Internet

Pidato Jubir Corona Mengenai Orang Miskin dan Kaya Ini Tuai Kritikan Pedas

Achmad Yurianto mematahkan seluruh isi pidatonya dengan kalimat terakhir yang seolah menyebut orang miskin sebagai penular penyakit ke orang kaya.

Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia

Pidato jubir virus corona, Achmad Yurianto. (twitter/borderrakyat)
Pidato jubir virus corona, Achmad Yurianto. (twitter/borderrakyat)

Hitekno.com - Belum lama ini, isi pidato jubir virus corona, Achmad Yurianto tuai kritikan pedas dari netizen. Dalam pidatonya tersebut, mengaitkan orang miskin dan orang kaya di Indonesia dengan wabah virus corona. Hal ini lalu dirasa kurang pantas diucapkan oleh seorang jubir.

Penggalan pidato Achmad Yurianto dalam siaran langsung BNPB pada Jumat (27/3/2020) lalu ini lalu tersebar dan menjadi viral di Twitter dalam waktu singkat. Salah satu penggalan video tersebut diunggah akun @borderrakyat di Twitter.

Penuh semangat solidaritas, Achmad Yurianto mematahkan seluruh isi pidatonya dengan kalimat terakhir yang seolah menyebut orang miskin sebagai penular penyakit ke orang kaya.

Tidak hanya itu, untuk orang kaya, Achmad Yurianto berpesan dalam pidatonya agarselalu melindungi yang miskin agar bisa hidup wajar.

''Yang kaya melindungi yang miskin agar bisa hidup dengan wajar dan yang miskin melindungi yang kaya agar tidak menularkan penyakitnya,'' ujar Achmad Yurianto dalam siaran langsung tersebut.

Pidato jubir virus corona, Achmad Yurianto. (twitter/borderrakyat)
Pidato jubir virus corona, Achmad Yurianto. (twitter/borderrakyat)

 

Tidak diketahui dengan pasti apa maksud ucapan Achmad Yurianto ini. Namun, netizen rupanya dibuat tersinggung dan melontarkan kritikan pedas terkait pidato jubir virus corona ini.

''Sudah ditelantarkan oleh negara, orang miskin juga dituduh sebagai pembawa penyakit'' tulis akun @borderrakyat.

''Pak, kasus positif corona yang pertama di Indonesia itu bukan orang miskin loh. Saya kira yang bawa virus corona ini ke Indonesia pun bukan orang miskin karena orang miskin ga sanggup buat jalan-jalan ke luar negeri'' balas akun @hendralm.

''Urgently needed: Program pelatihan komunikasi publik bagi pejabat negara'' ungkap akun @ajengnovitaaa.

''Asal ngomong! Sini gue gantiin! Ga becus!'' komentar Dr Tirta dengan akun @tirta_hudhi.

Menimbulkan kritikan pedas baginya dari Twitter, unggahan video penggalan pidato jubir virus corona, Achmad Yurianto ini telah ditonton oleh sebanyak lebih dari 877 ribu kali dan mendapat lebih dari 13 ribu retweets.

Berita Terkait