Tegas, Bukalapak Laporkan Oknum Penipuan Alat Kesehatan ke Polisi

Bukalapak akan bertindak tegas mengusut sekaligus menindak oknum tidak bertanggungjawab, yang melakukan penipuan dan penimbunan alat kesehatan.

Agung Pratnyawan

Posted: Kamis, 02 April 2020 | 14:30 WIB
Ilustrasi Bukalapak. (HiTekno.com/Amelia Prisilia)

Ilustrasi Bukalapak. (HiTekno.com/Amelia Prisilia)

Hitekno.com - Bukalapak bakal bertindak tegas pada pihak-pihak atau oknum yang melakukan penimuan alat kesehatan di platform miliknya. Bahkan tak segan-segan Bukalapak akan menempuh jalur hukum.

Langkah ini diambil lantaran diketahui ada beberapa penjual di Bukalapak yang menjual alat-alat kesehatan, seperti masker, hand sanitizer, dan rapid test COVID-19, dengan harga selangit.

Padahal, kedua barang tersebut sangat dibutuhkan masyarakat di tengah pandemi virus corona COVID-19 seperti sekarang ini.

Tak tanggung-tanggung, startup unicorn ini bakal memperkarakan pelapak yang memanfaatkan pandemi COVID-19 untuk meraup keuntungan ke jalur hukum melalui POLRI.

CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin menuturkan, pelaporan ke pihak kepolisian juga berlaku bagi para pelapak yang kedapatan menaikkan harga alat kesehatan di luar batas kewajaran.

Ilustrasi masker kesehatan. (Pixabay)
Ilustrasi masker kesehatan. (Pixabay)

"Kami telah menutup ribuan akun pelapak yang memanfaatkan situasi pandemi ini untuk meraup keuntungan dengan menaikkan harga secara tidak wajar, menjual barang dengan deskripsi yang tidak sesuai, serta memperjual-belikan alat kesehatan yang tidak sesuai aturan BPOM dan Kemenkes. Apabila melanggar hukum, pasti akan kami tindak," tegas Rahmat secara tertulis, Kamis (2/4/2020).

Nantinya, bagi pelapak yang terbukti melakukan bentuk penipuan online, penimbun alat kesehatan dan penjual rapid test akan mendapatkan sanksi berdasarkan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

Soal modus penipuan alat kesehatan di Bukalapak, biasanya pelapak melakukan aksi pengiriman barang bodong dan juga melalui phishing.

Sekadar informasi, phishing merupakan salah satu metode andalan penipu di tengah timbulnya permintaan tinggi dan kepanikan masyarakat untuk mencari alat kesehatan.

Melalui phishing, seorang penipu meminta target untuk memberikan data-data penting di tautan yang tidak resmi dengan berbagai alasan yang berujung dengan peretasan.

Baca Juga: Pamer Pakai Masker Tiga Lapis, Gadis Cantik Ini Malah Dihujat Netizen

Itulah langkah tegas Bukalapak dalam memberantas oknum yang melakukan penipuan alat kesehatan di platform mereka. (Suara.com/ Tivan Rahmat).

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Rencana pemerintah menerapkan registrasi kartu SIM menggunakan teknologi biometrik pengenalan wajah (face recognition) m...

internet | 20:00 WIB

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berencana menerapkan registrasi kartu SIM menggunakan te...

internet | 18:06 WIB

Rencana Pemerintah menerapkan teknologi pengenalan wajah (face recognition/FR) untuk registrasi kartu SIM mulai 2026 men...

internet | 17:49 WIB

Netflix mengumumkan kerja sama terbaru dan pertama kalinya dengan Dee Lestari....

internet | 11:35 WIB

Baik menggunakan aplikasi pengolah kata seperti Microsoft Word atau Google Docs, maupun langsung melalui browser tanpa m...

internet | 23:19 WIB