan bahwa "Terminal komersial SpaceX, seperti produk komersial lainnya, dimaksudkan untuk penggunaan pribadi, bukan militer, tetapi kami belum menggunakan hak kami untuk mematikannya."

"Kami berusaha keras untuk melakukan hal yang benar, di mana 'hal yang benar' adalah pertanyaan moral yang sangat sulit," tambahnya.

Baca Juga: WhatsApp Siapkan Fitur Baru, Bisa Ubah Suara Jadi Teks

×
Zoomed
Berita Terkini

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB

Video buram, kusam dan kurang oke? AI yang satu ini bisa jadi solusi mujarab....

internet | 16:34 WIB