Internet

Jangan Jadi Korban, Ini 3 Cara Cegah WhatsApp Dibajak

Tak ingin akun WhatsApp dibajak, ikuti cara-cara ini.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi WhatsApp. (Pixabay/arivera)
Ilustrasi WhatsApp. (Pixabay/arivera)

Hitekno.com - Akun WhatsApp juga jadi salah satu sasaran peretas, karena itu jangan sampai menjadi korban. Lalu bagaimana menghindari WhatsApp dibajak para peretas?

WhatsApp sendiri telah  memberikan tiga tips untuk mengamankan akun pengguna dengan lebih baik, dan mencegah orang lain menggunakan nomor telepon pengguna di masa mendatang.

Jika pelaku kejahatan berhasil meretas akun aplikasi chatting pengguna, hal itu sangat berbahaya karena mengandung banyak data.

Mengingat akun WhatsApp pengguna pun bisa disalahgunakan para peretas untuk mengambil keuntungan. Terlebih telah terjadi beberapa kasus yang meresahkan.

Namun jangan buru-buru panik takut WhatsApp dibajak pihak tidak bertanggung jawab. Karena ada beberapa kiat untuk mengakalinya.

Dilansir dari laman resmi aplikasi chatting tersebut, Senin (12/10/2020), ikuti tiga tips keamanan WhatsApp ini untuk mencegah peretasan:

1. Aktifkan verifikasi dua langkah untuk meningkatkan keamanan akun

Ilustrasi Whatsapp (Unsplash/@rachitank)
Ilustrasi Whatsapp (Unsplash/@rachitank)

 

Verifikasi dua langkah adalah fitur opsional yang menambahkan lebih banyak lapisan keamanan ke akun WhatsApp.

Jika mengaktifkan verifikasi dua langkah, setiap upaya untuk memverifikasi nomor telepon pengguna di WhatsApp, harus disertai dengan PIN enam digit yang dibuat menggunakan fitur ini.

Untuk mengaktifkan verifikasi dua langkah, buka WhatsApp > Settings > Account > Two-step verification > Enable.

Saat mengaktifkan fitur ini, pengguna juga dapat memasukkan alamat email. Alamat email ini akan memungkinkan aplikasi chatting ini mengirimi tautan melalui email, untuk menonaktifkan verifikasi dua langkah jika pengguna lupa PIN enam digit dan juga untuk membantu melindungi akun.

WhatsApp tidak memverifikasi alamat email ini untuk mengonfirmasi keakuratannya, sehingga sangat disarankan untuk memberikan alamat email yang akurat agar pengguna tidak terkunci dari akun sendiri jika lupa PIN.

Jika pengguna menerima email untuk menonaktifkan verifikasi dua langkah padahal tidak memintanya, jangan klik tautan yang dikirimkan. Orang lain mungkin mencoba memverifikasi nomor telepon Anda di WhatsApp.

2. Jangan bagikan kode verifikasi

Ilustrasi WhatsApp. (Pixabay/Digitalpfade)
Ilustrasi WhatsApp. (Pixabay/Digitalpfade)

 

Jika tidak ingin WhatsApp dibajak, jangan pernah sekalipun membagikan enam digit kode verifikasi SMS WhatsApp dengan orang lain.

Meskipun orang tersebut adalah seseorang yang sangat dikenal atau organisasi yang sangat dipercaya. WhatsApp tidak meminta pengguna untuk membagikan kode verifikasi.

3. Setel kunci PIN untuk lebih mengamankan akun

PIN akan dibuat ketika pengguna mengaktifkan verifikasi dua langkah.

Jika mengaktifkan verifikasi dua langkah dan lupa PIN, nomor pengguna tidak akan diizinkan untuk memverifikasi ulang di WhatsApp dalam waktu tujuh hari terakhir. Tetapi setelah tujuh hari, nomor Anda akan diizinkan untuk memverifikasi ulang di WhatsApp tanpa PIN, namun akan kehilangan semua pesan yang tertunda.

Jika nomor pengguna diverifikasi ulang di WhatsApp setelah 30 hari terakhir dan tanpa PIN, akun pengguna akan dihapus dan akun baru akan dibuat setelah verifikasi ulang berhasil.

Namun perlu diperhatikan, tidak ada opsi menonaktifkan fitur ini tanpa menonaktifkan fitur verifikasi dua langkah.

Itulah beberapa tips untuk menghindari akun WhatsApp dibajak pihak tidak bertanggung jawab. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).

Berita Terkait