Internet

Dipecat Padahal Baru Setengah Jam Diterima Kerja, Bikin Penasaran Alasannya

Kenapa ia sampai dipecat dalam waktu singkat?fwa

Agung Pratnyawan

Ilustrasi calon karyawan melamar pekerjaan. (Pixabay)
Ilustrasi calon karyawan melamar pekerjaan. (Pixabay)

Hitekno.com - Viral di media sosial kisah seorang wanita yang dipecat dari kantor padahal baru saja diterima kerja. Bahkan belum genap satu jam ia menempati posisinya tersebut.

Hanya dalam waktu 30 menit saja, apa alasan wanita ini dipecat oleh kantor tempatnya kerja?

Ternyata, pemecatan itu lantaran ia ketahuan memiliki tato oleh bosnya. Ia pun harus melepas pekerjaan impiannya yang baru diterimanya.

Menyadur The Sun, wanita tersebut adalah Claire Shepherd, ia berusia 32 tahun dan punya hobi menghias tubuh dengan tato. Ia sudah mengenal tato sejak umurnya 18 tahun.

Tempat kerja sebelumnya mengizinkan Claire memiliki tato di leher dan tangannya. Ia juga menganggap bahwa tato adalah wujud kebebasan berekspresi sekaligus seni.

Pada 2015, Claire memutuskan untuk keluar dari tempat kerjanya dan melamar di sebuah kantor yang membuka lowongan pekerjaan impiannya. juga melakukan wawancara selama setengah jam lewat telepon.

Karena pernah bekerja sebagai asisten manajer, Claire langsung diterima. Namun, kebijakan perusahaan menulis bahwa karyawan harus menutupi tato.

Ilustrasi tangan perempuan bertato. (Shutterstock)
Ilustrasi tangan perempuan bertato. (Shutterstock)

 

Lantaran punya tato di tangan dan leher, Claire sadar bahwa ia tidak akan bisa menutupinya dengan mudah. Ia pun memutuskan untuk jujur dan menelepon kantor barunya.

"Untuk memastikan apakah ini baik-baik saja, aku menelepon. Dia menarik kembali pekerjaanku begitu saja, berkata bahwa mereka tidak bisa mempekerjakanku. Aku memiliki pekerjaan itu hanya setengah jam," curhatnya.

Karena kesal, Claire memutuskan untuk curhat di Facebook. Kisahnya saat itu menjadi viral di media sosial, dan ia kembali dihubungi perusahaan yang memutuskan menerimanya kembali.

"Aku marah karena kebijakan itu sudah kuno. Aku punya hak atas pekerjaan itu, jadi sudah jelas ini masalah tatoku," imbuh Claire yang merasa dihakimi.

Claire pun menolak tawaran pekerjaan tersebut dan memilih melepaskan karir impiannya.

Tak hanya urusan pekerjaan, ia juga mengungkap bahwa tato miliknya dibenci orangtuanya. Claire juga sering mendapat komentar jahat hingga berbagai ancaman.

Setelah insiden tersebut, wanita ini memilih bekerja sebagai manajer kafe. Kemudian, ia beralih membangun karir di layanan sosial dan kesehatan.

"Dalam beberapa tahun terakhir ini, aku tidak mengalami masalah di tempat kerja karena tatoku."

"Semua yang bekerja denganku sekarang tidak menghakimi dan tidak menganggap tatoku mengerikan," tambahnya.

Itulah kisah viral di media sosial, bagaimana wanita ini langsung dipecat padahal baru diterima kerja selama 30 menit saja. (SuaraLampung.id/ Amertiya Saraswati).

Berita Terkait