Dukungan Huawei Indonesia pada Program Vokasi Pemerintah

Kebutuhan SDM yang menguasai teknologi dan informasi menjadi syarat penting tercapainya target pembangunan nasional.

Agung Pratnyawan HiTekno.com

Posted: Sabtu, 31 Oktober 2020 | 10:00 WIB
Dukungan Huawei Indonesia pada Program Vokasi Pemerintah

Dukungan Huawei Indonesia pada Program Vokasi Pemerintah

hitekno.com - Sejalan dengan Pemerintah Kabinet Indonesia Maju yang menjadikan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional, Huawei Indonesia memberikan dukunngannya,

Kebutuhan SDM yang menguasai teknologi dan informasi menjadi syarat penting tercapainya target pembangunan nasional.

"Untuk menciptakan ekosistem digital kita butuh kerjasama dengan semua pihak termasuk industri agar talenta yang kita miliki bisa berkembang," ujar Dr. Moeldoko Kepala Staf Kepresidenan saat melakukan penandatanganan kerjasama dengan Huawei Indonesia di Jakarta, Rabu (28/10). 

Penandatangan Nota Kesepahaman antara Huawei Indonesia dan KSP menjadi bertambah istimewa karena bersamaan dengan digelarnya peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 yang bertema "Bersatu dan Bangkit".

Penandatangan kerjasama berdurasi lima tahun ini diharapkan bisa memberikan peluang kepada talenta yang dimiliki Indonesia. Nota kesepahaman (MoU) dengan Huawei Indonesia berisi pengembangan 100 ribu SDM di Indonesia melalui pendidikan vokasi.

Dr. Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan (kiri) bersama Jacky Chen, CEO Huawei Indonesia (kanan). [dok. Huawei Indonesia]
Dr. Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan (kiri) bersama Jacky Chen, CEO Huawei Indonesia (kanan). [dok. Huawei Indonesia]

Diharapkan nantinya SDM Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang dimiliki Indonesia bertaraf internasional.

Dr. Moeldoko mengapresiasi komitmen Huawei Indonesia untuk mendukung pengembangan SDM yang menguasai teknologi informasi. Sebab menurutnya, bidang tersebut menjadi fondasi penting bagi Indonesia untuk menjadi kekuatan ekonomi dunia pada 2045.

Hingga 2030, Indonesia membutuhkan 9 juta SDM mumpuni di bidang TIK yang menguasai teknologi digital terdepan seperti Cloud, Kecerdasan Artifisial, Analitik Big Data, 5G hingga IoT. "Ini kebutuhan yang butuh sinergi sejumlah pihak. Pemerintah tidak bisa sendiri, demikian pula swasta," ujar Dr. Moeldoko .

CEO Huawei Indonesia, Jacky Chen, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung komitmen Pemerintah Indonesia ini. Menurut Chen, keterlibatan aktif dalam pengembangan kualitas SDM di bidang TIK berkompetensi global merupakan bagian dari komitmen panjang Huawei sejak hadir di Indonesia 20 tahun lalu.

"Melalui Huawei ASEAN Academy Indonesia, kami menggelar berbagai pelatihan, seminar, studi banding, sertifikasi, hingga kompetisi yang dirancang memperkaya wawasan, memperdalam pemahaman, serta meningkatkan penguasaan terhadap teknologi-teknologi terdepan," ujar CEO Huawei Indonesia.

Baca Juga: Juara Asia Pasifik, ITB Lolos ke Final Huawei ICT Competition Tingkat Dunia

×
Zoomed
Berita Terkini

Bagaimana agar website masuk ke halaman pertama Google?...

internet | 20:00 WIB

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB