Akibat Virus Corona, Dokter di China Gelar Pernikahan Hanya 10 Menit

Setelah mengucapkan janji suci, mempelai pria yang bekerja sebagai dokter langsung kembali bekerja ke rumah sakit.

Dinar Surya Oktarini
Senin, 03 Februari 2020 | 16:22 WIB
Ilustrasi pernikahan dini. (margauxgatti)

Ilustrasi pernikahan dini. (margauxgatti)

Hitekno.com - Wabah virus corona di Wuhan, China membuat ahli medis di China sibuk dan tak punya banyak waktu, alhasil pernikahan dokter di China ini tak butuh waktu lama saat mempersiapkan pernikahan. 

Berbeda dengan pernikahan seorang dokter satu ini yang hanya menghabiskan waktu 10 menit. Karenanya, pernikahan ini pun menjadi viral di masyarakat.

Pernikahan ini terjadi di Heze, China, pada 30 Januari lalu. Tak hanya dilakukan secara kilat, tamu yang hadir pun hanya berjumlah lima orang , termasuk pengantin itu sendiri.

Baca Juga: Artis TikTok Adakan Meet and Greet hingga Cium Bocah, Videonya Dihujat

Jika pengantin tidak dihitung, pernikahan itu hanya disaksikan oleh kedua orang tua mempelai pria dan seorang penghulu, lapor World of Buzz.

Alasan upacara ini dilakukan dalam waktu singkat pun tak jauh dari wabah yang tengah membuat banyak orang khawatir, yaitu virus corona.

Sang dokter, pasangannya, dan kedua orang tua (Weibo/Huatu Education)
Sang dokter, pasangannya, dan kedua orang tua (Weibo/Huatu Education)

Banyak orang, terutama perawat, dokter dan tenaga profesional medis yang berusaha keras menyembuhkan orang-orang yang terinfeksi virus berbahaya ini.

Baca Juga: Video TikTok Pamer Siswi Cantik di Bandung Viral, Netizen: Subhanallah

Karena sang mempelai lelaki adalah seorang dokter di Second Hospital of Shandong University, ia tidak dapat meninggalkan rumah sakit dalam waktu lama. Jadi, segera setelah mengucapkan janji suci, ia langsung kembali merawat pasien.

Sang pengantin pria, Li Zhiqiang, mengungkapkan ia dan pasangannya telah menetapkan tanggal 31 Januari sebagai hari pernikahannya.

Sang dokter dan pasangannya menelepon orangtua mempelai wanita (Weibo/Huatu Education)
Sang dokter dan pasangannya menelepon orangtua mempelai wanita (Weibo/Huatu Education)

Tapi karena wabah, dan orang tua kedua mempelai mengatakan menunda pernikahan itu tidak baik, pasangan ini memutuskan untuk memajukan tanggal dan melakukannya secara sederhana.

Baca Juga: Cegah Sebaran Hoaks Virus Corona, Kominfo Pertimbangkan Pakai SMS

Mereka memilih untuk tidak mengundang kerabat atau teman untuk mengurangi risiko infeksi juga.

Untungnya, sang mempelai wanita, Yu Hongyan, tidak keberatan dengan keputusan ini dan merasa cukup puas karena pernikahan mereka dapat diselenggarakan.

Dia mengatakan hal terpenting sekarang adalah membiarkan suaminya kembali bekerja dengan tenang dan tidak khawatir tentang pernikahan.(Suara.com/Rosiana Chozanah)

Baca Juga: Terkait Virus Corona, Kominfo Temukan 54 Hoaks di Indonesia

Berita Terkait
TERKINI

Rencana Transaksi ini masih dalam tahap evaluasi awal, di mana Axiata dan Sinar Mas memiliki tujuan untuk tetap menjadi ...

internet | 10:12 WIB

Selain di Jakarta, Nobar Warga Grab tahun ini juga diadakan di Malang, Samarinda, Kediri, Gorontalo, Mataram, Pontianak,...

internet | 10:36 WIB

Dell APEX Cloud Platform for Red Hat OpenShift ini merupakan hasil kerja sama Dell dan Red Hat....

internet | 10:34 WIB

Garmin Run ini akan berlangsung pada 29 September 2024 mendatang di ICE BSD, Tangerang....

internet | 10:25 WIB

Jaringan internet yang ditawarkan HSPnet berkapasitas tinggi hingga 6 Tb/s....

internet | 10:48 WIB

Intel juga mengumumkan jajaran sistem-sistem AI baru yang skalabel dan terbuka, produk-produk generasi berikutnya dan ko...

internet | 18:50 WIB

Seluruh transaksi di acara JakCloth Ramadan 2024 akan menggunakan QRIS dan transfer bank melalui BI FAST....

internet | 14:12 WIB

PointStar menyatakan dukungannya terhadap misi pemerintah dengan memungkinkan integrasi seluruh proses bisnis organisasi...

internet | 17:09 WIB

Grab menjadi perusahaan teknologi pertama yang menerima Sertifikat Penetapan Program Kepatuhan Persaingan Usaha dari KPP...

internet | 17:15 WIB

Seminar di UI memfokuskan pada perkembangan terkini dalam ilmu data, komputasi super, AI generatif, dan etika AI....

internet | 21:26 WIB

Dalam acara ini, peserta bertukar pendapat mengenai tren saat ini dan prospek masa depan AI dalam pendidikan....

internet | 16:31 WIB

Aplikasi Merchant BCA ini didesain sebagai solusi untuk memberdayakan bisnis dari berbagai skala....

internet | 09:36 WIB

Keberadaan CCTV selama ini nyatanya tak cukup mencegah aksi kejahatan....

internet | 12:24 WIB

Berdasarkan feedback pengguna, Samsung akan menyediakan opsi dan pengalaman yang semakin ditingkatkan melalui SamsungGal...

internet | 20:46 WIB

Nuon Digital Indonesia menjajakibisnis baru dan melakukan inovasi pada produk-produk andalannya....

internet | 17:48 WIB

Perubahan nama ini merupakan langkah strategis Google untuk menggabungkan chatbot Bard dan layanan AI lainnya di bawah s...

internet | 18:15 WIB

Program AI TEACH for Indonesia merupakan program pengembangan kapasitas yang bertujuan untuk mengembangkan lanskap pendi...

internet | 17:14 WIB
Tampilkan lebih banyak