Ilustrasi gadget. (pakutaso).
Hitekno.com - Banyak orang ingin menjaga kebersihan gadget mereka tetapi tanpa sadar justru melakukan kesalahan yang dapat merusak perangkat.
Salah satu kesalahan paling umum adalah menggunakan tisu biasa untuk membersihkan layar smartphone atau laptop.
Tisu biasa mengandung serat kasar yang dapat meninggalkan goresan halus pada permukaan layar.
Selain itu, penggunaan cairan pembersih berbahan keras seperti alkohol murni atau pembersih kaca juga berbahaya untuk layar gadget.
Bahan kimia yang terlalu kuat dapat merusak lapisan oleophobic yang berfungsi melindungi layar dari sidik jari dan minyak.
Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah menyemprotkan cairan pembersih langsung ke layar atau keyboard.
Tindakan ini bisa membuat cairan masuk ke dalam celah perangkat sehingga memicu korsleting atau kerusakan komponen dalam.
Sebaiknya gunakan kain microfiber yang lembut dan semprotkan cairan pembersih pada kain, bukan langsung ke perangkat.
Beberapa orang juga menggunakan benda tajam atau kuku untuk menghilangkan kotoran membandel pada gadget.
Kebiasaan ini sangat berisiko karena dapat merusak lapisan pelindung layar maupun bodi gadget.
Baca Juga: Tips Menghemat Listrik Saat Menggunakan Perangkat Elektronik di Rumah
Pembersihan yang terlalu sering dengan cara yang salah juga bisa memperpendek umur perangkat.
Menggosok layar terlalu keras atau berulang-ulang justru akan membuat goresan kecil semakin terlihat jelas.
Selain layar, port seperti USB, jack audio, dan slot SIM juga sering dibersihkan dengan cara yang salah.
Banyak orang menggunakan jarum atau kawat untuk membersihkan debu, padahal cara ini dapat merusak konektor di dalam port.
Port sebaiknya dibersihkan dengan udara bertekanan rendah atau menggunakan sikat lembut yang memang dirancang untuk perangkat elektronik.
Keyboard laptop juga sering menjadi korban karena banyak pengguna yang meniup langsung dengan mulut untuk membersihkan debu.
Tindakan ini justru bisa menambah kelembaban dan mempercepat karat pada komponen logam di dalam laptop.
Kesalahan berikutnya adalah membersihkan gadget saat perangkat masih dalam kondisi menyala atau terhubung dengan listrik.
Cara ini sangat berbahaya karena selain berisiko korsleting, juga bisa membahayakan pengguna itu sendiri.
Sebelum membersihkan, pastikan perangkat dalam kondisi mati dan kabel charger sudah dicabut dari stop kontak.
Banyak juga orang yang mengabaikan penggunaan kain microfiber khusus dan justru menggunakan pakaian atau kain seadanya.
Kain yang tidak sesuai bisa membuat permukaan layar tergores atau meninggalkan debu yang menempel lebih banyak.
Kesalahan terakhir yang cukup fatal adalah tidak membaca panduan resmi pembersihan dari produsen gadget.
Setiap perangkat biasanya memiliki anjuran cara membersihkan yang berbeda sesuai dengan bahan dan lapisan pelindungnya.
Mengabaikan panduan resmi bisa membuat pengguna salah dalam merawat perangkat sehingga garansi tidak berlaku saat rusak.
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, pengguna bisa menjaga kebersihan gadget sekaligus memperpanjang umur perangkat.
Membersihkan gadget dengan cara yang benar bukan hanya menjaga tampilan tetap kinclong, tetapi juga melindungi investasi elektronik yang harganya tidak murah.