Kominfo Minta Masyarakat Waspadai Aplikasi Ilegal, Bisa Curi Data Pribadi

Beberapa aplikasi ilegal itu bahkan sudah menembus 10 juta unduhan.

Agung Pratnyawan
Kamis, 21 April 2022 | 16:52 WIB
Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta. [Suara.com/Dicky Prastya]

Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta. [Suara.com/Dicky Prastya]

Hitekno.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyerukan agar masyarakat mewaspadai aplikasi ilegal. Karena diduga bisa mencuri data pribadi milik penggunanya.

Lebih mengkhawatirkan, beberapa aplikasi yang bisa mencuri data pribadi pengguna ini beredar di toko aplikasi populer.

"Kementerian Kominfo meminta masyarakat untuk dapat memeriksa daftar aplikasi yang diduga mengambil data pribadi secara tanpa hak," kata juru bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi, Kamis (21/4/2022).

Baca Juga: 11 Aplikasi di Google Play Store Diduga Curi Data Pengguna

 Akun Instagram resmi Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, @siberpoldametrojaya, merilis 11 aplikasi, antara lain menyediakan fitur adzan dan salat, yang mencuri data pribadi pengguna.

"Sobat Siber, waspada akan modus pencurian data pribadi berkedok aplikasi salat dan azan. Aplikasi tersebut telah banyak diunduh di Play Store," kata @siberpoldametrojaya, dikutip Kamis.

Aplikasi-aplikasi tersebut dijajakan di Google Play Store. Mereka adalah:

Baca Juga: Waspada Beredar Aplikasi Salat dan Azan yang Mencuri Data Pribadi

  • Speed Camera Radar
  • Al-Moazin Lite (Prayer Times)
  • WiFi Mouse (remote control PC)
  • QR & Barcode Scanner
  • Qibla Compass - Ramadan 2022
  • Simple Weather & Clock Widget
  • Handcent Nex SMS-Text w/MMS
  • Smart Kit 360
  • Al Quran MP3 - 50 Reciters & Translation Audio
  • Full Quran MP3 - 50+ Language & Translation Audio
  • Audiosdroid Audio Studio DAW.
Waspada Beredar Aplikasi Salat dan Azan yang Mencuri Data Pribadi. (Siber Polda Metro Jaya)
Waspada Beredar Aplikasi Salat dan Azan yang Mencuri Data Pribadi. (Siber Polda Metro Jaya)

Beberapa aplikasi ilegal itu bahkan sudah menembus 10 juta unduhan. Aplikasi bermasalah itu mencuri data pribadi antara lain berupa data lokasi, alamat email, nomor telepon, SSID jaringan dan alamat MAC router modem pengguna.

Untuk menjaga keamanan, Kominfo meminta masyarakat untuk memasang ulang (install ulang) aplikasi yang diduga memproses data pribadi tersebut, jika aplikasi tersebut sudah tampil lagi di Google Play Store.

"Dan menghapus fitur yang memproses data pribadi secara tanpa hak," kata Dedy.

Baca Juga: 4 Bahaya Instal Aplikasi Mod, Jangan Mudah Tergiur Gratisan

Pengguna juga harus memperbarui sistem keamanan perangkat dan tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak memiliki kepentingan. Terkait aplikasi ilegal ini, Kominfo berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya.

"Koordinasi lebih lanjut dengan pihak Polda Metro Jaya akan dilakukan terkait upaya dan langkah-langkah berikutnya yang akan diambil sesuai ketentuan yang berlaku," kata Dedy.

Waspada Beredar Aplikasi Salat dan Azan yang Mencuri Data Pribadi. (Siber Polda Metro Jaya)
Waspada Beredar Aplikasi Salat dan Azan yang Mencuri Data Pribadi. (Siber Polda Metro Jaya)

Google, menurut Kominfo, sudah bertindak terhadap beberapa aplikasi ilegal tersebut.

Baca Juga: 4 Bahaya VPN Gratis, Data Pribadi Tercuri Hingga Koneksi Internet Melambat

"Aplikasi tersebut diwajibkan untuk menghapus fitur pengambilan data pengguna, jika ingin dapat kembali diakses oleh penggunanya di Google Play Store," kata Dedy.

Itulah seruan Kominfo agar masyarakat mewaspadai aplikasi ilegal karena diduga bisa mencuri data pribadi milik penggunanya. (Suara.com/ Liberty Jemadu).

Berita Terkait
TERKINI

Pilih tipe HP POCO yang sesuai dengan karakter kamu....

gadget | 09:07 WIB

Cek berapa harga Vivo V30e secara resmi?...

gadget | 10:13 WIB

SanDisk Desk Drive, desktop SSD terbaru dari Western Digital....

gadget | 10:24 WIB

Cek apa saja peningkatan yang ditawarkan MediaTekDimensity 9300+....

gadget | 18:11 WIB

Samsung Galaxy A55 5G dibekali Secure Folder untuk mengamankan data....

gadget | 09:56 WIB

Langsung, dua monitor baru dihadirkan Xiaomi Indonesia....

gadget | 08:39 WIB

Apa saja yang ditawarkan ole Vivo V30e ini....

gadget | 11:07 WIB

Cek apa yang ditawarkan tablet Xiaomi Pad 6S Pro 12.4....

gadget | 10:55 WIB

Hollyland Pyro H dihadirkan sebagaisolusi HDMI yang dirancang khusus untuk transmisi video hingga 4K/30fps....

gadget | 14:12 WIB

Cek seperti apa Xiaomi Pad 6S Pro ini....

gadget | 14:05 WIB

Cek seperti apa Coros Vertix 2S ini....

gadget | 17:13 WIB

Galaxy AI akhirnya mendukung Bahasa Indonesia untuk Samsung Galaxy S24 Series....

gadget | 10:01 WIB

Untuk menggunakan Layanan Perbaikan Antar Jemput, Vivo menyiapkan saluran khusus yang bisa dihubungi....

gadget | 14:10 WIB

Kolaborasi Qualcomm dan Meta bertujuan mendemokratisasi kemampuan AI generatif dengan mendorong peran OEM dan developer ...

gadget | 14:01 WIB

Manfaatkan performa Samsung Galaxy A55 5G untuk multitasking, berkolaborasi dengan tim, dan terhubung dengan berbagai pe...

gadget | 14:44 WIB

Cek berapa harga Huawei Band 9....

gadget | 11:13 WIB

Western Digita menghadirkan solusi penyimpanan untuk industri media dan hiburan dengan kecepatan tinggi dan kapasitas be...

gadget | 10:59 WIB

Samsung Galaxy A15 dibekali fitur Smart Switch, memudahkan pindah data....

gadget | 11:06 WIB
Tampilkan lebih banyak