Duh! Pelaku Kejahatan Siber Mulai Manfaatkan Virus Corona

Kaspersky telah menemukan file berbahaya menyamar sebagai dokumen terkait dengan virus Corona.

Dinar Surya Oktarini

Posted: Senin, 03 Februari 2020 | 18:30 WIB
Ilustrasi virus corona. (Wikipedia/ Dr. Fred Murphy)

Ilustrasi virus corona. (Wikipedia/ Dr. Fred Murphy)

Hitekno.com - Virus corona yang tak hanya penyebarannya yang membuat panik, namun perusahaan global cybersecurity Kaspersky telah menemukan file berbahaya menyamar sebagai dokumen terkait dengan virus Corona.

Perusahaan global cybersecurity Kaspersky telah menemukan file berbahaya menyamar sebagai dokumen terkait dengan virus Corona. File berbahaya yang ditemukan menyamar dengan kedok file pdf, mp4, docx tentang virus Corona.

Nama-nama file ini menyiratkan isi tentang instruksi video tentang cara melindungi diri dari virus, info terkini seputar ancamannya dan bahkan prosedur deteksi virus yang sebenarnya tidak demikian.

"Coronavirus, yang sedang dibahas secara luas sebagai berita utama, telah digunakan sebagai umpan oleh para pelaku kejahatan siber. Sejauh ini kami hanya melihat sejumlah 10 file unik, tetapi karena aktivitas demikian kerap terjadi dengan topik populer di media, maka kami memperkirakan kecenderungan ini akan bertambah. Ketika masyarakat masih memiliki kekhawatiran akan kesehatan mereka, kita mungkin melihat semakin banyak malware yang tersembunyi di dalam dokumen palsu tentang penyebaran virus corona,” komentar Anton Ivanov, analis malware Kaspersky dalam keterangan resminya.

Pada kenyataannya, file-file tersebut berisi berbagai ancaman dari Trojan ke worm yang mampu menghancurkan, memblokir, memodifikasi atau menyalin data, hingga mengganggu pengoperasian komputer atau jaringan komputer.

Kaspersky mendeteksi file terkait virus Corona dengan nama-nama sebagai berikut:

Worm.VBS.Dinihou.r
Worm.Python.Agent.c
UDS:DangerousObject.Multi.Generic
Trojan.WinLNK.Agent.gg
Trojan.WinLNK.Agent.ew
HEUR:Trojan.WinLNK.Agent.gen
HEUR:Trojan.PDF.Badur.b

Ilustrasi hackers. [Shutterstock]
Ilustrasi hackers. [Shutterstock]

Untuk menghindarinya, Kaspersky mengatakan agar pengguna selalu menghindari tautan mencurigakan yang menjanjikan konten eksklusif dan diharapkan merujuk ke sumber resmi untuk memperoleh informasi yang sah dan dapat dipercaya.

Selain itu, perika ekstensi file yang diunduh. Dokumen atau file video seharusnya tidak dibuat dalam format .exe atau .Ink. Terakhir, gunakan solusi keamanan yang andal seperti Kaspersky Security Cloud untuk perlindungan komprehensif dari berbagai ancaman.(Suara.com/Lintang Siltya Utami)

Baca Juga: Video TikTok Pamer Siswi Cantik di Bandung Viral, Netizen: Subhanallah

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 2324 Desember 2025....

internet | 14:44 WIB

Rencana pemerintah memberlakukan registrasi kartu SIM berbasis teknologi biometrik pengenalan wajah kembali memicu perde...

internet | 19:00 WIB

Rencana pemerintah menerapkan registrasi kartu SIM berbasis biometrik pengenalan wajah untuk pelanggan baru mulai 1 Janu...

internet | 16:45 WIB

Ingin tahu lebih lanjut tentang perangkat pemanas tembakau BONDS by IQOS? Simak informasi ini....

internet | 14:26 WIB

Rencana pemerintah menerapkan registrasi kartu SIM menggunakan teknologi biometrik pengenalan wajah (face recognition) m...

internet | 20:00 WIB